Fashion

Serunya ke Brazil Bersama Havaianas dan Luna Maya

  by: Filisya Thunggawan       21/5/2020
  • Siapa yang tidak kenal dengan Havaianas? Oke, mungkin lebih tepatnya siapa yang tidak punya minimal sepasang Havaianas di rumah? Rasanya semua akan berujar, “Punya dong!” Tak heran, karena ini ialah brand flip flops yang paling digemari di dunia. Lalu bagaimana sebenarnya rubber flip flops yang lahir di Brasil pada tahun 1962 ini bisa mendunia dan jadi favorit, hingga bisa disebut sebagai fashion essentials? Well, Cosmo diajak mencari jawabannya lewat Havaianas Let’s Summer Trip bersama Luna Maya, di Brasil beberapa waktu silam.





    Cultural Experiences

    Perjalanan Cosmo dimulai dari São Paulo, kota terbesar di Amerika Latin ini juga dikenal sebagai cultural capital city of Brazil. Mulai dari teater, museum, institusi seni, hingga street art, mudah Anda temui di kota ini. Bahkan saat berjalan-jalan di kota ini, Cosmo disarankan untuk melihat sekeliling dengan seksama – karena ada graffiti di mana-mana! Jadi tak salah bila area pertama yang dituju ialah Beco do Batman, atau Batman’s Alley di area Vila Madalena. Dinamakan demikian karena pada tahun 80an terdapat gambar Batman yang terkenal di gang ini, yang bikin sepanjang jalan jadi diramaikan dengan graffiti dari pelajar seni hingga street artists. Ini bikin kota yang terkesan abu-abu, karena mayoritas gedung di sini berwarna tersebut, jadi penuh warna dan bentuk! Banyak budaya menarik di São Paulo, salah satunya ialah kebiasaan para Paulistanos – sebutan untuk orang São Paulo – menikmati pizza khas mereka spesifik di hari Minggu malam.



    Conceptual Store

    Keesokan harinya, Cosmo diajak ke Rua Oscar Freire, area pusat perbelanjaan elit di São Paulo di mana Havaianas Flagship Store berada. Flagship store yang didesain oleh Brazilian awarded architect, Isay Weinfeld ini memang menarik. Mengambil inspirasi dari street markets, sebagai refleksi dari gaya hidup dan budaya lokal. Dari luar, store ini berbentuk kotak putih dengan dinding rata dan terbuka ke area mezzanine yang berfungsi sebagai balkon. Anda harus masuk dan mengintip ke bawah untuk menemukan area yang lapang untuk berbelanja. Sampai di bawah, Anda akan melihat beberapa stall dengan desain flip flops yang sangat beragam. Sebagai hometown Havaianas, tentu saja di sini Anda bisa menemukan koleksi lengkap selain sandals dan flip flops. Beberapa koleksi yang belum ada di Indonesia seperti apparels, espadrilles, dan aksesori seperti tas pantai dan sunglasses memperlihatkan bagaimana Havaianas memposisikan brand-nya di dunia fashion tanpa kehilangan soul-nya. Beberapa koleksi sandals maupun flip flops yang lebih fashion - semisal dengan aksentuasi glitters, Swarovski, hingga kolaborasi dengan high end fashion brand seperti Saint Laurent dan Charlotte Olympia – rasanya tidak pernah meninggalkan kelebihannya sedari awal: functional, durable, and comfortable. Bila Anda belum tahu, di tahun 1999 desainer Jean Paul Gaultier membuat para modelnya mengenakan flip flops pada New York dan Paris catwalks – sejak itu brand ini langsung jadi incaran para fashionista!





    Beach Vibes

    Yang juga ditunggu-tunggu dari trip ini: Rio de Janeiro! Seaside city yang mendunia ini memang tidak salah bila jadi destinasi impian kebanyakan orang. Pesisir pantai yang panjang – Anda pasti familier dengan pantai Ipanema dan Copacabana – bikin suasana kota ini sangat relaks dan menyenangkan. Cosmo menginap di area Leblon yang trendi dengan pantai yang lebih sepi. Psst, bisa jadi pilihan tepat next time Anda berencana mengunjungi Rio. Selain menikmati pantai, selama di Rio tentu saja Cosmo berkunjung ke patung Christ the Redeemer yang jadi icon kota ini, serta menaiki cable cars menuju puncak Sugarloaf Mountain untuk melihat pemandangan matahari terbenam yang sangat indah. Dan tak lupa, menikmati malam layaknya orang Brasil dengan menonton pertunjukan musik Samba sembari menyesap caipirinha – Brazil’s national cocktail.



    Explosion of Colors

    Setelah melihat flagship store di São Paulo, tentu Cosmo jadi penasaran dengan concept store Havaianas di area Ipanema. Meski sama-sama didesain oleh Isay Weinfeld, tapi dua store ini sangat berbeda. Bila yang satu didominasi warna putih, concept store di Rio ini terlihat seperti ledakan warna. Terdapat empat lantai yang masing-masing diisi dengan kategori berbeda. Yang sangat unik, pada sisi dinding setiap lantai terdapat ribuan – sekitar 2700 flip flops aneka warna seperti gradasi pelangi yang cantik. Tak heran bila spot dinding ini jadi area foto favorit para pecinta Havaianas saat berbelanja di sini. Mengunjungi dua kota negara asal Havaianas bikin Cosmo semakin memahami mengapa brand ini sukses jadi flip flops kesayangan banyak orang di seluruh dunia. Kenyamanan, gaya, durability, dan terutama esensi yang sedari awal hingga sekarang masih menjadi pegangan utama Havaianas: freedom and joy! Also, the emotional connection – karena Cosmo yakin setiap dari Anda punya cerita sendiri mengenai sepasang Havaianas favorit.    


    (Filisya Thunggawan / Images: Dok. Havaianas / Layout: Severinus Dewantara)