Better You

9 Cara Jitu Menjalani Hari dengan Lebih Bahagia

  by: Alexander Kusumapradja       18/5/2020
    • Dengan strategi yang membuatmu berpikir positif, kamu bisa memulai hari dengan lebih bahagia.
    • Kebahagiaan tak datang dengan sendirinya, kita harus aktif melatih diri kita untuk menanamkan mindset positif.


    Cosmo babes, kapan terakhir kali kamu terbangun di pagi hari dengan perasaan bahagia dan senyum terulas di bibir? Dengan kondisi pandemi COVID-19 saat ini dan berbagai keruwetan lain yang menyertainya, menjalani hari dengan perasaan ringan dan bahagia seolah menjadi tantangan tersendiri dan tak semudah membalikkan telapak tangan. Namun, ada beberapa cara yang bisa kita coba lakukan untuk membangun mindset yang lebih positif dan membuat kita menjalani hari dengan lebih bahagia. Apa saja? Kita lihat satu per satu ya!




    via GIPHY

    1. Latih mindset untuk bahagia.

    Merasakan kebahagiaan adalah sebuah pilihan. Bahagia tidak ditentukan oleh apa yang kita punya atau apa yang terjadi pada kita, namun bagaimana cara kita bereaksi dan mengapreasi terhadap itu semua. Sebuah riset yang dilakukan oleh Cornell Legacy Project mensurvei para manula yang mengaku bahagia di masa senja mereka dan mengungkap salah satu pelajaran hidup paling bermakna dalam hidup mereka adalah menunggu kebahagiaan datang dengan sendirinya bukan lah hal yang efektif, kita justru harus aktif melakukannya untuk diri sendiri dan memulai hari dengan berpikir positif bahwa hari ini akan membahagiakan bagi kita, sekecil atau sesederhana apapun.


    2. Lakukan sesuatu untuk orang lain.

    Terkadang, cara membuat diri kita bahagia adalah dengan membuat orang lain bahagia. Melakukan sesuatu atau memberi bantuan untuk orang lain adalah cara ampuh memperbaiki mood kita menurut sebuah riset yang dimuat di International Journal of Happiness and Development. Riset tersebut membagi responden ke dalam tiga grup: grup pertama melakukan kebaikan untuk orang lain, grup kedua melakukan kebaikan untuk masyarakat seperti membersihkan jalan, dan grup ketiga melakukan kebaikan untuk diri mereka sendiri seperti menikmati me time dengan makan siang di restoran favorit dan memanjakan diri mereka di spa. Hasil riset tersebut menunjukkan grup yang merasa lebih bahagia adalah mereka yang melakukan kebaikan untuk orang lain atau untuk kepentingan bersama. Entah itu dengan menjadi voluntir di berbagai kampanye kemanusiaan atau membantu orang-orang di lingkungan terdekatmu, melakukan sesuatu untuk orang lain memberikan perspektif baru untuk hidup kita dan membuat kita merasa turut berperan dalam membangun dunia yang lebih baik.


    via GIPHY

    3. Menelepon teman.

    Manusia adalah makhluk sosial, karena itu masa-masa karatina di rumah jelas menjadi tantangan tersendiri, terlepas kita termasuk pribadi yang introvert atau ekstrovert. Faktanya, memiliki hubungan bermakna dengan orang lain adalah hal krusial untuk membuat kita merasa bahagia. Karena itu usahakan sempatkan waktu untuk tetap berkomunikasi dengan teman atau keluarga yang kita sayangi. Hubungan yang erat dengan orang lain juga membuat kita merasa lebih aman dan mendapat dukung moral saat sesuatu yang tak diharapkan terjadi dalam hidup kita, termasuk mendapat kabar PHK.


