Beauty

Ternyata, Inilah Penyebab Bau Badan!

  by: Yovita Pratiwi       19/5/2020
  • Saat sedang berhadapan dengan lawan bicara, ada beberapa hal yang menimbulkan kecemasan, salah satunya ialah bau badan. Meskipun keringat merupakan hal yang alami, namun bau yang diakibatkan dapat terasa memalukan. Tenang, ladies. Semua orang pasti pernah mengalaminya. Bisa karena lupa memakai deodoran sebelum meninggalkan rumah, mencoba produk baru yang sepertinya tidak cocok, atau faktor lain yang tidak kamu ketahui. Simak lebih lanjut untuk ketahui apa penyebab bau badan!


    Apa Penyebab Bau Badan?




    Bau badan atau yang juga disebut bromhidrosis disebabkan oleh bakteri normal yang hidup di kulit dan memecah keringat menjadi komponen. Beberapa di antaranya berhubungan dengan bau. Umumnya, bau badan disebabkan oleh kelenjar keringat apokrin yang terletak di daerah ketiak dan anogenital (atau daerah yang membentang di bokong dan alat kelamin). Kelenjar ini bertanggung jawab atas aroma kurang sedap yang sering disebut bau badan. Kelenjar keringat apokrin menghasilkan zat mirip minyak yang terdiri dari lipid (lemak), protein, dan hormon. Meskipun keringat apokrin umumnya tidak berbau, bakteri pada kulit kita memecah keringat untuk membuat produk sampingan yang mengakibatkan bau badan. 


    Ada perbedaan dalam jenis keringat yang diproduksi tubuhmu. Keringat psikologis adalah respons terhadap kecemasan atau stres dan dapat terjadi pada seluruh tubuh termasuk wajah, telapak tangan, dan ketiak. Keringat dingin sebenarnya tak memiliki aroma, sementara keringat psikologis membentuk aroma berbeda setelah bercampur dengan bakteri pada kulit. 


    Jenis lain dari kelenjar keringat ialah kelenjar ekrin yang didistribusikan ke seluruh tubuh. Air adalah komponen utama keringat ekrin yang tidak berbau. Bromhidrosis ekrin terjadi ketika kelembapan dari keringat memaserasi lapisan atas kulit dan bakteri memecah keratin, suatu protein struktural dalam kulit. Inilah sebabnya mengapa kakimu terkadang mengeluarkan bau ketika terperangkap dalam kaus kaki dan sepatu. 




    Perhatikan Pola Makanmu


    Makanan yang kamu konsumsi dapat mempengaruhi aroma tubuhmu. Kafein dan makanan pedas dapat menyebabkan produksi keringat berlebih. Makanan lainnya seperti bawang merah, bawang putih, dan asparagusjuga mempengaruhi pembentukan senyawa organik yang mudah menguap, yang dapat diekskresikan dalam keringat ekrin. Makanan yang mengandung senyawa sulfur seperti brokoli, kubis, dan kangkung juga dapat menyebabkan bau badan. Terakhir, asam asestat yang diakibatkan oleh konsumsi alkohol, dapat muncul dalam keringat serta merupakan ciri-ciri bahwa kamu terlalu banyak minum alkohol. 


    Cara Mencegah Bau Badan

     

    Mandi secara teratur dan kebiasaan higienis yang baik dapat membantumu mengurangi aroma tak sedap dari tubuh sehari-hari. Kuncinya ialah pemakaian antiperspiran yang mampu mengontrol produksi keringat. Kamu dapat memilih deodoran dengan bahan-bahan alami.


    (Yovita Pratiwi. Image: dok. Billie on Unsplash.)