Lifestyle

Daftar Buku Self-Love untuk Dibaca Selama PSBB

  by: Givania Diwiya Citta       27/5/2020
    • Selama PSBB untuk melindungi diri dari virus Corona, kerap ada rasa kesepian yang dirasakan dalam diri.
    • Daftar buku bertemakan self-love berikut akan membuat kamu merasa nyaman lagi meski harus physical distancing dengan orang terdekat.


    Oke, dengarkan prinsip Cosmo: Cosmo percaya bahwa beberapa teman terbaik yang akan menemani kamu selama hidup, sesungguhnya adalah diri kamu sendiri. Tak ada yang akan mencintai kamu seperti caramu mencintai diri sendiri, dan self-love akan beriak pada setiap aspek dalam hidup kamu, membuat hidup lebih mudah dinikmati saat bisa meraih self-acceptance. Mungkin terdengar klise, tapi hal ini serius! Jika kamu sedang butuh pertolongan untuk mengumpulkan ‘nyawa’ untuk diri sendiri, untuk mengingatkan dan mengapresiasi diri sendiri, berikut adalah daftar buku self-love yang sangat inspiratif, yang akan membuat kamu ingin membacanya lagi dan lagi (atau meminjamkannya pada teman, karena mungkin mereka butuh sebuah pengingat juga).




    Buy Yourself the F*cking Lillies oleh Tara Schuster


    Pekerja eksekutif di sebuah TV, Tara Schuster, secara buka-bukaan bercerita tentang perjalanannya bertumbuh dalam buku witty ini – dan akan terasa relevan baik kamu sedang di usia 20an atau bahkan 50an – dan ia pun mengungkapkan “belajar mencintai diri sendiri dengan cara yang tidak cheesy-sampai-ingin-membuat-kamu-muntah.” Ia berbagi ritual hariannya yang membantunya mengasuh dirinya sendiri, dan menjadi ahli dalam self-love. (Opentrolley.id, harga: Rp457.000,-.)


    Untamed oleh Glennon Doyle


    Dikemas penuh dengan pelajaran hidup, memoar Glennon Doyle ini seperti mendorong kamu untuk mengabaikan ekspektasi dunia terhadap dirimu. Buku ini menceritakan tentang menerima seluruh aspek dalam hidup untuk bisa menjalani kehidupan sebagai seorang perempuan bebas di dunia yang modern ini. (Opentrolley.id, harga: Rp472.000,-.)


    Don’t Overthink It oleh Anne Bogel


    Perilaku overthinking tampak seperti tak bisa dikontrol, tapi Anne Bogel lewat buku ini akan memberitahu kamu bahwa sikap ini sesungguhnya bisa dihentikan. Dalam Don’t Overthink It, ia menawarkan strategi untuk membantu kamu menghadapi bimbangnya keputusan dan seluruh pertimbangan ‘bagaimana kalau...’ dalam skala besar maupun kecil. (Opentrolley.id, harga: Rp287.000,-.)


    You Were Born for This oleh Chani Nicholas


    Astrolog Chani Nicholas akan membawa kamu pada tiga bagian mendasar dalam birth chart kamu. Buku yang akan membuat kamu ketagihan membacanya ini secara esensial mengajarkan kamu untuk berhenti mencari validasi dari lingkungan, dan cobalah untuk meraih self-acceptance. Untuk bisa mencapainya, buku ini dilengkapi jurnal singkat nan padat, pertanyaan-pertanyaan untuk refleksi diri, dan dorongan emosional yang sesuai dengan astrologi kamu. (Bookdepository.com, harga: Rp333.045,-.) 


    The Self-Love Experiment oleh Shannon Kaiser


    Shannon Kaiser menuliskan pengalaman personalnya dalam belajar mencintai diri sendiri dan menemukan tujuan hidup setelah sembuh dari eating disorder, kecanduan obat, kelelahan sebagai budak korporat, dan depresi. Buku ini pada dasarnya akan mengajarkan kita tentang cara menempatkan prioritas pertama untuk diri sendiri, yang FYI, bukan merupakan hal yang egois! (Bookdepository.com, Rp256.057,-.)




    You Are a Badass oleh Jen Sincero


    Dalam 27 bab yang super singkat, penulis best-seller Jen Sincero menawarkan cerita-cerita inspiratif, nasihat solid, dan latihan sederhana untuk membantu kamu menangkap arti dari satu hal: Kamu adalah seseorang yang hebat. Pada akhir dari panduan how-to, kamu akan lebih mengerti tentang diri sendiri lebih baik, lalu belajar mencintai hal-hal yang tak bisa kamu ubah, dan tahu bagaimana untuk bertransformasi pada hal-hal yang bisa kamu ubah. (Mizanstore.com, harga: Rp67.150,-.)


    Big Magic oleh Elizabeth Gilbert


    Big Magic berfokus pada self-love lewat kreativitas. Dalam buku ini, Elizabeth Gilbert menyelami tentang asal muasal sebuah inspirasi. Ia mendorong pembaca buku ini untuk berkutat dengan yang mereka amat cintai dan merelakan seluruh ketakutan yang dimiliki, sambil berbelas kasih pada rasa penasaran dan mengikhlaskan penderitaan yang tak dibutuhkan. (Mizanstore.com, Rp30.000,-.)


    Unf*ck Yourself oleh Gary John Bishop


    “Inilah yang telah lama kamu lupakan: Kamu adalah makhluk penuh keajaiban,” tulis Gary John Bishop dalam buku straightforward yang berpusat pada dorongan untuk melampaui batasan-batasan yang diciptakan oleh diri sendiri. Di sini kita diingatkan lagi bahwa kadang kitalah yang menghalangi diri sendiri dari mendapatkan atau melakukan yang diinginkan. (Bookdepository.com, Rp196.181,-.)


    Year of Yes oleh Shonda Rhimes


    Ya, inilah karya Shonda Rhimes yang telah memberikan kita berbagai acara TV hebat seperti Grey’s Anatomy. Dalam buku ini, ia meluangkan satu tahun untuk berkata “iya” pada semua hal yang membuatnya takut. Memoarnya ini menceritakan pengalaman-pengalamnnya dalam setahun yang justru membantunya untuk mencintai dirinya sendiri dalam versi paling sejati. (Bookdepository.com, Rp147.486,-.)


    (Artikel ini diadaptasi dari Cosmopolitan.com / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih Bahasa: Givania Diwiya / Opening Image: Dok. Cosmopolitan US / Katie Czerwinski / Images: Dok. Goodreads.com)