Beauty

6 Trik Memperbaiki Kegagalan Saat Mewarnai Rambut

  by: Silvya Winny       27/5/2018
  • Kalau kamu selalu berhasil mendapatkan warna cat rambut yang persis dengan ekspektasi, selamat ya, Cosmo Babes. Namun, umumnya yang terjadi adalah banyak yang merasa kecewa dengan hasil pewarnaan rambut sesuai dengan permintaan awal kamu. Awalnya baik-baik saja, tapi satu minggu kemudian warna cat perlahan memudar. 

    Untung tadi kamu klik artikel ini. Tenang dulu dear, seorang ahli warna rambut Hershesons, Mitra Mir memiliki saran yang profesional untuk menangani “bencana” saat kamu kecewa dengan cat rambut kamu. Inilah semua yang ingin kamu ketahui:




    1. Saat warna blonde jadi menguning

    Perhatian buat para wanita yang hobi mengecat rambut warna blonde, rambut kamu punya tendensi untuk menguning seperti Barbie, terutama jika menggunakan produk yang salah.

    Quick Fix:

    Warna keunguan adalah warna yang dapat melawan “kerasnya” warna kuning, maka inilah warna yang bisa kamu pilih untuk menetralisir warna warm dengan secepat mungkin.

    Solusi jangka panjang:

    Saat datang ke salon lagi, minta ke sang hairstylist untuk mewarnai rambut dengan rona cool-toned. "Katakan secara spesifik apa yang kamu mau (apakah ingin warna kekuningan atau rona hangat). Atau minta dengan tone warna ashy atau warna-warna cool dan hindari warna caramel dan honey karena ia akan membuat warna rambut kamu jadi lebih kuning,” ujar Mitra. Setiap seminggu sekali gunakan toning mask untuk mengunci warna rambut dan tak cepat berubah kekuningan lagi.


    2. Warna rambut jadi lebih oranye

    Warna oranye adalah warna yang paling sulit diatasi, namun bukan hal tak mungkin kok untuk diubah.

    Quick Fix:

    Tenang ada banyak perawatan toning yang menawarkan hasil warna akhir yang variatif, dan warna-warna seperti biru tua dan ungu adalah pilihan tepat untuk meneduhkan warna oranye.

    Solusi jangka panjang:

    "Biarkan stylist kamu tahu kalau kamu sedang berusaha untuk mengubah warna rona warna oranye di rambut saat ini. Katakan dengan spesifik warna rambut seperti apa yang kamu kehendaki. Jika kamu lebih menyukai warna ashy, mereka perlu mengetahui ini," kata Mitra. "Penata rambut biasanya perlu mencerahkan rambut kamu terlebih dahulu ke warna pirang untuk menghapus nada oranye, tetapi kemudian mereka akan mengembalikannya lagi ke warna yang diinginkan. Misalnya, jika warna rambut alami kamu gelap, tetapi ingin warna rambut pirang berunsur keabuan, rambut kamu akan di-bleach ke warna terang terlebih dulu baru ke warna lebih gelap kemudian dilanjutkan dengan menambah rona abu setelahnya.” 


    3. Warna blonde jadi keabuan (ashy)

    Anda menginginkan rambut pirang namun berakhir jadi ashy, seperti abu kehijauan.

    Quick Fix:

    "Jika toner membuat rambut jadi terlalu ashy, gunakan clarifying shampoo untuk membantu mengupas warna lebih cepat. Jika tidak berhasil, gunakan cat rambut kemasan dengan golongan warna hangat. Tambah kondisioner, biarkan selama 5-10 menit lalu bilas. Setelahnya rambut kamu akan berubah jadi lebih hangat dan warna abu pun jadi lebih netral,” saran Mitra.

    Solusi jangka panjang:

    "Mintalah hairstylist untuk mengganti warna rambut dengan rona emas, copper, atau peach – ini adalah golongan warna hangat. Tetapi jika kamu tidak yakin, hairstylist yang baik biasanya akan menyarankan warna mana yang cocok untuk rambut kamu.”




    4. Warna akar rambut beda dengan sisa rambut kamu

    Cat rambut tidak selalu dimulai dari akar rambut, alhasil setelah rambut baru yang tumbuh berbeda dengan sisa rambut kamu.

    Quick Fix:

    "Sebagai perbaikan yang kilat, coba cat hanya pada bagian akar saja. Pakai root concealer untuk bantu memburamkan serta menyamarkan perbedaan warna. Jika masih gagal juga, pilihan terbaik adalah yang paling sederhana: dry shampoo berwarna dan semprotkan di akar rambut, "jelas Mitra.

    Solusi jangka panjang:

    "Seorang hairstylist yang andal harus bisa mencocokkan akar rambut kamu dengan bagian rambut lainnya. Mereka harus menghabiskan waktu membagi rambut kamu dan menerapkan pewarna ke akar terlebih dahulu, kemudian mencampur dengan sisa rambut lainnya, jika diperlukan," kata Mitra.


    5. Highlight kamu mulai kelihatan aneh dan stripy

    Warna highlight yang sejatinya akan memberi dimensi pada rambut sekarang terlihat berantakan dan bikin rambut kamu malah seperti bergaris-garis.

    Quick Fix:

    "Trik super cepat adalah menggunakan dry shampoo berwarna. Semprotkan di atas garis highlight untuk bantu mem-blend perbedaan warna.”

    Solusi jangka panjang:

    "Jika kamu kurang suka dengan tampilan bergaris, mengapa tidak mencoba teknik balayage daripada highlight? Ini terlihat lebih alami," jelas Mitra. "Pertama-tama, sang stylist akan menutup area yang bergaris-garis dengan warna yang sama dengan akar rambut, baru setelahnya ia bisa mengeksekusi teknik balayage.”


    6. Hasil cat kamu ternyata tidak rata

    LOL, tadinya ingin satu warna yang sama tapi setelah dicuci ternyata ada beberapa titik yang warnanya terlihat beda, tidak kentara seperti yang lainnya. O-ow sekarang jadi tidak rata!

    Quick Fix:

    "Cara paling pintar untuk menyembunyikan rambut tidak rata adalah hanya dengan menatanya supaya tidak ketara. Kepang rambut dengan gaya French atau Dutch braids untuk menyamarkan kekacauan yang kamu buat.”

    Solusi jangka panjang:

    Ketika klien datang ke hairstylist dengan warna rambut yang “belang”, satu langkah penanganan tidak akan cukup. Berikan stylist sebuah referensi supaya mereka bisa membantu kamu memperbaiki dan mendapatkan warna yang sesuai harapan. Apapun yang terjadi, jangan pernah menimpanya dengan cat rambut lagi. Itu hanya akan memperburuk keadaan.


    (Image: dok. Instagram @cosmopolitan, @moem_n)