Love & Sex

20 Tanda Kamu Cocok Menikah dengan Si Dia

  by: Givania Diwiya Citta       24/5/2020
  • Cosmo akan berasumsi bagi kamu yang memutuskan untuk klik artikel ini, mungkin kamu sedang berada pada tahap dalam hubungan di mana kamu tengah mempertimbangkan sebuah pernikahan. Manisnya! Mungkin kamu sudah bersama si dia untuk setahun atau lebih, mungkin juga kamu sudah mendapat tekanan dari para tante yang gemar mendorong kamu untuk menikah saat momen lebaran virtual ini.


    Apapun alasannya, Cosmo yakin pasti si dia memiliki kualitas yang setidaknya membuat kamu mempertimbangkan untuk menikah dengannya sedari awal. Entah karena ia punya tawa lucu sampai mendengkur, atau membelikanmu sebungkus ekstra kentang goreng meski kamu bilang kamu tak lapar, atau segera membalas pesan kamu tanpa membuat kamu khawatir terlebih dahulu, pokoknya semua hal-hal baik yang membuatnya tampak menjadi suami yang ideal.





    Tapi jika kamu mencari sebuah formula atau persamaan yang akan memudahkan kamu untuk menentukan apakah seseorang ini adalah jodohmu, kamu mungkin akan mendaftarkan diri ke kelas aljabar (...bukannya membaca artikel Cosmo ini).


    Mari kesampingkan semua klise, tapi memang diri kamu sendirilah yang bisa memutuskan apakah si dia ini merupakan orang yang pantas kamu nikahi. Jadi, meski ada tanda-tanda berikut yang mengindikasikan si dia bisa jadi jodohmu – baik sebagai suami atau kekasih untuk hubungan yang serius – namun tetap saja keputusannya bergantung pada bagaimana perasaanmu padanya. Coba cek daftar di bawah ini, dan lihat jika ada yang membuatmu mengangguk setuju.


    1. Ia membantu kamu membuang sampah makanan kalian. Mungkin kedengarannya aneh, tapi hal yang satu ini sangat bermakna. Terkadang hidup itu terdiri dari hal-hal kecil, jadi kalau ia meluangkan waktu untuk membantumu membereskan sampah makanan kalian, bayangkan juga berapa banyak hal yang dianggap remeh ini dilakukan olehnya, yang bahkan tak kamu sadari sebelumnya.


    2. Ia membelikanmu kaus kaki bergambar Corgi karena ia tahu itu adalah hewan favoritmu. Mungkin ini terdengar spesifik, tapi kamu pasti mengerti maksudnya. Ini merupakan pertanda bahwa ia mengingat hal-hal kesukaanmu meskipun laki-laki terkadang dilabeli sering lupa pada detail atau kurang peka pada kesukaanmu. Well, jika ia ingat, ia adalah pasangan yang layak dipertahankan.


    3. Ia peduli bagaimana kabar teman-temanmu. Ia cukup hapal nama teman-temanmu dan secara tulus mengikuti perkembangan tentang apakah kabar sahabatmu sukses menemukan pekerjaan baru setelah pandemi. Ia hanya ingin kamu dan teman-temanmu sama-sama bahagia.


    4. Kalian berhasil bepergian bersama tanpa terlalu sering bertengkar. Jika kalian bisa bepergian seharian penuh tanpa meneriaki pengguna kendaraan lain yang menyerobot, atau berdebat selanjutnya makan di mana, atau mengikuti rute mana yang paling tak macet, maka kalian punya suatu hubungan yang cukup mengesankan.



    5. Kamu bisa melihatnya terkagum dengan penampilanmu. Baik itu pada baju kerjamu, baju pestamu, atau baju rumahmu. Ia tetap akan menganggapmu sebagai perempuan paling seksi dan ia tak sungkan untuk mengatakannya padamu.


    6. Kalian berbagi nilai hidup yang sama. Mungkin kalian berdua menginginkan jenis hubungan yang sama, atau sependapat tentang program memiliki anak, atau tentang tujuan-tujuan kalian di masa depan. Mungkin kamu ingin tetap bekerja sampai usia 90, dan ia tetap akan menemanimu dan mendukungmu. Atau mungkin kamu ingin pensiun lebih cepat dan menyantap hanya sayuran sepanjang hidupmu, ia pun tak keberatan dengan hal itu.


    7. Ia kerap menceritakan tentangmu pada teman-temannya, rekan kerjanya, atau keluarganya. Karena ia bangga terhadap kamu dan karena ia menganggap kamu pasangan yang keren yang pernah ia temui. The boys, para rekan kerja, dan keluarganya jadi cukup tahu tentangmu bahkan sebelum kamu menemui mereka.


