Beauty

Cara Melakukan Perawatan Pedicure ala Salon di Rumah

  by: Shamira Priyanka Natanagara       8/5/2020
  • Pedicure di salon adalah perawatan yang terasa mewah—sesuatu yang kita hadiahkan untuk diri sendiri setelah minggu yang padat dan penuh stres, setuju? Namun sayangnya, satu kunjungan pedicure saja bisa seharga Rp100.000,-. Plus, karena sekarang salon dan nail spa sedang tutup, jadi kamu tidak punya opsi lain selain melakukannya sendiri.

    Berikut ini adalah cara melakukan pedicure sendiri di rumah yang bisa kamu ikuti agar bisa memiliki kuku kaki cantik layaknya hasil spa di salon. Cosmo juga telah memastikan bahwa barang-barang yang kamu butuhkan kemungkinan besar sudah tersedia di rumah!




    Step 1: Cuci kakimu

    Tak hanya untuk membersihkan kotoran yang ada pada kaki, tapi juga untuk mengangkat sel-sel kulit mati. Kamu bisa melakukannya dengan merendam kaki dalam air hangat dengan beberapa tetes tea tree oil, tapi tidak apa-apa jika kamu ingin langsung melakukan langkah kedua, yaitu...


    Step 2: Hilangkan kutikula dengan handuk basah

    Pijatkan handuk kecil dengan lembut (poin ekstra jika handuk tersebut basah atau lembap) pada kutikula untuk menghilangkan kulit mati. Ini lebih aman daripada menggunakan alat penghilang kutikula yang berbahan besi—kamu bisa terluka jika tidak terbiasa melakukannya!


    Step 3: Bersihkan kotoran yang menumpuk

    Dengan hati-hati, bersihkan kotoran yang menumpuk dari bagian bawah kuku. Merendamnya dalam air terlebih dahulu dapat membantu, tapi kamu juga bisa menyemprotkannya dengan air.


    Step 4: Potong kukumu

    Rapikan kukumu, menyisakan setidaknya satu hingga dua milimeter ujung distal kuku. Potongan kuku yang terlalu pendek bisa meningkatkan resiko timbulnya kuku kaki yang tumbuh ke dalam (atau biasa disebut ingrown). Jika potongan kuku kakimu terlalu panjang, bisa menyebabkan rasa sakit (kuku yang panjang bisa tersangkut pada kaos kaki atau terasa tidak nyaman ketika mengenakan sepatu).


    Step 5: Ratakan kuku kakimu

    Gunakan kikir kuku atau ampelas kuku untuk meratakan potongan kuku. Langkah ini dapat menghaluskan tepi kuku bergerigi yang bisa menyebabkan kuku ingrown.


    Step 6: Eksfoliasi!

    Lompat ke langkah ke-10 jika kamu tidak berencana untuk mengecat kuku

    Untuk menghilangkan kulit yang kasar dan kapalan, pijat tumit menggunakan DIY body scrub yang terbuat dari dua bahan: gula merah dan minyak zaitun. Kombinasi ini akan mengelupas kulit mati, jadi kamu bisa mendapatkan kaki yang lembut—seperti jika kamu mengunjungi salon untuk perawatan foot spa!




    Step 7: Semprotkan alkohol

    Sebelum menggunakan kuteks, semprotkan alkohol pada jari kakimu untuk memastikan bahwa sudah tidak ada lotion, minyak, atau produk apa pun yang dapat mencegah kuteks menempel pada kuku.


    Step 8: Aplikasikan base coat

    Produk ini akan memperhalus badan kuku, membuatnya menjadi kanvas yang sempurna untuk cat kuku. Plus, base coat membuat kuteks lebih tahan lama pada kuku kaki. Jika kamu tidak punya base coat pada saat ini, kamu bisa melewatkan langkah ini.


    Step 9: Nail polish time!

    Sekarang adalah waktunya untuk menghias kuku kakimu menggunakan kuteks pilihanmu. Mulai pada bagian samping, kemudian aplikasikan cat kuku pada bagian tengah untuk hasil yang mirip seperti hasil perawatan di salon. Kamu bisa memperbaiki kesalahan menggunakan kuas makeup yang tidak terpakai yang telah direndam dalam aseton. Biarkan kering selama dua menit sebelum menambahkan lapisan kuteks selanjutnya.


    Step 10: Aplikasikan top coat

    Untuk hasil akhir yang glossy dan pedicure yang tahan hingga berminggu-minggu, gunakan top coat. Tips dari Cosmo: Pastikan cat kuku sudah kering sebelum menggunakan top coat! Tunggu setiap lapisan kering sebelum kamu lanjut ke langkah berikutnya.


    Step 11: Pijatkan minyak atau lotion kutikula

    Agar kutikula tetap lembap, oleskan cuticle oil atau body lotion yang bertekstur ringan.

    Selamat! Kamu berhasil melakukan pedicure sendiri di rumah. New skill unlocked!


    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan Phillipines / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Shamira Natanagara / Ed. / Opening image: Thought Catalog on Unsplash)