Better You

Makanan yang Harus Dihindari Saat Berpuasa

  by: Fariza Rahmadinna       10/5/2020
  • Ketika berpuasa, kamu perlu memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi. Pilihan menu makanan berbuka puasa dan sahur harus mengandung gizi yang seimbang agar tidak memicu masalah kesehatan. Sembarangan dalam memilih menu makanan, tentu dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh seperti sembelit dan sakit maag. Berikut ini Cosmo telah merangkum beberapa makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari saat berpuasa. Apa saja? Cek di bawah ini!




    Makanan Tinggi Gula


    Dikutip dari The National UEA, saat berpuasa ada baiknya kamu menghindari makanan tinggi gula seperti permen dan cokelat. Alasannya, umumnya makanan tersebut mengandung nilai gizi yang rendah namun tinggi kalori. Akibatnya, makanan tinggi gula dapat berkontribusi terhadap kenaikan berat badan dan dapat menyebabkan masalah kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah yang banyak.


    Makanan Pedas dan Asin

     

    Apakah kamu sering merasa haus meskipun baru beberapa jam menjalani puasa? Jika iya, bisa jadi ini terjadi akibat pilihan menu makanan sahur yang kurang tepat. Menurut Dr. Wafa Ayesh, seorang direktur nutrisi klinis di Dubai Health Authority, makanan pedas dan asin dapat memengaruhi cairan tubuh sehingga memicu rasa haus. Pada umumnya, makanan yang terlalu asin mengandung garam yang tinggi, sehingga dapat membuat kamu cepat merasa haus bahkan dapat menyebabkan dehidrasi. Selain itu, mengonsumsi makanan pedas dapat memicu sakit perut serta sensasi panas di dalam perut, yang menyebabkan peningkatan frekuensi buang air besar. Hal ini dikarenakan senyawa capsaicin yang terkandung dalam cabai dan lada berperan sebagai sumber rasa panas.




    Makanan Berminyak


    Menyantap makanan yang digoreng ketika berbuka puasa memang terasa...menggoda. Setuju? Namun, ada baiknya kamu menghindari makanan yang mengandung banyak minyak saat berbuka, karena hal tersebut dapat mengganggu sistem pencernaan. Apabila makanan pertama yang kamu konsumsi dalam kondisi perut kosong setelah berpuasa selama kurang lebih 13 jam adalah makanan berminyak, hal ini dapat membuat kinerja saluran pencernaan bekerja E-K-S-T-R-A keras. Selain itu, makanan berminyak juga berkontribusi pada kenaikan berat badan serta memicu peningkatan tekanan darah dan kolesterol tinggi.


    Minuman Berkafein


    Mengapa minuman berkafein adalah salah satu minuman yang harus dihindari saat berpuasa? Ini karena minuman berkafein seperti kopi memiliki sifat diuretik yang dapat memicu frekuensi buang air kecil. Terlalu sering buang air kecil saat berpuasa dapat membuatmu rentan mengalami dehidrasi ringan. Meski tidak berbahaya, kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan produktivitas. Bahkan, dehidrasi juga dapat memicu gangguan kesehatan lainnya. Selain itu, minum minuman berkafein juga dapat meningkatkan produksi asam lambung. Jika dibiarkan, peningkatan produksi asam lambung ini dapat merusak lapisan lambung.


    (Fariza Rahmadinna / VA / Image: Dok. Sharon McCutcheon on Pexels)