Beauty

7 Kesalahan Menggunakan Sunscreen Yang Perlu Kamu Hindari!

  by: Astriana Gemiati       3/5/2021
  • Semenjak seluruh internet menjadi bencana dengan Gwyneth Paltrow mengenai sunscreen —dia menerapkan SPF-nya seperti blush on dan highlighter— semua orang mulai memeriksa tiga kali kebiasaan tentang sun protection mereka sendiri. Prioritasnya tentu saja, adalah menyingkirkan semua kesalahan sunscreen yang mungkin kamu buat secara tidak sengaja. Dan, jika kamu terus menggulir, itulah yang akan Cosmo bantu lakukan, plus memberi kamu beberapa pengetahuan SPF yang lebih penting!


    via GIPHY






    Ini dia 7 kesalahan sunscreen yang mungkin pernah kamu buat

    1. Sunscreen kamu tidak menawarkan perlindungan yang memadai.

    Pada akhirnya, memakai sedikit sunscreen lebih baik daripada tidak sama sekali. Tetapi jika kamu ingin terlindungi semaksimal mungkin dari sinar matahari, kamu pasti perlu lebih cermat saat memilih produk. Singkatnya, periksa label produk tersebut!

    Untuk mendapatkan perlindungan yang memadai, American Academy of Dermatology merekomendasikan penggunaan tabir surya setidaknya SPF 30 setiap hari untuk memblokir 97 persen sinar UV. Produk ini juga harus memiliki perlindungan spektrum yang luas, yang berarti dapat melindungi kamu dari sinar UVB (pembakaran) dan UVA (penuaan).

    Bahkan ketika kamu hanya tinggal di dalam ruangan, para ahli di Skin Cancer Foundation merekomendasikan untuk memakai SPF 15  spektrum luas atau lebih tinggi setiap hari untuk melindungi diri kamu sendiri —bagaimanapun juga jendela tidak dapat melindungi kamu dari sinar UVA.


    2. Kamu tidak menggunakannya dengan cukup.

    Bahkan jika kamu menggunakan sesuatu dengan SPF 50 (atau bahkan 100), kamu masih bisa mendapatkan kerusakan akibat sinar matahari jika kamu tidak cukup mengaplikasikannya. Tidak seperti produk perawatan kulit kamu yang lain, kamu membutuhkan lebih banyak tabir surya daripada yang kamu kira. Kita membutuhkan setidaknya dua miligram tabir surya per sentimeter persegi kulit kita —jauh lebih banyak daripada titik kecil.

    Menurut AAD, kita membutuhkan satu gelas penuh sunscreen untuk menutupi seluruh wajah dan tubuh dengan benar. Ini sekitar seperempat sendok the untuk wajah kamu (atau sekitar dua jari penuh), dan setengah hingga sepertiga sendok the untuk wajah serta leher kamu. Jangan lupa untuk mengaplikasikannya ke telinga kamu juga!


    Photo: YOUTUBE/DOCTORLY


    3. Kamu tidak memakai sunscreen di dalam ruangan.

    Apa yang baik dari tinggal di dalam adalah bahwa dinding, jendela, dan atap mencegah kamu dari sengatan matahari berkat sinar UVB. Namun hal-hal ini tidak melindungi kamu dari sinar UVA yang merupakan jenis radiasi UV yang dapat melewati permukaan buram seperti hantu perusak kulit tanpa henti. Jadi, meski tidak menyebabkan kulit terbakar, paparan sinar UVA memang menyebabkan kerusakan signifikan yang pada dasarnya menurunkan kesehatan kulit kamu dan menyebabkan penuaan dini. Tambahkan kerusakan itu dari blue light dan indoor lighting yang juga terakumulasi sepanjang hidup kita. Jadi ya, para ahli tidak melebih-lebihkan ketika mereka mengatakan kita harus memakai tabir surya di dalam ruangan setiap hari, apapun musimnya untuk melindungi kulit kita.


    4. Kamu tidak melindungi seluruh tubuh kamu.

    Tahukah kamu bagaimana kita semua tanpa sengaja melewatkan beberapa titik saat membersihkan rumah? Ini juga bisa terjadi dengan sunscreen. Banyak orang cenderung mengabaikan telinga, kelopak mata, kulit kepala (terutama bagi orang yang botak), tangan, dan kaki saat mengoleskan SPF, yang menjadikan beberapa area ini hotspot untuk sengatan matahari dan bahkan kanker kulit. Jika mengoleskan tabir surya pada semua area tersebut tampaknya terlalu merepotkan, kamu dapat melindunginya dengan membawa payung atau menggunakan baju lengan panjang, celana panjang, topi bertepi lebar, dan kacamata hitam.

    via GIPHY




    5. Tidak menggunakan produk yang tepat untuk jenis kulit kamu.

    Dengan banyaknya tabir surya yang diformulasikan secara elegan yang tersedia saat ini, menemukan jenis yang tepat sesuai jenis dan kebutuhan kulit kamu lebih mudah dari yang kamu kira. Bukan penggemar tampilan yang berminyak? Coba formula mattifying atau lebih ringan. Tabir surya membuat kamu kering? Gunakan SPF bebas alkohol atau pelembap. Tidak suka terlihat lebih putih? Pilih tabir surya berwarna atau yang memiliki filter UV kimia. Easy peasy! Sekarang memakai tabir surya setiap hari akan sangat mudah dan menyenangkan.


    6. Kamu tidak mengaplikasikannya kembali.

    Sama seperti foundation atau face powder, sunscreen memudar sepanjang hari dan perlu dioleskan kembali agat tetap efektif. Idealnya, kamu harus mengaplikasikan lapisan baru setiap dua jam, terutama jika kamu berpergian. Menggunakan lapisan kedua di atas lapisan pertama kamu sebelum melangkah keluar bahkan telah terbukti meningkatkan perlindungan kamu. Namun, jika itu tidak memungkinkan, kamu dapat menyentuh dengan sesuatu yang lebih nyaman seperti face powder dengan SPF atau sunscreen berjenis spray —karena sekali lagi, sedikit lebih baik daripada tidak sama sekali.


    7. Kamu tidak memakainya setiap hari.

    Dari semua yang Cosmo katakan di atas, aman untuk menyimpulkan bahwa tabir surya bukanlah produk perawatan khusus sekali seminggu kamu. Ini dimaksudkan untuk digunakan setiap hari dan manfaat jangka panjangnya hanya akan tersedia bagi kamu dan jika menerapkannya dengan cara yang benar sebagai kebiasaan. Dan, manfaatnya, yang Cosmo maksud bukan hanya memperlambat penuaan kulit. Tujuan utama tabir surya adalah mempertahankan fungsi kulit kamu selama mungkin karena radiasi UV pasti akan melakukan hal yang sebaliknya.







    (Artikel ini disadur dari www.cosmo.ph  / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Astriana Gemiati / Image: [email protected], GIPHY.com )