Better You

Ini 6 Cara Agar Berat Badan Tidak Naik Saat Lebaran!

  by: Giovani Untari       19/5/2020
    • Momen perayaan Idul Fitri memang selalu ditunggu, namun terkadang setelahnya ada satu masalah yang kerap menghampiri yaitu berat badan ikut bertambah.
    • Simak 6 cara agar berat badan tidak naik saat lebaran berikut ini!


    Momen lebaran pastinya telah ditunggu-tunggu oleh kita semua dan ingin segera merayakannya bersama orang terkasih. Namun di balik segala euforianya, ada satu masalah yang kerap menghampiri setelah momen lebaran yaitu berat badan malah jadi bertambah! Ragam makanan dan minuman lezat yang disajikan selama perayaan lebaran umumnya memang menggandung tinggi kalori serta gula yang menjadi pemicu kenaikan berat badan.

    Tapi selalu ada cara untuk menjaga berat badanmu tetap stabil paska lebaran, girls!



    Ini dia 6 cara agar berat badan kamu tidak naik saat lebaran:


    1. Atur Porsi Makan dengan Bijak

    Untuk menjaga berat badan, tentu kamu harus tahu berapa jumlah kalori yang tubuh perlukan setiap harinya. Hal ini pun dihitung dari tinggi badan, berat badan, serta klasifikasi aktivitas harian. Kesulitan dalam menentukan dan menghitung jumlah kalori harian? Saat lebaran kamu bisa mensiasatinya dengan ,membatasi asupan kalori yang disantap. Jadi seandainya kamu akan berencana menyantap makanan dengan porsi lebih banyak saat makan siang (yes dengan menu lengkap seperti ketupat, opor dan rendang!), porsi makan kamu saat sarapan dan makan malam sebaiknya lebih dibatasi. 

    Saran Cosmo kamu juga bisa memilih menu sarapan yang lebih sehat dan mengenyangkan seperti: quinoa, telur rebus, atau pisang sebelum makan siang dengan menu yang lebih “berat”. Konsep ini pun berlaku apabila kamu berencana untuk makan banyak dengan menu berlemak saat makan malamnya. Maka porsi sarapan dan makan siang kamu harus lebih dijaga dengan memperbanyak serat serta menghindari menu yang terlalu tinggi kalori. Jadi kamu tetap bisa makan enak hanya saja harus dijaga polanya agar tetap seimbang dan tidak kelebihan kalori.


    2. Hindari Minuman Manis


    Tak hanya selektif dalam memilih menu makanan saat lebaran, menu minuman kamu juga perlu mendapat perhatian. Ragam minuman manis seperti es buah, teh manis, atau soft drinks yang menjadi langganan saat lebaran ternyata menyumbang kalori yang cukup besar dan dapat menyebabkan kenaikan berat badan. “Anda bisa memilih minuman yang lebih rendah kalori air putih, sparkling water, teh dan kopi tetapi tanpa campuran gula. Sama seperti pola makan, ini juga bertujuan untuk mengatur jumlah kalori yang masuk di tubuh Anda,” ujar dr. Grace Judio-Kahl, MSc, MH, CHt, Dipl. AAAM, CEO & Founder Klinik lightHOUSE Indonesia.


    3. Fokus ke Main Course

    Saat lebaran usahakan pula untuk terfokus ke menu main course. Terkadang kebiasaan kita justru men-skip bagian main course karena porsinya yang lebih banyak dan berpikir akan membuat kita gemuk. Lalu malah hanya makan camilan atau kue kering seperti nastar atau kastengel yang lezat, bukan? Padahal seharusnya bagian tersebutlah yang kita hindari karena 1 kue nastar kesukaan kamu bisa mengandung hingga 75 kalori dan bayangkan jika kamu mengonsumsinya lebih dari 3 buah belum lagi kue-kue lainnya!

    “Prinsipnya jangan sampai terlalu menahan untuk tidak makan saat lebaran atau pesta berlangsung. Selain ini membuat Anda tidak menikmati pesta, dengan tidak makan apa pun terkadang saat di rumah kita justru merasa lebih lapar dan akhirnya makan lebih banyak! Ini tentu tidak sehat dan memancing kenaikan berat badan,” tambah dr. Grace. 



    Tidak ada batasan dalam memilih menu main course (yeay!) selama kamu bijak mengatur pola makan seperti yang tertulis di poin pertama. Tetapi ada baiknya pilihlah makanan yang mengandung protein, karbohidrat, serta sayuran. 


    4. Berolahraga Teratur Sebelum Lebaran


    Olahraga sebaiknya sebelum lebaran atau kamu pesta, jadi seperti prinsip menggunakan kartu kredit di mana: kamu membayar dulu baru berhutang. Kamu harus bekerja dulu agar mendapat allowance kalori sehingga saat hari-H lebaran, kamu bisa makan tanpa merasa bersalah. “Prinsip membayar dengan berolahraga giat setelah pesta atau makan banyak itu sebenarnya kurang baik. Karena belum tentu Anda besok harinya bisa berolahraga,” tambah dr. Grace. Belum lagi, lebih susah bagi kita untuk membakar kalori yang sudah masuk sebelumnya, ketimbang yang sudah mempersiapkan tubuhnya melalui olahraga, dear!


    5. Setelah Lebaran, Makanlah Seperti Biasanya

    Selalu berpikir untuk menebus kesalahan kamu setelah makan banyak saat lebaran dengan hanya minum jus detoks seharian? Sebenarnya hal ini sedikit kurang dianjurkan oleh dr. Grace. “Bila Anda sehabis makan banyak di pesta habis itu diet, sebenarnya ini dapat menggangu metabolisme tubuh dan tubuh bekerja lebih lambat dalam membakar kalori. Akhirnya hal tersebut justru memicu tubuh lebih susah dalam membakar kalori dan berefek mudahnya kenaikan berat badan. Selanjutnya secara psikologi ini juga menimbulkan gangguan makan yang dinamakan binge eating disorder,” ujar dr. Grace Judio-Kahl, MSc, MH, CHt, Dipl. AAAM. Jadi usahakan untuk makan dengan porsi seperti biasa kamu makan namun tetap selektif memilih menu yang sehat dan bernutrisi. Well noted!


    6. Minum Lebih Banyak Air Putih


    Perbanyak mengonsumsi air putih di pagi hari agar tubuh tetap terhidrasi, sebab ada banyak hal terjadi ketika kamu mengalami dehidrasi. Salah satunya tubuh yang kesulitan dalam mencerna makanan yang membuat kita merasa sulit kenyang dan makan lebih banyak. Ingin minum yang nikmat namun tetap sehat? Coconut water should be your best friend!


    (Giovani Untari / Images: Freepik.com, Unsplash.com, Tenor.com)