    4. Mencari makna di balik target atau gol pribadi kita.

    Kita mungkin berpikir “kalau saya sudah meraih hal ini, hidup saya akan lebih bahagia” ketika membuat bucket list atau daftar hal yang ingin kita capai, namun hal itu ternyata bisa berujung kekecewaan karena sering kali hasil akhirnya ternyata tak sesuai yang kita bayangkan. Orang bijak banyak yang berkata bahwa hal penting dalam meraih kesuksesan bukan lah tujuan akhirnya, tapi prosesnya. Mindset bahwa kita baru akan bahagia bila berhasil mencapai target ternyata sering kali salah kaprah. Justru kita harus merasa bahagia dalam menjalani prosesnya dulu untuk bisa meraih titik akhirnya tersebut. Cara untuk melatih hal tersebut sebetulnya sederhana saja, yaitu melakukan hal-hal yang membuat kita bahagia entah itu menekuni hobi, belajar hal yang baru, atau sekadar membersihkan rumah dari sampah-sampah yang mulai menumpuk. Hal tersebut mampu membuat kita lebih percaya diri dan membangkitan energi positif.


    5. Bernostalgia ke hal yang menyenangkan.

    Well, terkadang untuk bisa menatap ke depan dengan lebih bahagia, kita harus menengok ke belakang, tentunya pengalaman atau memori yang bahagia ya, karena mengenang penyesalan masa lampau justru membuat kita makin depresi. Ada satu latihan yang bisa kita coba: dalam waktu dua menit coba tulis setiap detail yang kita ingat dari pengalaman masa lalu kita. Tak harus dari masa kita kecil atau sekolah, pengalaman kemarin yang bermakna pun boleh kita tulis. Mengingat hal-hal menyenangkan tersebut membantu kita menjalani hari dengan harapan yang lebih positif.




    via GIPHY

    6. Biasakan bersyukur.

    Membiasakan diri bersyukur dan count the blessing adalah salah satu cara merasa bahagia. Ada banyak riset yang menunjukkan bahwa mengapresiasi hal-hal baik yang kita punya saat ini lebih bermanfaat dibanding fokus memikirkan hal-hal yang belum kita punya atau membandingkan diri dengan orang lain. Salah satu riset meminta responden menuliskan surat terima kasih kepada ibu mereka yang berisi hal-hal yang telah dilakukan ibu mereka untuk membuat mereka bahagia. Surat tersebut tak harus diberikan kepada ibu mereka, namun proses menulisnya saja sudah membantu mereka merasa lebih bersyukur.


    via GIPHY

    7. Menikmati momen yang sedang terjadi.

    Kita seringkali merasa dikejar waktu dan dihantui oleh target yang kita tetapkan untuk diri sendiri sampai lupa menikmati momen yang sedang kita jalani detik ini juga. Salah satu praktik mindfulness yang membuat kita lebih bahagia adalah menyadari dan menikmati waktu yang kita jalani saat ini dibanding hanya fokus memikirkan masa lalu atau masa depan. Berhenti sejenak untuk merasakan napas kita dalam-dalam dan bersyukur pada momen ini membantu kita untuk fokus dan positif.


    via GIPHY

    8. Menggerakan tubuh.

    Ungkapan “di dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat” memang benar adanya. Olahraga menggerakkan badan membantu tubuh kita memproduksi endorfin yang membuat kita lebih bahagia, mengurangi stress, dan memperbaiki mood. Untuk hasil yang lebih efektif, olahraga di luar ruangan pada pagi hari meningkatkan efek tersebut berkali lipat dan membuat kita jauh lebih semangat dan siap menjalani hari.



    via GIPHY

    9. Mencari kabar baik.

    Bila isi media sosialmu atau televisi dipenuhi kabar buruk atau yang membuatmu paranoid, mungkin ini saatnya untuk aktif mencari berita-berita baik yang membuatmu merasa positif. Menonton video singkat sekitar 3 menit berisi berita atau info yang berfokus pada solusi dan bernada positif dibanding berita yang hanya membuatmu merasa depresi dapat meningkatkan 27 persen kemungkinan kamu menjalani hari dengan lebih bahagia bahkan hingga 6 sampai 8 jam setelahnya. Mulai harimu dengan mencari cerita inspiratif dari orang atau organisasi yang melakukan kebaikan, menaklukkan tantangan, atau sesederhana melihat video-video hewan lucu favoritmu.


    (Alex. K/Image: Brooke Cagle on Unsplash )