Better You

Puasa Bikin Kamu Susah BAB? Ini Cara Mudah Mengatasinya

  by: Hana A. Devarianti       22/5/2018
  • Selain merasa lemas karena tidak makan dan minum dari sahur sampai berbuka, masalah yang sering kamu hadapi di saat puasa adalah susah buang air besar. Masalah yang satu ini biasanya terjadi di masa-masa awal puasa. Well, perubahan pola makan saat puasa tentu saja memberikan pengaruh pada sistem pencernaan kamu. Jadi, tak heran kalau kamu lebih mudah sembelit ketika puasa. Belum lagi wanita memang lebih rentan terkena masalah buang air besar. Dibandingkan pria, kamu dua kali lebih mudah terkena sembelit. Yikes!




    Namun, mengatasi masalah yang satu ini sebenarnya gampang lho. Untuk kamu yang merasa menjalankan ibadah puasa membuat kamu jadi susah buang air besar, coba deh lakukan empat hal mudah ini!


    Pastikan Asupan Cairan Cukup

    Tidak bisa minum selama 13 jam bukan berarti kamu jadi tidak memperhatikan asupan cairan tubuh, lho. Penting untuk menjaga diri kamu untuk tidak dehidrasi selama puasa. Karena, ketika kekurangan cairan tubuh akan lebih sulit untuk mengeluarkan kotoran. Bisa ditebak kalau ujung-ujungnya kamu jadi mengalami masalah sembelit. So, pastikan kalau kamu mendapatkan asupan cairan yang cukup setiap hari. Untuk wanita, kamu sebaiknya minum 2,4 liter per hari.

    Meskipun bagi sebagian orang minuman berkafein, seperti teh, kopi, dan soda, bisa bikin mulas dan segera ingin ke kamar mandi, sebaiknya hindari dulu minuman tersebut. Ini karena minuman berkafein "memperlancar" saluran kencing. Akibatnya, tubuh akan mengeluarkan lebih banyak air dari tubuh. Tentunya kalau sedang puasa, hal ini bisa membuat kamu lebih mudah sembelit.


    Perbanyak Serat

    Kamu lebih suka makan gorengan dibandingkan buah dan sayur saat sahur dan berbuka? Jelas saja kamu mengalami sembelit. Mengonsumsi makanan yang kaya akan serat, yang mana banyak terkandung di buah dan sayur, penting untuk menjaga sistem pencernaan kamu. Meskipun kini sudah banyak suplemen serat, namun cara terbaik untuk mendapatkan serat adalah lewat makanan. Beberapa makanan yang kaya akan serat adalah apel, brokoli, bayam, kacang-kacangan, brown rice, dan nasi merah. Para ahli merekomendasikan mengonsumsi serat 20-35 gram setiap hari.



    Namun, tiba-tiba mengubah asupan serat pada pola makan kamu bisa menyebabkan kamu mudah kembung dan buang gas. Cosmo sarankan untuk menambah asupan serat secara perlahan selama beberapa kali makan.


    Konsumsi Makanan Probiotik

    Usus Anda dipenuhi dengan jutaan bakteri, dan probiotik dapat melawan bakteri jahat serta membantu mengembalikan bakteri baik. Yoghurt, sup miso, yakult, dan beberapa keju adalah beberapa makanan probiotik. Manfaat dari makanan ini biasanya akan lebih maksimal kalau dibarengi dengan mengonsumsi prebiotik, yang terdapat pada bawang bombai, pisang, asparagus, dan bawang putih. Pastikan makanan tersebut jadi menu untuk sahur dan berbuka kamu, ya.


    Hindari Makanan Berproses

    Makanan yang telah diproses tidak memiliki kandungan serat yang cukup. Tidak hanya itu, makanan ini biasanya memiliki kandungan sodium yang tinggi, cenderung lebih berminyak dan berlemak. Hal ini membuat makanan ini lebih sulit dicerna. Untuk memastikan sistem pencernaan yang lancar selama puasa, sebaiknya hindari dulu makanan berproses. Contohnya, junk food, sosis, kentang goreng, mie instan, serta makanan siap saji.


    (Image: Anna Bizoń©123RF.com)