Better You

Apakah kurang tidur dapat menyebabkan kegemukan?

  by: Fariza Rahmadinna       5/5/2020
  • Perlu kamu ketahui bahwa kurang tidur dapat menyebabkan penurunan daya ingat dan mempercepat proses penuaan dini pada kulit. Tak hanya itu, sebagian besar orang juga percaya bahwa kurang tidur dapat menyebabkan kegemukan. Lantas, apakah itu benar? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

    Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan oleh Harvard University, mereka yang tidur kurang dari 5 jam setiap malamnya memiliki risiko 15 persen lebih tinggi untuk mengalami obesitas dibandingkan dengan mereka yang tidur 7 hingga 8 jam setiap malam. Penelitian yang sama juga menemukan bahwa kurang tidur dapat mengganggu keseimbangan hormon yang mengendalikan nafsu makan, sehingga membuat orang yang kurang tidur lebih mudah merasa lapar dibanding mereka yang cukup istirahat setiap malam.



    Ketika waktu tidurmu kurang dari 8 jam, tubuh akan memproduksi lebih banyak hormon ghrelin (hormon rasa lapar), sedangkan produksi hormon leptin (hormon yang membuat lebih cepat kenyang) akan berkurang. Peningkatan nafsu makan inilah yang dapat memengaruhi berat badan. Selain itu, kurang tidur juga dapat membuat metabolisme tubuh menjadi lebih lambat.

    Apa yang membuat metabolisme tubuh berpengaruh pada kenaikan berat badan? Metabolisme adalah proses dimana tubuh mengubah makanan menjadi energi. Ketika proses metabolisme menjadi lambat, tubuh jadi lebih sulit memecah makanan untuk menghasilkan energi. Hal ini dapat mengakibatkan tubuh menyimpan lapisan lemak yang lebih banyak, sehingga dapat memengaruhi berat badan.



    Selain itu, kurang tidur juga dapat menurunkan kemampuan aktivitas fisik karena terjadi penurunan energi pada tubuh. Sebagaimana diketahui, berkurangnya aktivitas fisik berarti kurangnya jumlah kalori yang juga dikeluarkan. Hal inilah yang ikut berperan dalam kenaikan berat badan.

    Hmm, mungkin ini saat yang tepat untuk mengurangi jam maraton Netflix dan tidur dengan teratur.


    (Fariza Rahmadinna / VA /  Image: Dok. Kinga Cichewicz on Unsplash)