Better You

Cara Menciptakan Ruang untuk Meditasi di Rumah

  by: Givania Diwiya Citta       9/5/2020
  • Bagus jika kamu sudah mulai berlatih meditasi, dan sekarang kamu ingin meningkatkan latihan tersebut di rumah. Oke, kamu sedang membaca artikel yang tepat. Cosmo mengeksplorasi cara untuk menciptakan tempat bernaung tepat bahkan jika kamu hanya tinggal dalam ruangan berisi empat dinding. Kamu tetap bisa bermeditasi untuk sepanjang tahun.


    Terdengar seperti khayalan? Tidak, kok. Ratu wellness Gisele B√ľndchen dan Miranda Kerr saja sama-sama berlatih meditasi selama satu dekade ini, lewat menciptakan satu sudut super zen di dalam rumah mereka, di mana mereka berlatih setiap pagi.




    Tapi bagi kamu yang belum yakin harus mulai dari mana, ambil napas panjang dan lepaskan sekarang, karena Cosmo punya solusinya.


    Dengan bantuan dari beberapa lilin, tanaman, dan sebuah healing crystal (atau dua), kamu bisa menciptakan ruang yang tentram yang bisa meradiasi energi positif, di mana kamu bisa berfokus pada napas, kembali ke akar, dan menjernihkan pikiran.


    Baik kamu sudah berlatih cukup lama ataupun baru mencobanya, Cosmo punya delapan tips mudah untuk menciptakan ruang meditasi yang nyaman di rumah.


    1. Cari suatu tempat

    Sebelum kamu bisa mentransformasi sebuah kamar menjadi ruang meditasi yang kamu idamkan, kamu perlu mencari dulu tempat yang tepat buat kamu. Kebanyakan orang memilih ruang tidur sebagai tempat di mana mereka merasa paling nyaman namun juga menenangkan di dalam rumah, tapi satu sudut di ruang bersantai juga bisa digunakan, kok. Beberapa orang bahkan lebih senang meditasi di luar rumah, jadi jika kamu beruntung memiliki taman, kamu bisa mengubahnya menjadi ruang zen di sepanjang musim kemarau.



    Jika kamu tak punya banyak sudut kosong di dalam rumah, kamu mungkin bisa mencoba ujung lorong kamu. Intinya, ini adalah pencarian suatu tempat yang membuat kamu bisa merasa nyaman dan rileks, tanpa distraksi.


    2. Jangan ada barang berserakan

    Terlalu banyak barang yang berserakan di sekitar kamu bisa mengacaukan pikiran kamu, maka dari itu penting untuk punya tempat yang lowong, bersih, agar kamu bisa memulai latihan tersebut di rumah. Jika kamu kesulitan memutuskan apa yang harus disingkirkan, pertahankan saja barang-barang yang memiliki koneksi emosional dengan kamu, lalu singkirkan yang tak berkontribusi apapun pada ruang tersebut.


    3. Ciptakan sebuah privasi

    Jika kamu tak punya ruangan yang bisa tertutup oleh pintu, coba gunakan tirai atau papan yang menandakan bahwa kamu tak bisa diganggu selama latihan meditasi. Ingat juga untuk mematikan ponsel, ya - karena hal terakhir yang tak akan kamu mau adalah gangguan panggilan masuk saat sesi meditasi.


    4. Buat suasana senyaman mungkin



    Apa lagi yang lebih menjengkelkan ketimbang saat kamu sedang meditasi namun hanya terpikir betapa tak nyamannya bantal yang sedang kamu duduki? Kamu perlu menciptakan ruangan yang benar-benar zen. Coba beri bantal bundar ataupun kotak, atau gunakan karpet bulu ala Miranda Kerr - apapun itu yang kamu butuhkan agar bisa merasa nyaman. Seperti yang pepatah bilang, kenyamanan adalah kunci.


    5. Tambahkan sentuhan personal

    Salah satu cara untuk bisa rileks di tempat kamu bermeditasi adalah lewat elemen-elemen personal yang berada di sekitar kamu, hal ini bisa jadi bunga favorit kamu, karya seni, aksesori Buddha mini, atau beberapa batu healing crystal.




    Pilih objek yang akan membantu kamu terinspirasi untuk berada di sana, yang membuat kamu fokus, dan yang meningkatkan rasa tentram, tapi pastikan juga jangan terlalu menimbunnya hingga tempat jadi penuh sesak. Kamu selalu bisa mengganti barang-barang tersebut tergantung dengan apa yang akan meditasi kamu fokuskan saat itu.


    6. Tambah koneksi dengan alam



    Apa ada yang lebih menenangkan selain kekuatan dari alam? Tentu saja alam bisa dengan cepat memberikan sensasi kalem dan tentram. Coba tambahkan beberapa tanaman indoor ke tempat meditasi kamu (yang juga dipercaya Feng Shui membawa energi positif), setoples tanah atau pasir juga bisa membuat kamu membumi, atau jika tempat meditasi kamu di luar, infusi dengan elemen air, seperti air mancur mini untuk meningkatkan sensasi terjaga yang menenangkan.


    7. Pencahayaan adalah kunci

    Meditasi adalah tentang menjernihkan pikiran, duduk dengan nyaman, berlatih napas, dan fokus untuk kehadiran diri sendiri. Beberapa kelas menganjurkan kita untuk mematikan seluruh pencahayaan saat meditasi, sementara ada juga yang menyarankan untuk membanjiri ruangan dengan sebanyak mungkin cahaya alami, jadi sebenarnya ini adalah pilihan pribadi saja.


    Jika kamu penggemar latar yang terang, pencahayaan alami adalah kuncinya, jadi cobalah cari tempat yang memiliki akses jendela. Jika ruangan kamu malah jadi terlalu terang, coba gunakan tirai tipis untuk melembutkan sinar yang masuk. Jika kamu berada di ruangan tanpa jendela, coba gunakan lampu dimmer agar kamu bisa mengubah terangnya bergantung pada perasaan kamu hari itu.


    8. Ciptakan sensasi menenangkan

    Meditasi adalah tentang menenangkan pikiran dan memblokade kebisingan. Ingat, poin dari kekuatannya adalah kehadiran dari keberadaan kamu di masa kini. Saat merancang tempat meditasi, kelilingilah diri kamu dengan sentuhan menentramkan, seperti lilin aromaterapi, incence sticks, essential oil.



    Bagi beberapa orang, mengaplikasikan essential oil ke tangan dan telinga membantu mereka mendapat ketenangan. Yang lain juga suka dengan rasa multi-sensory yang melibatkan musik, wewangian, sentuhan pada kulit, seperti menggenggam kristal di tangan mereka.


    Musik meditatif juga salah satu cara bagus untuk tenggelam dari kehidupan kota. Pastikan kamu memilih musik instrumental tanpa lirik, boleh seperti suara deru ombak ataupun melodi yang tradisional, semua adalah untuk membuat pikiran kamu damai.


    Sekarang, kamu sudah siap untuk menciptakan ruang sempurna untuk meditasi di rumah, kini saatnya kamu berlatih hingga ke level selanjutnya. Selamat bermeditasi!


    (Artikel ini disadur dari cosmopolitan.com/uk / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih Bahasa: Givania Diwiya / FT / Image: Dok. Cosmopolitan UK / Nathalie Owen)