Lifestyle

13 Film Klasik Terbaik Sepanjang Masa untuk Ditonton Ulang

  by: Givania Diwiya Citta       23/5/2020
    • Dampak kondisi pandemi COVID-19 di Indonesia membuat perayaan momen lebaran tetap #DiRumahAja.
    • Saat lebaran #DiRumahAja, habiskan waktu bersama orang terdekat untuk menonton kembali 13 daftar film klasik ini.


    Film klasik terkadang bisa menggoda kita untuk menontonnya, baik untuk yang pertama kalinya atau untuk yang kesekian kalinya. Tak perlu usaha berlebih, film-film klasik yang ada dalam daftar ini pun tersedia untuk ditonton di Netflix, lho. Dan untuk momen lebaran #DiRumahSaja, kenapa tidak coba maraton menontonnya dengan orang-orang rumah, atau secara virtual dengan orang-orang terdekat kamu di mana pun kalian berada? Izinkan Cosmo memberi rekomendasi filmnya, oke.




    Pertama-tama, Cosmo ingin mengingatkan pada pada Gen X dan milenial yang membaca artikel ini: Banyak film “klasik” di sini merupakan dari era ’80an, bahkan beberapa merupakan dari era ’90an. Hei, film-film dari era itu sudah tergolong klasik, lho! Terima saja perjalanan waktu yang sudah jauh kita lalui ini. 


    Back to the Future (1985)


    Film klasik yang satu ini tak pernah lekang waktu untuk menghibur kita. Siapa lagi remaja yang bisa berteman dengan seorang ilmuwan gila tanpa diawasi oleh orangtuanya?


    Ferris Bueller’s Day Off (1986)


    Masih tentang para remaja yang tak diawasi orangtuanya, film komedi dari John Hughes ini juga sukses mengocok perut, dan Cosmo jamin ini 100% klasik.


    Groundhog Day (1993)


    Menjalani berulang-ulang hari yang sama lagi dan lagi, sebenarnya sudah menjadi cerita umum yang pernah digarap berbagai acara televisi, film aksi, film horor, bahkan musikal Broadway. Tapi Groundhog Day tetaplah juaranya, tak ada yang bisa menandinginya.


    Monty Python and the Holy Grail (1975)


    Film komedi klasik ini bahkan punya komunitas penggemar yang sangat berdedikasi, lho. Film ini sangat konyol, dijamin membuat kamu kewalahan untuk tak tertawa.


    Tootsie (1982)


    Dustin Hoffman berakting hebat dalam Tootsie, ia memainkan seorang aktor yang akhirnya mendapat pekerjaan saat ia menyamar menjadi seorang perempuan untuk bermain dalam sebuah opera sabun.


    Indiana Jones and the Raiders of the Lost Ark (1981)


    Indiana Jones versi klasik yang dibintangi Harrison Ford sesungguhnya adalah sangat hot. Tidak ada yang boleh mempertanyakannya. Tonton saja sendiri.


    Taxi Driver (1976)




    Tak bermaksud bertaruh di momen lebaran, tapi hampir semua laki-laki yang kamu kenal pasti setidaknya pernah melakukan impresi dari adegan dalam film ini.


    Chitty Chitty Bang Bang (1968)


    Jika Mary Poppins adalah musikal paling populer dari Dick Van Dyke, maka Chitty Chitty Bang Bang adalah karya klasiknya yang paling eksentrik.


    The Wicker Man (1973)


    Maksud Cosmo bukan yang versi remake dengan Nicholas Cage ya, tapi film horor orisinalnya dari tahun ’70an yang membuat ritual Pagan tampak keren jauh sebelum film Midsommar muncul.


    The Natural (1984)


    Rindu menonton musim-musim olahraga baseball? Mungkin Robert Redford bisa membuat kamu ceria lagi di sini.


    Jerry Maguire (1996)


    Tidak ada yang lebih klasik dibanding dialog “you had me at hello” – siapa yang setuju?


    Willy Wonka and the Chocolate Factory (1971)


    Jika ada fakta bahwa versi remake dari film ini yang tak terlalu disukai oleh beberapa orang, maka ia membuktikan bahwa film ini adalah klasik yang jadi favorit banyak orang.


    First Wives Club (1996)


    Oke jika dari tadi lebih banyak energi pria dalam artikel ini, maka berikut adalah Diane Keaton, Goldie Hawn, dan Bette Midler yang akan mengisi ulang tenaga kamu untuk sebuah cerita komedi penuh balas dendam.


    (Artikel ini disadur dari cosmopolitan.com / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih Bahasa: Givania Diwiya / FT / Image: Dok. Cosmopolitan US / Leah Marilla Thomas)