Better You

6 Cara Menjaga Kesehatan Tubuh Saat Puasa di Musim Hujan

  by: Shamira Priyanka Natanagara       7/5/2020
  • Pada akhir bulan Maret lalu, BMKG mengumumkan bahwa beberapa kota di Indonesia akan memasuki musim kemarau pada bulan Mei. Sekarang kita sudah menginjak hari ketujuh bulan Mei, tapi kenyataannya kita masih sering diguyur hujan dalam beberapa hari terakhir ini. Hmm... Mungkin ini adalah salah satu efek perubahan iklim, atau mungkin musim kemarau baru akan dimulai pada pertengahan atau akhir bulan Mei, tapi apa pun sebabnya, hujan deras yang masih melanda beberapa wilayah Indonesia cukup mengkhawatirkan—terutama mengingat masyarakat Muslim Indonesia sedang menjalani bulan puasa. Jika tidak waspada, sistem kekebalan tubuh bisa melemah ketika puasa, dan musim hujan pun dapat membuatmu lebih mudah terserang penyakit. Sigh...

    Namun daripada terus-menerus cemas saja, mari lakukan beberapa langkah preventif untuk menjaga kesehatan tubuh saat puasa di musim hujan. Berikut adalah beberapa hal yang bisa kamu lakukan:




    1. Minum air lemon saat sahur

    Selain kaya akan antioksidan dan vitamin C yang bagus untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, campuran sari lemon dan air hangat mampu memperlancar sistem pencernaan. Coba minum air lemon hangat saat sahur untuk mencegah konstipasi.


    2. Water, water, water!

    Menurut National Health Service UK, kita seharusnya mengonsumsi setidaknya enam hingga delapan gelas air putih dalam sehari untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Namun tentu saja, hal target tersebut sulit untuk diraih saat sedang berpuasa. I mean, minum dua gelas air saat sahur saja bisa membuat perut kembung—apakah kamu mengalami hal yang sama?

    Nah, tapi ada cara lain untuk menjaga asupan air, girls. Disadur dari Merdeka, ahli diet Rumah Sakit Hasan Sadikin Iis Rosita mengatakan bahwa kita bisa mengakali asupan air dengan mengombinasikan target harianmu dengan minuman lain, yaitu teh dan jus buah. 


    3. Ubah pilihan olahragamu

    Terutama dengan kondisi yang mewajibkan kita untuk berada di rumah sesering mungkin, berolahraga di rumah telah menjadi bagian yang cukup penting dari rutinitas sehari-hari agar tubuh lebih bugar dan tidak tegang. Jika kamu biasanya melakukan latihan high-impact, seperti jumping jack, burpees, dan apa pun yang membuatmu menggerakkan kedua kaki pada waktu yang bersamaan, Dr. Lalita Bhatt menyarankan untuk mengubah pilihan olahragamu. Ia merekomendasikan latihan low-impact seperti yoga dan stretching agar tubuh tetap fit meski puasa di musim hujan.




    4. Hindari tidur pada siang hari

    Dr. Lalita juga menganjurkan untuk tidak tidur pada siang hari. Ya, pola tidur memang cenderung menjadi berantakan selagi kita membiasakan diri untuk bangun lebih pagi agar bisa sahur. Dan karena tidak bisa makan atau pun ngemil di tengah hari, semangat jadi lebih cepat menurun—rasanya ingin tidur sampai waktu berbuka! Namun Dr. Lalita mengatakan bahwa tidur siang pada musim hujan kurang baik, karena bisa mengganggu proses pencernaan. 


    5. Buka puasa dengan minuman hangat

    Mungkin kamu terbiasa untuk berbuka puasa dengan minuman dingin yang segar, seperti es buah, es kolang-kaling, es kelapa muda, dan sejenisnya. Namun saat musim hujan, ada baiknya untuk mengonsumsi minuman hangat agar tubuh lebih nyaman dan hangat. 


    6. Perbanyak konsumsi buah dan sayur

    Selain mengandung kadar air yang cukup tinggi, buah dan sayur pun kaya akan vitamin yang dapat membantu menjaga sistem kekebalan tubuh. Tambahkan buah sitrus yang kaya akan vitamin C ke dietmu, seperti jeruk, jeruk bali, lemon, dan jeruk nipis. Perbanyak pula konsumsi bawang putih, brokoli, paprika merah, bayam, dan pepaya untuk meningkatkan imunitas tubuh.


    (Shamira Natanagara / Ed. / Opening image: Min An from Pexels)