Lifestyle

Dampak Positif Virus Corona terhadap Alam

  by: Givania Diwiya Citta       3/5/2020
    • Dengan merebaknya virus Corona hampir di seluruh dunia, hampir semua aktivitas dan mobilisasi dihentikan sementara untuk memutus rantai penyebaran.
    • Dampak dari tak adanya aktivitas dan mobilisasi publik membuat lingkungan jadi turut bernapas, seperti cerita nyata dari alam berikut ini.


    Mungkin jika kita hanya berkutat pada pemberitaan mengkhawatirkan dan menegangkan mengenai virus Corona, kita bisa lebih cepat lelah karena merasa seolah tak ada hal membahagiakan dari masa-masa menantang ini. Tapi, hei, setidaknya coba lihat ke langit dari rumah kamu dan lihat perbedaan yang cukup kentara. Langit jauh lebih jernih, suara serangga dan burung lebih sering terdengar, dan dengan menyadari bahwa alam bisa bernapas segar, sudah merupakan suatu bentuk dampak positif sendiri yang bisa membuat kita mengapresiasi momen di masa-masa sulit. Simak cerita alam berikut yang terkena dampak positif dari outbreak virus Corona di dunia. Ingat motonya: Sehabis gelap, terbitlah terang!




    Tingkat polusi udara yang lebih rendah


    Transportasi memang menyumbang 23% dari emisi karbon dalam skala global alias dunia. Tapi berkat penutupan sementara transportasi seperti penerbangan, maka kini ada lebih sedikit pesawat yang lalu lalang di langit. Artinya, ada polusi udara dan gas rumah kaca yang menurun. Faktanya, hal ini tak hanya menunjukkan kadar polusi yang menjadi lebih rendah, tapi kualitas udara pun ikut meningkat secara signifikan. Untuk kali ini, lapisan ozon bumi sedang menyembuhkan dirinya sendiri.


    Penyu laut bertelur lebih banyak berkat pantai kosong



    Dengan hampir seluruh dunia yang memberlakukan social and physical distancing, aktivitas wisata di pantai pun jadi jauh lebih sepi. Bahkan di India, tepatnya di pantai bagian timur dari Odisha, dilaporkan 475.000 penyu laut Olive Ridley yang hampir punah, mengunjungi pantai, menggali tanahnya, dan mulai bertelur – hingga jumlahnya mencapai 60 juta, seperti yang dilansir The Mind Unleashed.


    Kanal Venesia tampak sangat jernih



    Italia mungkin merupakan salah satu negara dengan kasus terbanyak virus Corona, tapi ada kemenangan kecil yang menghampiri negara ini, yaitu kanal Venesia yang kini memperlihatkan kejernihan airnya. Beberapa orang sudah mengunggah foto-fotonya ke grup Facebook bernama Venezia Pulita (atau yang jika diterjemahkan adalah Clean Venice), di mana foto-foto tersebut memperlihatkan keindahan airnya yang jernih, yang kini dihuni kembali oleh ikan-ikan kecil, lengkap dengan pesan-pesan inspiratif, seperti “Alam melanjutkan hidupnya… Betapa indahnya.”


    Ikan pari ditemukan di Dubai Marina dan Business Bay






    Sekelompok cownose rays Oman ditemukan muncul di Dubai Marina dan Business Bay, hal ini berkat sepinya lalu lintas kapal di perairannya. Warga Dubai yang menjadi saksi pun membagikan video-video indah itu di media sosial.


    Paus Orca ditemukan di perairan Anambas



    Ingat, kan, betapa viralnya Orca yang melewati perairan tanah air kita? Ya, sekawanan mamalia ini ditemukan muncul di perairan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, dan sukses diabadikan oleh seorang nelayan setempat. Artinya, wilayah perairan tersebut memiliki keanekaragaman hayati yang kaya, hingga paus yang biasanya ditemukan di perairan yang lebih dingin ini bisa melintasi perairan Anambas pada bulan Maret lalu.


    Pegunungan Himalaya terlihat jelas kembali setelah 30 tahun



    Ya, untuk pertama kalinya dalam 30 tahun, puncak Himalaya bisa dilihat jelas dari India. Hal ini pun berkat polusi udara yang drastis menurun sejak India memberlakukan lockdown. Akhirnya, warga India pun bisa menikmati pemandangan Himalaya lagi yang padahal jauhnya bisa mencapai ratusan kilometer. 


    Meski Hari Bumi hanya dirayakan satu tahun sekali, tapi selalu ada pesan dari alam yang membuat kita berkaca ke arah yang lebih baik. Meski salah satu pesannya harus terjadi lewat sebuah pandemi, namun mari bersama-sama memperlakukan planet bumi lebih ramah lagi, untuk sembuh bersama-sama.


    (Artikel ini diadaptasi dari Cosmopolitan Middle East / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Givania Diwiya / Image: Minh Trần on Unsplash)