Better You

Cara Mengetahui Jika Kamu Mengalami Demam Tanpa Termometer

  by: Shamira Priyanka Natanagara       1/5/2020
  • Ada beberapa hal yang terbukti sulit didapatkan selama masa pandemi corona. Gel tangan antibakteri, masker, di sejumlah negara barat pun tisu toilet seringkali habis, dan termometer juga sepertinya jarang bisa ditemukan—rasanya seakan-akan sedang bermain game Pokémon! Dan memang membuat frustrasi, sih, mengingat benda-benda tersebut berguna selama krisis kesehatan global.

    Salah satu gejala virus corona adalah demam, tapi jika kamu tidak memiliki termometer dan tidak bisa membelinya, bagaimana cara mengetahui jika kamu atau seseorang di tempat tinggalmu sedang mengalami suhu tubuh yang tinggi? Cosmo bertanya kepada Emma Selby, Clinical Nurse Consultant dan Clinical Lead di Results Wellness Lifestyle, untuk menjelaskan apa yang sepatutnya kita lakukan.

    Mungkin selama ini kamu mengandalkan telapak tangan untuk mengecek suhu tubuh seseorang, termasuk dirimu sendiri, tapi sang perawat menyarankan untuk melakukan lebih dari itu. "Jika kamu tidak memiliki termometer dan kamu ingin merasakan temperatur seseorang maka menyentuh dahi sebenarnya bukanlah indikator yang baik," kata Emma. "Menggunakan punggung tangan, meraba dada dan punggung mereka; jika mereka terasa panas dari biasanya, kemungkinan mereka memiliki suhu tubuh tinggi."



    Kemungkinan kamu juga melihat perubahan fisik pada seseorang yang mengalami demam. "Biasanya, jika seseorang memiliki temperatur tinggi mereka akan tampak memerah dengan pipi merah atau dada merah. Mereka juga mungkin mengalami keringat dan mersa panas," jelasnya.

    Meskipun begitu, sang perawat menyarankan untuk mengingat bahwa situasinya tidak selalu seperti ini. "Untuk beberapa orang, ketika mereka demam mereka merasakan yang disebut 'chills' (panas dingin'." Emma mendeskripsikannya sebagai "perasaan dingin yang intens yang tidak bisa dihilangkan dengan berlapis-lapis [pakaian]."

    "Jika kamu atau seseorang yang kamu sayangi mengeluh karena merasa sangat dingin ketika tidak ada yang mengalami hal yang sama, kemungkinan besar mereka mengalami demam," saran sang ahli.



    Sesuai saran pemerintah dan tenaga medis, jika kamu mengalami gejala umum virus corona—demam dan batuk kering yang persisten—kamu harus mengisolasi diri sebagai pencegahan bersama dengan seisi rumahmu, demi mencegah kemungkinan penyebaran COVID-19. Dengan meningkatnya kasus virus corona, para dokter pun mencurigai bahwa kehilangan indera penciuman dan rasa, diare, dan muntah bisa menjadi gejala virus corona.



    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan UK / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Shamira Natanagara / Ed. / Opening image: Markus Spiske on Unsplash)