Lifestyle

Arisan Karya, Gerakan untuk Mendukung Komunitas Seni Lokal

  by: Givania Diwiya Citta       22/5/2020
    • Inisiasi “Arisan Karya” yang digagas Museum MACAN ini bertujuan untuk mendukung komunitas seni Indonesia saat pandemi.
    • Arisan Karya mengajak penikmat seni untuk berbagi semangat dengan komunitas seni lokal lewat menikmati karya, dan berbagi ilmu kreatif dari perupa.


    Pada masa-masa krisis pandemi COVID-19 di Indonesia, rasanya selalu ada cara untuk saling menguatkan satu sama lain, tak luput pada bidang seni kreatif, di mana tak sedikit pula komunitas seni yang menjadi terdampak akibat ruang berkarya yang menjadi terbatas. Inisiasi bertajuk “Arisan Karya” pun digagas oleh Museum MACAN untuk menggugah semangat komunitas seni, terutama yang berkaitan dengan museum, selama masa-masa menantang ini. 





    Program ini akan mengumpulkan dana untuk perupa Indonesia dari berbagai latar belakang, sebagai suntikan semangat saat melewati periode yang tak menentu ini. Tapi lebih dari itu, perupa yang berpartisipasi dalam ‘arisan’ ini akan membuat materi online berupa tips berkarya, ataupun tutorial dan berbagai info kreatif yang nantinya akan dibagikan pada publik. Seperti hubungan timbal balik antar komunitas seni dan publik, yang seluruh manfaat positifnya bisa dirasakan oleh kedua belah pihak lewat saling memberi.



    Study of Movement - Melati Suryodarmo


    Seperti arti dari ‘arisan’ dalam budaya kontemporer Indonesia, di mana kegiatan sosial untuk berkumpul bulanan dilakukan, para pesertanya akan menabung sekaligus membagi tabungan tersebut dengan anggota yang sedang memiliki kebutuhan lebih pada bulan tersebut. Begitu pula Arisan karya yang dirancang untuk memotivasi pergerakan seni sekaligus bertujuan untuk menggalang dana bagi komunitas seni lokal. 





    EVERYTHING IS PERSONAL SERIES - Annisa Rizkiana Rahmasari


    Perupa yang masuk menjadi anggota dalam Arisan Karya akan mengirimkan karyanya yang bisa berupa lukisan, patung, karya cetak, atau fotografi, sementara masyarakat publik bisa berpartisipasi memberi dukungan lewat membeli kupon bernomor seharga 1 juta rupiah. Kupon bernomor tersebut lantas akan dicocokkan dengan nomor karya seni dari para anggota perupa, yang akan dipublikasikan dalam sesi Ungkap Karya di Instagram Live @museummacan dan @shopatmacan_id. Masyarakat yang telah membeli kupon tersebut pun akan mendapatkan satu karya untuk setiap kupon yang dibeli.



    Stay at Home - Tisna Sanjaya


    Program Arisan Karya akan diadakan dalam tiga ronde, yaitu pada bulan Mei, Juni, dan Juli, seperti untuk ronde pertama yang akan digelar pada 20 hingga 28 Mei 2020. Semua karya yang akan diungkap pun bersifat misterius, jadi akan terasa mengejutkan apakah sang pendukung membeli karya seni hasil perupa senior ataupun bintang baru di dunia seni rupa tanah air! Psst, ada 300 karya yang telah terdaftar dalam Arisan Karya, lho, beberapa di antaranya adalah karya dari perupa Melati Suryodarmo, Saleh Husein, Tisna Sanjaya, Ika Vantiani, hingga Agus Suwage. Panggilan terbuka untuk perupa di seluruh Indonesia pun telah dilakukan oleh Museum MACAN, dan Cosmo tak sabar untuk melihat undian pertama arisan ini!


    (Givania Diwiya / Images: Dok. Museum MACAN)