Lifestyle

Ini Alasan Kamu Perlu Main Animal Crossing Saat #DirumahAja

  by: Kezia Calesta       3/5/2020
    • Animal Crossing: New Horizons sedang ramai dimainkan oleh para pengguna Nintendo Switch sejak peluncurannya pada tanggal 20 Maret di tengah pandemi COVID-19.
    • Ini alasan mengapa permainan Animal Crossing: New Horizons berbeda dari game lainnya dan mampu membantu kamu mengatasi rasa jenuh di tengah pandemi.


    Di tengah era social distancing, kini banyak orang dari seluruh penjuru dunia mengurangi aktivitas di tempat publik dan memilih untuk self-quarantine sambil bekerja dari rumah. Dengan ini, orang-orang yang menghabiskan lebih banyak waktu di rumah mencari kegiatan menyenangkan untuk menghabiskan waktu luang: ada yang senang berolahraga lewat kelas virtual, ada yang menyalurkan kreativitas dengan berkarya, ada yang menekuni hobi seperti memasak, dan ada yang senang bermain video games. Kali ini, Cosmo ingin membahas satu game, yaitu Animal Crossing: New Horizons yang sedang ramai dimainkan oleh para pengguna Nintendo Switch sejak peluncurannya pada tanggal 20 Maret di tengah pandemi COVID-19.






    Menurut riset oleh Nelsen’s SuperData yang menganalisa industri gaming, Nintendo berhasil menjual 5 juta digital copies dalam satu bulan saja, dan pada bulan Maret, Animal Crossing: New Horizons telah menembus kategori best-seller di Amerika Serikat dan Jepang. Mengapa? Tidak seperti action games lainnya yang bertujuan untuk mengalahkan musuh terbesar, permainan Animal Crossing sangat santai dan therapeutic: kamu menjalankan kehidupan sehari-hari di sebuah pulau, di mana fokus kamu adalah membentuk pulau tersebut menjadi tempat tinggal idaman. There is no game over, dan permainan ini memberikan kamu kebebasan untuk berkarya sesuai dengan kreativitas kamu. Mengutip CNN Business, permainan ini telah menarik penggemar yang bahkan tidak menyukai gaming sebelumnya.



    Menurut seorang pemula yang mendapat permainan Animal Crossing sebagai hadiah ulang tahunnya di pertengahan April (a.k.a. saya, seorang Aries yang tidak bisa diam), permainan ini bagai penyelamat untuk saya yang sudah menghabiskan 6 minggu di rumah tanpa aktivitas di luar. Awalnya, bekerja di rumah dan mendapat me-time memang menyenangkan… namun lama-kelamaan, saya pun mulai rindu bersosialisasi dengan para rekan kerja dan meet-up bersama teman-teman. Bahkan, saat saya sudah mulai mencari alasan untuk menginjakkan kaki ke luar rumah, saya sadar bahwa semua keperluan sudah bisa dibeli onlineso there’s no reason for me to go outside and increase my risk of exposure.


    Namun di dunia Animal Crossing: New Horizons (yang menurut saya seperti kombinasi dari The Sims + Harvest Moon + Minecraft), saya bisa menjelajahi pulau hijau sambil ditemani oleh musik menenangkan, memancing ikan dan menangkap serangga langka untuk koleksi museum, berkunjung ke rumah-rumah tetangga yang menggemaskan, mendesain outfit sendiri, menanam pohon dan membangun perkebunan, hingga mendirikan rumah sendiri dan mengisi interior sesuai dengan selera.





    Bahkan, bila kamu memiliki teman yang bermain Animal Crossing: New Horizons juga, kalian bisa saling mengunjungi pulau masing-masing dan beraktivitas bersama. So honestly, this game is actually keeping me sane and acts as a joyful escape in the midst of real-world chaos. 





    (Ini foto yang saya ambil saat berjalan-jalan bersama tiga teman menggunakan fitur screenshot dari Nintendo Switch. So cute, right?)


    Maka dari itu, bila kamu rela berinvestasi untuk membeli Nintendo Switch atau Switch Lite (untungnya, ada versi console yang lebih murah), saya sangat menyarankan permainan Animal Crossing: New Horizons sebagai pengisi waktu luang dan penyelamat dari kejenuhan. Namun jika kamu tidak ingin mengeluarkan uang untuk sebuah game, tidak masalah! Berikut 12 aplikasi games seru yang bisa diunduh di smartphone untuk kamu yang #DirumahAja.


    (Penulis: Kezia Calesta / Image: doc. courtesy of Nintendo)