Beauty

Wajib Tahu, Ini Dia Khasiat Vitamin D untuk Kulit!

  by: Yovita Pratiwi       14/5/2020
  • Bergumul untuk berjemur di bawah matahari atau tidak, itulah yang sering terlintas dalam benak saat mempertimbangkan pentingnya asupan vitamin D tetapi ingin melindungi kulit dari bahaya sinar UV. Namun, dengan adanya berbagai metode untuk memperoleh asupan vitamin D seperti pola makan, pil, hingga obat topikal, seberapa penting berjemur di bawah matahari sesungguhnya? Cosmo akan cari tahu buatmu!


    Apa itu vitamin D?




    Vitamin D ialah vitamin yang larut dalam lemak dan salah satu unsur paling penting bagi tubuh. Kulit kita merupakan ‘waduk’ yang memproduksinya, namun membutuhkan sinar UV untuk memicunya. Usus kita (melalui pola makan yang tepat) dan kulit (melalui sinar matahari) merupakan sumber vitamin D, yang terbagi atas vitamin D3 pada kulit, serta D2 dan D3 pada usus, yang diproses oleh ginjal. Jadi, kurangnya paparan sinar matahari serta pola makan yang terbengkalai merupakan alasan kekurangan vitamin D.


    Dapatkah vitamin D mempengaruhi kulit? Ternyata, kekurangan vitamin D dapat menyebabkan fungsi imun menurun, sehingga mengakibatkan perlindungan lapisan kulit melemah, kulit kering, infeksi, inflamasi, jerawat, eczema, dan rosacea


    Khasiat vitamin D untuk kulit


    Fungsi utama vitamin D ialah menyeimbangkan kadar kalsium pada tubuh, sekaligus berperan penting pada kesehatan kulit. Kulitmu akan membaik saat tubuh memiliki tingkat vitamin D yang cukup. Berikut merupakan khasiat-khasiat vitamin D untuk kulit:


    1. Mengatasi inflamasi


    Kegunaan vitamin D yang paling penting bagi kulit ialah mampu mengatasi inflamasi, seperti psoriasis, eczema, dan vitiligo. 


    2. Melindungi kulit


    Vitamin D dapat berfungsi serupa dengan steroid, bekerja dalam inti sel untuk merangsang proliferasi, mengatur fungsi, dan berpotensi menstabilkan gen. Satu studi menunjukkan vitamin D memiliki efek perlindungan pada kulit, berpotensi mencegah kanker kulit.




    3. Mengurangi ancaman kerusakan kulit dari luar


    Sebagai antioksidan, vitamin D topikal juga dapat memadamkan oksidan lingkungan yang merusak serta menyebabkan penuaan dini.


    4. Menstabilkan pergantian sel


    Vitamin D telah terbukti menormalkan pergantian sel dan mencegah penumpukan sel mati pada permukaan kulit yang mengarah ke plak psoriasis.



    Efek Samping Vitamin D


    Layaknya produk perawatan kulit lainnya, vitamin D dapat menyebabkan iritasi, tergantung bagaimana komponennya. Produk vitamin D yang berbasis oil bisa jadi terlalu ‘berat’ untuk pemilik jenis kulit sensitif dan dapat menyumbat pori.


    Jika dikonsumsi secara oral, terlalu banyak vitamin D dapat menyebabkan mual, muntah, urinasi berlebih, dan gagal ginjal. Jadi, pastikan untuk konsultasi ke dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya. Takaran yang disarankan ialah maksimal 4,000 IU sehari. 



    (Yovita Pratiwi. Image: Dok. Unsplash.)