Better You

Cara Menyiapkan Diri untuk Bangun Pagi dan WFH di Saat PSBB

  by: Givania Diwiya Citta       31/5/2020
    • Masa-masa belajar, bekerja, beribadah dari rumah belumlah usai saat kondisi pandemi ini.
    • Berikut cara untuk menyambung kesiapan dalam menyiapkan diri untuk bangun setiap hari.


    Ada dua jenis orang di dunia ini: Mereka yang snooze alarm hingga 20 kali sampai akhirnya bangun (seperti, ehm, Cosmo), ada juga mereka yang cukup set satu alarm dan bisa langsung… bangun? Seperti manusia super, ya.




    Tapi di masa-masa perpanjangan kondisi pandemi ini, tak ada yang kebal dari rasa sulit bangun. Kita pun tahu, bagaimana pertemuan Zoom untuk bekerja saja bisa membuat kita lelah, malah lebih lelah daripada menjalani pekerjaan dengan ritme biasanya.



    Tentu di sela-sela mengumpulkan energi, kamu bisa menyiapkan segelas kopi sambil menyambi tidur siang beberapa waktu, tapi kamu mungkin akan terjebak berjam-jam atau semakin susah tidur di malam hari. Namun hal ini juga membuat kita kerap gelisah karena mendesak diri untuk menyelesaikan semua pekerjaan yang ada.


    Jangan langsung panik untuk Googling ‘Bagaimana caranya bisa bangun secepat mungkin?’ atau ‘Bagaimana cara membangunkan otak?’ dan jangan sekali-kali terpikirkan untuk menyiram air dingin ke wajah sendiri, ya. Cosmo di sini untuk membantu kamu. Mulai dari aromaterapi hingga lampu terapi, berikut adalah 12 cara untuk menyiapkan diri bangun pagi dan mulai WFH.


    1. Siapkan cahaya matahari

    Kalau kamu merasa lelah, coba keluar dari rumah dan dapatkan cahaya matahari natural, ujar Whitney Roban, PhD, family, educational and corporate sleep specialist. Hal ini akan mencegah tubuh kamu memproduksi melatonin, hormon yang membuat kamu mengantuk.



    Therapy Lamp, Minleaf, bukalapak.com, harga: Rp855.000,-.


    Jika kamu lebih banyak terjebak di dalam ruangan, investasi sebuah lampu terapi yang mampu memproduksi cahaya mirip dengan sinar matahari, saran Joshua Tal, PhD, sleep psychologist basis New York City. Ritme tubuh kamu dalam merespons siklus tidur-dan-bangun secara alami, akan melihat cahaya tersebut sebagai tanda bahwa inilah saatnya untuk beraktivitas, dan berkata pada tubuh kamu untuk melepas hormon yang membuat kita terbangun seperti cortisol.


    2. Selalu hidrasi tubuh

    “Riset menyarankan bahwa hidrasi akan meningkatkan kesadaran, produktivitas, performa kognitif, serta kemampuan mengingat,” ujar Dr. Roban. Ini hal besar, lho, mengingat semua hal tersebut menurun saat kita merasa lelah.


    “Pada saat saya merasa lelah, saya sering sadar bahwa yang bisa meningkatkan energi hanyalah dua gelas air, meski saya sering tergoda untuk meminum satu gelas kopi saja,” tambah Alex Dimitriu, MD, double board-certified dalam psikiatri dan obat tidur, sekaligus pendiri dari Menlo Park Psychiatry & Sleep Medicine.



    Tumbler, 24Bottles, tokopedia.com, harga: Rp599.000,-.


    Siapkan satu botol air minum di meja sebagai pengingat bahwa kamu harus tetap terhidrasi. Ya, mungkin kamu jadi harus buang air kecil lebih sering. Tapi justru dengan bergerak ke kamar mandi, bisa menjadi cara bagus untuk membangunkan tubuh kamu juga, tambah Dr. Dimitriu.


    3. Rasakan stres

    Oke, perlu diakui ini bukanlah cara menyenangkan untuk terbangun, tapi ini bisa berhasil. Coba baca email yang mendesak pekerjaan kamu, atau pikirkan daftar tugas apa saja yang harus kamu selesaikan hari itu. Dengan melakukannya, ini akan meningkatkan level cortisol (ingat hormon yang membuat kamu terjaga seperti yang dibahas pada poin-poin sebelumnya?) dan membuat kamu jadi lebih waspada, ujar Dr. Tal. Tapi tolong jangan gunakan strategi ini jika kamu sedang berkutat dengan anxiety, oke?


    4. Sedikit berolahraga

    Berjalan kakilah sedikit atau lakukan jumping jacks untuk meningkatkan energi secara instan. “Saat kita berolahraga, tubuh kita melepas hormon seperti endorfin, dopamin, dan serotonin. Hormon itulah yang menurunkan stres, serta yang meningkatkan mood dan kesadaran kita,” jelas Dr. Roban. Tapi jangan lakukan lari atau angkat beban berat jika kamu sudah merasa lelah. Olahraga yang intens justru akan membuat kamu semakin lelah, ujar Dr. Tal. Psst, lain waktu, jika kamu merasa ngantuk, pertimbangkan ini sebagai alasan formal untuk tak pergi ke gym. Kembali kasih.




