Fashion

Bosan di Rumah? Coba Buat DIY Tie-Dye T-Shirt, Ini Caranya!

  by: Shamira Priyanka Natanagara       21/5/2020
  • Bukan hanya Cosmo saja yang akhir-akhir ini sering melihat sweatpants tie-dye di timeline Instagram, kan? Tampaknya motif tersebut telah menjadi tren fashion terbaru! Namun kalau kamu tidak ingin merogoh dompet untuk membeli pakaian bermotif tie-dye, kamu bisa membuatnya sendiri di rumah—dengan cara yang, TBH, super gampang—menggunakan item dari lemari pakaian kalian (yang rela untuk dihancurkan, tentunya). FYI: Kamu bisa membuat DIY tie-dye menggunakan apa saja—kaus kaki, celana pendek, hoodie, T-shirt, bralette. Opsinya tidak terbatas. So untuk membantumu yang sedang bosan di rumah, inilah segala hal yang kamu perlu ketahui tentang membuat pakaian tie-dye sendiri. 

    P.S. Langkah-langkah berikut ini bahkan bisa diterapkan pada peralatan rumah tangga, seperti gorden, jika kamu benar-benar ingin bereksperimen.

    Oh! Dan jika kamu bertanya-tanya, "Apakah tren tie-dye ini akan bertahan hingga beberapa bulan ke depan?", well, Cosmo rasa motif ini akan ngetren sepanjang tahun 2020. Jadi kalau kamu khawatir akan merusak pakaian untuk suatu tren yang tidak akan bertahan lama, Cosmo jamin projek DIY ini akan menghasilkan item pakaian super cute yang bisa kamu pakai sehari-hari. Dan Cosmo yakin kamu akan berhasil melakukannya!



    That's all! Dan sebelum kamu mulai, pastikan kamu memakai celemek atau pakaian apa saja yang tidak akan membuatmu sedih jika ternoda. You've been warned.


    1. Siapkan segala hal yang kamu butuhkan

    Kamu bisa menemukan perangkat DIY tie-dye yang menyediakan semua bahan yang kamu butuhkan, tapi ada kemungkinan kamu sudah memilikinya di rumah.

    • Sarung tangan karet
    • Karet gelang atau karet rambut
    • Botol semprotan plastik atau botol squeeze plastik
    • Pewarna atau pemutih
    • Benda yang ingin kamu berikan motif tie-dye


    Jika kamu tidak memiliki botol semprotan atau botol squeeze, tak perlu cemas. Kamu bisa membuat lubang kecil pada botol pewarna dengan menusuknya menggunakan sebuah pencil, dan voila! Botol tersebut siap digunakan.



    2. Siapkan area berkreasi

    Ambil sebuah handuk atau seprai lama, item pakaian untuk dijadikan tie-dye, dan bawa semua bahan yang diperlukan ke garasi. Jika kamu akan melakukannya di dalam rumah, kamu bisa menggunakan tempat sampah plastik, bathtub atau kamar mandi, atau gunakan kantong sampah untuk melindungi permukaan yang akan kamu gunakan sebagai area berkreasi.


    3. Pilih desain tie-dye

    Setiap pakaian tie-dye memiliki pola yang unik, dan ada banyak pola yang bisa kamu buat. Berikut ini adalah beberapa pola tie-dye paling populer yang bisa kamu coba:


    A Classic Spiral

    Cara membuat:

    1. Tarik pakaian dari bagian tengah (atau bagian mana saja yang ingin kamu jadikan sebagai pusat spiral).
    2. Pelintir ke satu arah agar seluruh bahan terikat erat dalam bentuk melingkar.
    3. Gunakan karet gelang untuk mengamankan bentuk tersebut. Jika kamu ingin membuat pelangi, kamu bisa menggunakan lebih dari satu karet gelang untuk membuat enam bagian yang berbeda untuk setiap warna.
    4. Warnai setiap bagian menggunakan warna pilihanmu.





    A Bullseye

    Cara membuat:

    1. Tarik bagian tengah pakaian melewati tangan agar untuk membuat bentuk memanjang (seperti pipa atau tabung).
    2. Letakkan karet gelang sepanjang pakaian, beri jarak yang sama antara setiap karet gelang.
    3. Warnai setiap bagian menggunakan warna yang berbeda untuk membuat efek bullseye, atau gunakan satu warna untuk membuat outline putih yang terus membesar.