    8. Kamu terkadang mendengar keluhan teman kamu tentang kekasih mereka, tapi kamu tak merasakan hal yang sama. Kamu hanya akan menyimpan rapat-rapat dan tak membeberkannya pada the girls, bahwa kamu dan si dia sesungguhnya sangat menikmati mendiskusikan anime, game, dan manga terbaru… padahal temanmu baru saja mengeluh bahwa pasangannya tak menggubrisnya demi sebuah sesi game online.


    9. Ia adalah pendukung terbesar kamu. Ia percaya bahwa kamu bisa melakukan suatu proyek karena ia yakin pada kemampuanmu, dan bahkan membuat kamu percaya diri lagi saat kamu berada pada momen terendahmu.





    10. Kamu merasa nyaman untuk merencanakan hal-hal di masa depan bersamanya. Baik itu maksudnya kamu bisa membeli tiket konser untuk berdua saat sedang pre-sale tanpa khawatir apakah kalian akan putus sebelum konser itu terjadi. Kamu percaya pada si dia sepenuhnya, dan ia telah menjadi bagian dari masa depan kamu.


    11. Ia membuat sebuah pengorbanan untukmu, dan kamu pun melakukan hal yang sama. Pada hal sekecil apapun itu, kamu pasti tahu. Ini artinya kalian secara tulus ingin membuat satu sama lain bahagia.


    12. Ia tak berupaya untuk mengubah dirimu. Ia tahu semua hal-hal aneh yang kamu lakukan semisal saat kamu sedang capek ataupun cranky, dan ia baik-baik saja terhadap semua itu, bahkan kamu sendiri tak yakin apakah orang lain bisa menerima semua keanehanmu itu.


    13. Teman-temanmu bahagia untukmu dan hubunganmu. Setelah mengalami perjalanan panjang mengarungi berbagai hubungan dengan mantan-mantan buruk, temanmu kini merasa lega bahwa kamu sedang menjalin hubungan dengan seseorang yang sama baiknya denganmu. Sederhana, karena kebahagiaan inilah yang dinanti-nanti dari para sahabatmu untukmu.


    14. Kamu bisa benar-benar jujur padanya tentang apapun. Tak peduli kamu sedang sangat gelisah atau khawatir atau gugup atau takut, kamu tahu kamu bisa mengungkapkan semuanya padanya dan ia tak akan menghakimimu. Baik itu tentang fantasi terliar, atau curhatan bahwa kamu baru saja bertengkar dengan anggota keluarga; apapun.



    15. Ia adalah orang pertama yang ingin kamu beritahu saat suatu peristiwa keren/lucu/aneh terjadi. Biasanya kamu akan mengirim pesan pada sahabatmu tentang hal-hal ini, tapi sekarang kamu justru menemukan kenyamanan dan koneksi dari ‘sahabat baru’ pada diri si dia.


    16. Ia memanjakan kamu dengan guilty pleasure kamu. Ia tahu kamu suka bersantai mengenakan track pants sambil makan cake Funfetti seorang diri, dan bukannya hanya menerima perilakumu itu, ia justru membawakanmu satu cake itu ke rumahmu untuk kamu habiskan sendiri.


    17. Kamu ingin melindunginya. Meskipun sepertinya ia tak terlalu membutuhkan sebuah perlindungan, ya… tapi ini maksudnya kamu menyanyangi dirinya.


    18. Ia berargumen secara bijak. Ia tak langsung agresif marah ataupun mengeluarkan kata kasar, dan ia juga tak mengangkat kembali permasalahan dari masa lalu hanya untuk menyakitimu. Ia mungkin marah pada kamu, tapi ia juga ingin menyelesaikan masalah itu bersamamu, jadi kalian akan membicarakannya seperti pasangan dewasa yang saling mencintai satu sama lain.


    19. Ia punya kehidupan sendiri di luar hubungannya denganmu. Ia tahu bahwa kalian berdua bisa sangat produktif dengan pekerjaan masing-masing, tapi saat kalian sedang bersama, kalian seolah-olah bisa melupakan sisa keberadaan dunia yang lainnya.


    20. Kamu bisa bilang bahwa kamu kangen padanya saat ia sedang jauh, dan kamu sungguh-sungguh mengatakannya. Seperti, kamu bilang bahwa kamu berharap ia sedang ada di sini di dekatmu. Mungkin seperti masa-masa physical distancing ini… Mungkin artinya kamu menginginkan kehidupan yang ada dirinya di sampingmu sepanjang masa. Mungkin seperti itu.


    (Artikel ini disadur dari cosmopolitan.com / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih Bahasa: Givania Diwiya / FT / Image: Dok. Cosmopolitan US / Lane Moore & Taylor Andrews)