    5. Putarkan playlist favorit

    Bukalah Spotify, girls. Banyak studi yang telah menemukan fakta bahwa mendengarkan musik bisa meningkatkan fokus dan produktivitas, yang kemudian akan membantu kamu bertenaga hingga pukul 3 sore. Jika kamu ingin bangun lebih cepat, coba putar lagu seperti hard rock atau musik klasik, saran Dr. Tal. Kedua jenis musik ini bisa menstimulasi kepekaan kamu dan membuat kamu lebih waspada.



    Wireless Headphone, Defunc, jd.id, harga: Rp899.000,-.


    6. Minum bubbly drink

    Meminum minuman berkarbonasi seperti seltzer atau soda ternyata juga bisa menstimulasi kepekaan kamu, dan membantu tubuh untuk bangun, lho, seperti kata Dr. Tal. Tapi ingatlah, jika kamu memilih untuk minum soda, kamu pun harus mengelola konsumsi gula lainnya agar tetap seimbang dan tak mengonsumsinya secara berlebihan.



    Sparkling Juice, Coeur de Pom, happyfresh.id, harga: Rp105.200,-.


    7. Ambil napas yang dalam

    Uhm, solusi yang paling mudah, ya. Latihan pernapasan secara dalam selama dua sampai tiga menit bisa meningkatkan proses mengikat oksigen dalam sistem tubuh kamu, yang pada akhirnya akan membantu otak untuk tetap bangun, ujar Dr. Dimitriu. Udara segar juga amat membantu, jadi cobalah untuk sesekali keluar ruangan untuk bernapas dalam-dalam, tambahnya.


    8. Gunakan aromaterapi

    Cara lain untuk menstimulasi kepekaan dan meningkatkan kewaspadaan kamu adalah dengan mencium aroma menggugah seperti peppermint atau eucalyptus, ujar Dr. Tal. Coba sediakan essential oil roll-on, atau diffuser kecil yang imut di meja kamu untuk membantu kamu ‘terbangun’. Tapi sebagai info, ini bukanlah pendekatan yang paling didukung oleh sains, ujar Dr. Roban. Meski banyak orang bilang dengan mencium aroma peppermint dan eucalyptus bisa membuat mereka berenergi, tapi tak terlalu banyak juga data yang bilang bahwa hal itu berhasil.



    Essential Oil Roll-On, Eucalie, shopee.co.id, harga: Rp139.000,-.


    9. Ulangi sebuah mantra

    Ketika kamu lelah, percayalah bahwa fakta menanti-nanti waktu agar segera tidur lelap justru hanya akan membuat kamu semakin lelah, ujar Dr. Tal. Itu hanya berfungsi sebagai ramalan kamu untuk memenuhi kebutuhan diri. Tapi sekarang, ujarnya, cobalah temukan satu mantra semisal seperti ‘carpe diem’ atau ‘I’m gonna make today my bitch’ (oke, itu mantra Cosmo) yang akan membuat kamu fokus agar tetap terjaga. Mantra ini akan memainkan trik pada pikiran agar merasa siap saat nanti beristirahat, dan mendistraksi kamu dari fakta bahwa kamu tak merasa berenergi.


    10. Pilih satu distraksi seru

    Kamu diizinkan untuk scrolling di Instagram, memulai main puzzle baru, atau menonton beberapa video YouTube. Banyak kasus ketika kita merasa lelah, sebenarnya itu adalah karena kita merasa bosan, jelas Dr. Tal. Jadi, mengambil jeda waktu istirahat untuk melakukan hal yang kamu anggap seru atau relaks di antara sesi kerja atau belajar kamu, akan membantu kamu bertenaga kembali dan mendistraksi kamu dari merasa lelah. Tapi jangan bilang kalau kamu hanya akan menonton “satu episode saja” dari daftar serial maraton kamu, ya. Kita semua tahu apa yang akan terjadi nantinya.




    11. Beristirahatlah dari layar

    Terkadang, berlama-lama di depan layar bisa jadi tersangka kuat di balik kelelahan kamu. “Mata yang lelah bisa menyebabkan pusing dan kantuk,” ujar Dr. Roban. “Coba ambil jeda dari komputer agar kamu bisa merelaksasi mata dan otak.” Inilah kesempatan sederhana untuk pergi ke kamar mandi, atau menuju dispenser, atau sedikit jalan kaki mengelilingi rumah. Tapi tolong, jangan bawa ponsel bersamamu – yang kamu butuhkan adalah mengistirahatkan mata dari layar untuk beberapa menit.


    12. Meditasi

    Jangan khawatir, kamu tidak perlu bermeditasi dengan tema yang super berat, kok. Coba ikuti panduan meditasi dari YouTube atau aplikasi-aplikasi meditasi dengan tema ringan. Bermeditasi akan membantu kamu menjernihkan pikiran hingga kamu bisa fokus dan berkonsentrasi lebih mudah, yang pada beberapa waktu terasa sulit diraih saat kamu merasa letih, jelas Dr. Roban. Ditambah, meditasi akan membantu kamu tidur lebih baik saat malam hari agar kamu tak merasa lelah di hari berikutnya.


    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan.com / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih Bahasa: Givania Diwiya / Image: Dok. Cosmopolitan US/John Francis / Kara Cuzzone)

    tags: bangun pagi, wfh