Beauty

Tips Memilih Produk Pelembap untuk Kulit Berminyak

  by: Fariza Rahmadinna       30/5/2020
  • Memiliki jenis kulit yang berminyak bukan berarti tidak membutuhkan pelembap. Kamu wajib menggunakan produk pelembap yang diformulasikan khusus, sehingga dapat memberikan manfaat kepada kulit dan tentu saja, tidak membuat penampilan lepek. Lantas, bagaimana cara memilih pelembap yang tepat untuk kulit berminyak? Simak penjelasannya di bawah ini!




    Pentingkah menggunakan pelembab wajah untuk kulit berminyak?


    Jawabannya tentu saja penting! Perlu diketahui, banyaknya kadar minyak pada wajah tidak menjadi acuan tingkat hidrasi kulit. Minyak di wajah tidak selalu berfungsi melembabkan atau pun membuat kulit menjadi lebih sehat dan kenyal. Pada beberapa kondisi, kulit yang mengalami dehidrasi justru memproduksi lebih banyak sebum sehingga wajah menjadi semakin berminyak. Karena itulah, kamu membutuhkan pelembap untuk meningkatkan kadar air dan menyeimbangkan minyak di kulit wajah.  


    Faktor eksternal seperti; formula skincare, paparan sinar matahari, polusi, kurang minum air putih, kurang tidur, dan pola makan yang tidak seimbang dapat menghilangkan kelembapan dan elastisitas kulit, serta meningkatkan produksi minyak pada wajah. Hal ini tentu saja dapat membuat wajah terlihat semakin oily, kusam dan tidak sehat. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengaplikasikan pelembap yang diformulasikan khusus untuk kulit berminyak setelah membersihkan wajah untuk mengembalikan kelembaban kulit, menyeimbangkan tingkat pH, menutrisi kulit, dan menyeimbangkan kadar minyak pada wajah.


    Bagaimana cara memilih pelembap untuk kulit berminyak?

    Perhatikan Kandungan, Formula, dan Tekstur Pelembap


    Menurut American Academy of Dermatology (AAD), pemilik kulit berminyak sebaiknya memilih pelembap yang cepat menyerap, ringan, berlabel oil free, dan non-comedogenic. Pilihlah pelembap berbahan dasar air (water based) yang umumnya berbentuk gel atau lotion, karena lebih mudah menyerap dan terasa ringan di kulit wajah. Hindari pelembab bertekstur krim pekat karena akan membuat wajah terlihat semakin berminyak (oily). Dikutip dari Web MD, pelembap yang tepat bagi kulit berminyak yaitu pelembap yang mengandung Alpha Hidroxy Acid (AHA), seperti asam laktat atau asam glikolat, karena bersifat non-comedogenic atau tidak menyumbat pori-pori. Kandungan-kandungan tersebut dinilai efektif memberikan dan mempertahankan kelembapan kulit, tanpa menambah kadar minyak pada wajah.




    Selain itu, dikutip dari The Klog, menurut Joshua Zeichner, pelembap yang mengandung hyaluronic acid dapat memberi dan mempertahankan kadar air, serta dapat menyeimbangkan kadar minyak pada kulit wajah. Sederhananya, kandungan hyaluronic acid dapat membantu meningkatkan dan mempertahankan hidrasi, tanpa membuat kulit terlihat semakin berminyak. Oleh karena itu, selalu perhatikan kandungan pelembap yang tertera pada kemasan dengan teliti sebelum membeli produk.


    Pelembap yang Harus Dihindari untuk Kulit Berminyak


    Pelembap bertekstur krim pekat dan thick yang berbahan dasar minyak, lanolin, mineral oil, dan vitamin E sangat tidak disarankan untuk kulit berminyak. Hal ini karena semua kandungan tersebut berfungsi meningkatkan produksi sebum dalam kulit. Selain itu, sebaiknya kamu juga menghindari pelembap yang mengandung formula oklusif berat seperti petrolatum atau parafin, karena tak satupun dari kandungan ini bisa memberi kelembapan pada kulit wajah kamu yang cenderung berminyak.


    Itulah cara memilih pelembap yang tepat bagi kulit berminyak. Menggunakan pelembap yang tepat tentu dapat memberikan manfaat yang tepat pula bagi kulit wajah.


    (Fariza Rahmadinna / VA / Image: Dok. Maksim Goncharenok on Pexels)