    A Striped Look

    Cara membuat:

    1. Lipat bagian lengan (atau bagian sisi kain) ke dalam.
    2. Ikat setiap ujung terlebih dahulu agar tidak mengubah bentuk.
    3. Kemudian ikat sepanjang kain.




    4. Sekarang, coba ikat karet gelang tersebut sendiri

    Keluarkan sisi kreatifmu dan gunakan karet gelang untuk mengikat dan menyimpul ke arah yang beragam. Ini adalah langkah yang penting dalam membuat motif tie-dye, karena cara kamu mengikat bahan akan memengaruhi pola, so ikuti langkah-langkah di atas agar tidak gagal.

    Buat bagian sebanyak keinginanmu, dan gabungkan beberapa ide di atas untuk bereksperimen—lakukan apa pun untuk menghibur diri!





    5. Dye it!

    Semprot atau rendam setiap bagian yang telah diikat menggunakan pewarna—boleh menggunakan warna yang beragam, atau satu warna saja. Sesuai keinginanmu!

    Tips dari Cosmo: Jika kamu ingin hasil yang bernuansa monochrome, coba cairkan sebagian pewarna dengan air sebelum diaplikasikan pada kain. Jika kamu mengaplikasikannya pada beberapa bagian dan menggunakan pewarna yang tidak dicairkan pada bagian lainnya, beberapa bagian akan memiliki versi yang lebih terang dan lebih gelap (atau lebih jenuh) dari warna yang sama.



    6. Diamkan hingga pewarna menyerap

    Diamkan item pakaian atau kain selama setidaknya satu jam (untuk hasil yang lebih terang) dan hingga 24 jam (untuk hasil yang lebih jenuh). Kamu bisa, secara hati-hati, membungkusnya dengan kantong plastik atau kertas cellophane (kertas kaca) untuk menghindari kebocoran—pastikan setiap warna tidak menyentuh satu sama lain.

    Di bawah 12 jam: Semakin singkat waktu mendiamkannya, semakin terang hasilnya. Sekitar dua jam adalah durasi yang ideal jika kamu ingin hasil yang bernuansa pastel. 

    12 hingga 24 jam: Lebih lama kamu mendiamkannya, semakin intens dan jenuh pula warna tie-dye.


    7. Bilas dan keringkan hasil karyamu

    Lepas semua karet gelang dan bilas pakaianmu menggunakan air dingin hingga limpasannya tampak bening. Kemudian cuci item tersebut, lalu keringkan. Dan ya, gunakan detergen! Langkah ini akan memakan waktu setidaknya 30 menit.


    8. It's ready for the 'gram!

    Opsional, tapi recommended. Kamu ingin orang-orang melihat motif tie-dye buatanmu yang super cute, kan? Ngaku, deh!


    9. BTW, jika tidak punya pewarna, ini adalah beberapa alternatif!

    Pewarna Alami

    Jika kamu tidak memiliki pewarna di ruma (atau agak malas membelinya), kamu bisa membuat pewarna sendiri menggunakan beragam makanan dan rempah-rempah. Rebus kunyit, biji alpukat, bawang merah atau bawang bombay, dan kol dapat menghasilkan corak alami yang indah. Simak video berikut ini untuk melihat beberapa contoh dan mempelajari caranya.




    Pemutih

    Tips dari Cosmo: Jika kamu tidak ingin membuat pewarna alami, gunakan pemutih untuk menghasilkan efek acid-wash. Hal yang terbaik dari menggunakan pemutih? Kamu hanya perlu mencampurnya dengan air, jadi mudah untuk digunakan. Namun berbeda dari pewarna, kamu harus menunggu sekitar delapan hingga 10 menit untuk melihat efeknya.

    Tonton video berikut ini untuk melihat cara menggunakan pemutih untuk membuat motif tie-dye.



    Hasil acid-wash akan tampak sangat jelas pada bahan berwarna gelap, seperti denim berwarna tua, serta kaos jersey dan kain rajut, tapi bisa juga muncul pada bahan yang lebih terang, menghasilkan efek yang lebih halus.




    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan US / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Shamira Natanagara / Ed. / Opening image: Joshua Stitt on Unsplash / Tutorial images: Isabella Hanna / Cosmopolitan US)