Better You

Catat! 9 Bahan Makanan Yang Tidak Boleh Dipanaskan Lagi

  by: Alexander Kusumapradja       26/5/2018
  • Ladies, coba acungkan tangan kalau kamu termasuk yang sering menghangatkan sisa makanan untuk dikonsumsi lagi, terutama untuk sahur di bulan Puasa ini. Karena alasan kepraktisan, hemat waktu, dan merasa sayang membuang sisa makanan yang tersisa, banyak orang memilih menghangatkan menu semalam dibanding menyiapkan menu sahur yang fresh. Padahal, penelitian sudah membuktikan bahwa tidak semua bahan makanan aman untuk dihangatkan dan dikonsumsi kembali karena alasan kesehatan. Bukannya bergizi, bisa-bisa makanan yang akan kamu lahap justru berbahaya bagi tubuh, dari mulai menyebabkan sakit perut hingga racun karsinogen yang bisa memicu sel kanker. Sebelum menjadi kebiasaan, yuk cari tahu apa saja bahan makanan yang sebaiknya tidak dipanaskan lagi!

    via GIPHY




    1. Bayam

    Sayur kesukaan Popeye ini terkenal kaya akan zat besi yang disebut Fe2+ atau ferro yang bermanfaat untuk tubuh. Namun, bila terlalu lama terpapar oksigen, zat Fe2+ tersebut akan berubah menjadi Fe3+ atau ferri yang bersifat racun. Karena itu disarankan untuk langsung menghabiskan bayam yang telah diolah dan kalau ada sisa sebaiknya dibuang saja dan jangan dihangatkan kembali. Bayam yang sudah dibiarkan terlalu lama (lebih dari 5 jam) pun lebih baik dihindari karena kandungan zat nitrat dalam bayam sudah tercampur oksigen dan berubah menjadi nitrit yang merupakan senyawa beracun bagi tubuh. Efek nitrit pada tubuh akan membuat sel darah merah tidak dapat mengikat oksigen yang bisa mengarah ke kondisi sianosis, yaitu keadaan di mana jaringan tubuh kamu akan kekurangan oksigen dan bisa berakibat fatal.


    2. Seledri

    Selain dapat memperkuat aroma dan rasa masakan, daun dan batang seledri juga punya banyak manfaat bagi kesehatan. Namun, sama seperti bayam, kandungan nitrat dalam seledri akan berubah menjadi nitrit yang bersifat karsinogenik bila dipanaskan kembali.


    3. Kentang

    Bila kentang yang sudah dimasak dihangatkan lagi lalu dibiarkan mendingin sebelum disantap, hal itu akan mengakibatkan tumbuhnya bakteri bernama C. botulinum yang umum ditemukan pada kentang. Jika kamu menyantap kentang yang sudah tercemar bakteri itu, kamu bisa mengidap penyakit botulism yang gejalanya adalah tubuh terasa lemah, pandangan kabur, dan sulit bicara.


    4. Nasi

    Yup, nasi! Mirip seperti kentang, nasi yang dibiarkan mendingin terlalu lama dan tidak disimpan dengan benar bisa menjadi ladang tumbuhnya bakteri beracun bernama Bacillus cereus yang berbahaya bagi tubuh. Bakteri tersebut bisa mengakibatkan diare, mual, dan muntah-muntah. Bakteri tersebut berkembang biak lebih cepat di suhu ruangan dibanding suhu kulkas. Bila tidak mau sisa nasi tercemar, simpan di kulkas atau wadah yang kedap udara.



    5. Jamur

    Jamur termasuk bahan makanan yang paling mudah membuat sakit bila dihangatkan kembali karena sangat riskan terserang mikroorganism. Jamur yang sudah diolah sebaiknya langsung dihabiskan. Sisa olahan jamur sebetulnya masih bisa disantap dengan cara disimpan di kulkas, lalu dimakan dalam keadaan dingin. Tapi, tentu rasanya tidak seenak saat hangat. Namun, sangat tidak disarankan untuk memanaskan ulang jamur karena akan mengubah komposisi protein di dalamnya yang bisa menimbulkan gangguan pada sistem pencernaan.





    6. Telur

    Sebagai salah satu sumber protein terbaik, telur juga merupakan bahan pangan yang mudah diolah dalam waktu singkat. Namun, telur yang sudah diolah dengan cara apapun tidak sebaiknya dipanaskan kembali atau dibiarkan terlalu lama di suhu ruangan karena dapat menjadi tempat berkembangbiak bakteri yang berbahaya bagi tubuh.



    7. Ayam

    Ayam termasuk bahan pangan yang paling banyak dikonsumsi dan dihangatkan kembali. Namun komposisi protein di dalam ayam akan menghilang atau menyebabkan masalah pencernaan jika dipanaskan kembali. Salah satu tip untuk menghangatkan sisa ayam adalah dengan menggunakan microwave dan pastikan agar ayam tersebut bisa panas sampai ke bagian tulangnya sebelum dimakan.



    8. Makanan Bersantan

    Makanan bersantan memang menggugah selera, namun bila dipanaskan kembali, lemak baik yang terdapat di dalamnya akan berubah menjadi lemak jahat yang dapat memicu meningkatnya kadar kolesterol di tubuh kamu.


    9. Daging olahan

    Daging olahan mengandung banyak bahan kimia dan zat pengawet yang bisa menjadi racun bila dihangatkan lagi dengan microwave. Riset yang dilakukan oleh Food Control menemukan bahwa memanaskan daging olahan dengan radiasi microwave akan menimbulkan efek oksidasi kolesterol yang dapat berujung pada penyakit jantung.


    Baca juga:

    Tips Tetap Bugar Saat Puasa Menurut Ahli Nutrisi

    9 Makanan Paling Sehat Untuk Sarapan

    8 Buku Masak Yang Wajib Dimiliki Pecinta Makanan Sehat


    (Image: Daniel Jędzura©123RF.com)