Fashion

Indo Leather & Footwear Expo 2018: Fun dan Edukatif!

  by: Alexander Kusumapradja       6/5/2018
  • Ladies, riset yang dilakukan oleh Simply Be Found terhadap 2000 perempuan menunjukkan bahwa 92 persen mengaku memiliki setidaknya dua pasang sepatu yang tidak pernah mereka pakai lebih dari setahun, dan 79 persen mengaku bahwa mereka punya satu pasang atau lebih sepatu di lemari yang tidak pernah mereka pakai sejak dibeli. Padahal, ada perjalanan panjang bagi sepasang sepatu untuk akhirnya sampai ke kakimu, lho.


    Untuk mengetahui lebih dalam soal sepatu, kamu sebaiknya belajar langsung dari pakar-pakar di industrinya. Bingung harus mulai dari mana? Kenapa tidak memulainya di Indo Leather & Footwear (ILF) Expo 2018 yang merupakan pameran terbesar di bidang sepatu, kulit, dan fashion di Indonesia. Dipersembahkan oleh Krista Exhibitions, pameran ini diselenggarakan bersama dengan Indo Shoes & Leather Fashion Festival – The 6th International Festival on Shoes & Leather Fashion, Indo Gartex – The 7th International Exhibition on Garments and Textile Machinery, Manufacturing Technology, Materials and Services, dan World of Digital Printing Expo – The 5th International Digital Printing World Expo yang akan menghadirkan berbagai mesin Digital Printing.




    Bertempat di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran Jakarta, pameran bertaraf internasional yang digelar tanggal 3 sampai 5 Mei 2018 ini diikuti tak hanya oleh penggiat industri di Indonesia saja tapi juga lebih dari 170 peserta dari berbagai negara lain seperti Cina, Hongkong, India, Italia, Jerman, Pakistan, Thailand, Taiwan, Vietnam, dan lainnya.



    Jadi apa saja kegiatan yang telah berlangsung di ILF Expo tahun ini? Well, anything you need to know about the leather and footwear industry of course! Dari mulai pameran yang memperkenalkan berbagai teknologi mesin laser terkini yang bermanfaat dalam industri kulit dan sepatu, mesin dan teknologi pembuatan sepatu, penyamakan kulit, dan industri terkait lainnya seperti komponen dan aksesori sepatu, produk exotic leather, finished leather, serta fashion, perabotan, dan alas kaki yang menggunakan kulit sebagai material utamanya. 



    Di event ini para pengunjung pun dapat menambah ilmu lewat berbagai seminar, workshop, dan demo yang menarik. Mulai dari demo membatik kulit, membuat sepatu kulit, membuat tas kulit bersama Politeknik ATK Yogyakarta, hingga workshop membuat perfect Italian shoes yang dipandu oleh Massimo Berta yang merupakan ahli pembuat sepatu yang datang langsung dari Modapelle, Italia.





    Tak melulu berkaitan dengan teknis, pecinta fashion yang datang pun menikmati presentasi fashion dari sekolah-sekolah fashion ternama seperti Burgo Fashion Course dengan tema Modern Young & Edgy Style, Indonesia INIFD dengan tema Unconventional Philosophy, ASRIDE ISWI dengan tema Evolve, Politeknik Negeri Media Kreatif dengan tema Urban Crowd, dan Islamic Fashion Institute dengan tema De Brevitate Vitae (On The Shortness of Life).



    Edukatif dan mencerahkan, datang ke pameran ini selain bisa menambah wawasan sembari tetap up to date soal industri dan tren fashion, kamu pun diharapkan bisa lebih menghargai sepatu yang kamu beli dan cerita panjang yang telah dilaluinya. Tidak sempat datang ke pameran tahun ini? Well, see you next year, darling!


    (Image: Dok. Krista Exhibitions & Instagram @indoleatherandfootwear)