Better You

6 Tips Menjaga Kesehatan Jantung Selama Puasa

  by: Alexander Kusumapradja       30/5/2018
  • Tidak terasa bulan puasa sudah memasuki minggu kedua. Setelah menahan lapar dari imsak hingga waktu berbuka, adalah hal yang manusiawi jika seakan kamu ingin “balas dendam” dengan menyantap makanan favoritmu begitu adzan Maghrib berkumandang. Namun ingat, inti dari puasa adalah belajar menahan hawa nafsu, termasuk nafsu makan. Saat berbuka pun kamu tetap harus menahan diri dan bijak dalam memilih makanan, terutama yang baik untuk organ tubuh kita seperti jantung. Bagaimana caranya agar kesehatan jantung tetap terjaga selama menjalankan puasa? Cosmo punya beberapa tipsnya di bawah ini.


    Memilih bahan makanan yang seimbang dan baik untuk jantung



    Apa saja? Untuk protein, pilih ikan yang kaya Omega 3 seperti salmon, tuna, dan makarel. Sayur-sayuran berwarna merah, kuning, dan oranye seperti wortel, kentang, paprika merah kaya akan carotenoids, serat, dan vitamin yang baik untuk jantung. Begitupun dengan asparagus, tomat, brokoli, dan bayam. Instead of lettuce, coba pakai bayam sebagai penggantinya untuk sandwich atau salad. Kalau buah-buahan, yang terbukti baik untuk jantung adalah buah-buahan dari keluarga berry seperti strawberry, cranberry, raspberry, blueberry karena mereka kaya akan fitonutrien dan serat yang baik untuk jantung. Selain dimakan langsung, buah-buahan tersebut juga bisa kamu campurkan ke sereal, oatmeal, atau yoghurt. Selain berries, pilihan buah lainnya adalah jeruk dan pepaya yang mengandung beta-karoten, potassium, magnesium, dan serat. Kalau setelah buka masih ingin ngemil, kamu bisa memilih dark chocolate yang mengandung 70 persen kokoa – which is slightly bitter atau kacang-kacangan seperti almond dan kenari yang bisa memuaskan selera ngemil sekaligus baik untuk jantung.

    Baca juga: Tips dan Resep Praktis Puasa Bagi Vegetarian dan Vegan


    Konsumsi makanan yang mengandung banyak serat

    Serat adalah elemen penting dalam makanan untuk mencegah konstipasi, mengontrol tingkat gula darah, mengurangi tingkat kolesterol dan membuat tubuh tidak cepat lapar. Tapi, kalau sebelumnya kamu tidak biasa mengonsumsi makanan kaya serat, sebaiknya mulai sedikit-sedikit dulu karena kalau tubuh kamu tidak terbiasa, hasilnya justru bisa membuat perutmu kembung atau (ironisnya) konstipasi. Untuk memenuhi kebutuhan serat di bulan puasa, ketika sahur kamu bisa mengonsumsi roti gandum dengan teh atau kopi dan sereal dengan buah-buahan segar. Untuk buka, kamu bisa memilih pasta, nasi merah, atau sayur.

    Baca juga: Puasa Bikin Kamu Susah BAB? Ini Cara Mudah Mengatasinya


    Konsumsi lemak baik

    Lemak tidak harus dihindari karena selain bisa menambah kelezatan masakan juga bermanfaat untuk menyerap beberapa vitamin. Tentunya, Cosmo bicara tentang lemak baik ya, karena banyak juga lemak yang kurang sehat seperti lemak jenuh yang berasal dari produk susu full-cream, kulit ayam, santan, mentega, coffee creamer serta lemak trans yang berasal dari gorengan, kue, dan keripik yang bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Sebaiknya kurangi konsumsi makanan goreng dan minuman atau dessert yang creamy karena walaupun lezat namun kadar nutrisinya sangat sedikit yang bisa mengakibatkan kenaikan berat badan. Alternatifnya adalah lemak baik yang bisa kamu dapatkan dari bahan-bahan seperti alpukat, zaitun, kacang-kacangan, minyak ikan, dan minyak sayur. 

    Baca juga: 7 Tips Tetap Fokus Di Kantor Selama Bulan Puasa


    Menjaga kadar cairan tubuh



    Terkadang, “siksaan” yang lebih berat selama puasa justru menahan haus dibanding lapar. Itu wajar karena kekurangan cairan dalam tubuh bisa mengakibatkan dehidrasi, pusing kepala, konstipasi, dan menurunkan tekanan darah. Di bulan puasa, jangan lupa untuk tetap mengonsumsi 6 sampai 8 gelas air per hari, di samping pilihan lain seperti teh, kopi, jus buah, atau smoothies.

    Baca juga: Mudah Haus Saat Puasa? Cegah dengan Trik Minum Air Putih Ini!


    Memilih cara masak yang lebih sehat

    Cara pengolahan makanan tentu berpengaruh pada kelezatan sebuah sajian. Di bulan puasa memang banyak cemilan gorengan yang menggugah selera, namun kalau terlalu sering atau banyak tentu tidak baik bagi tubuh. Kenapa tidak coba bereksperimen dengan cara masak yang lain? Makanan rebus atau tumis pun tak kalah lezat dan perhatikan juga jenis minyak yang dipakai bila kamu tetap memilih menggoreng ya dear

    Baca juga: Catat! 9 Bahan Makanan Yang Tidak Boleh Dipanaskan Lagi 


    Tetap berolahraga

    Puasa bukan berarti absen berolahraga, tapi tentu olahraga yang dilakukan sebaiknya memang tidak yang seberat biasanya. Olahraga ringan yang bisa kamu lakukan sambil puasa meliputi jalan kaki, bersepeda, stretching, atau yoga. Selain membuat tubuh tetap aktif dan pikiran tetap fokus, olahraga juga bagus untuk menjaga kesehatan jantung. 

    Baca juga: Tips Tetap Bugar Saat Puasa Menurut Ahli Nutrisi


    (Image: udra©123RF.com)