Better You

Manifestasi 369: Pengertian dan Alasan Kamu Harus Melakukannya

  by: Redaksi       10/5/2021
  • Oh, TikTok! Tolong berhenti mengenalkan tren well-being yang aneh (dan menakjubkan) pada kita! Dari tren yang agak biasa seperti tes kepribadian berdasarkan warna favorit, hingga splinting (saya tidak akan membahas ini sekarang…), bahkan hingga tip yang benar-benar membantu untuk menenangkan rasa gelisah. Sepertinya tidak ada hari yang membosankan di aplikasi ini.

    Belakangan, aplikasi berbasis video pendek satu ini sedang banyak membicarakan tentang metode manifestasi 369, di mana para ahli mendeskripsikan metode ini seperti perpaduan antara prinsip dalam buku The Secret (buku best-selling yang dijamin penuh oleh para CEO di Silicon Valley) dan Law of Attraction (pseudoscience yang mengklaim bahwa dengan mempraktikkan pikiran positif atau negatif akan membawa dampak tersebut ke hidupmu). Untuk lebih memahami tren ini, sangat penting untuk mengerti dasar dari apa itu kegiatan “manifestasi”. “Manifestasi pada dasarnya adalah menciptakan sesuatu yang nyata, melalui pikiran positif, keyakinan, niat dan tindakan,” jelas Ingrid Asoni, pendiri Consciously Connected Travel (dan ahli dari segala hal yang berhubungan dengan well-being).



    “Manifestasi tidak hanya sebatas memikirkan apa yang kamu mau, kamu juga harus bersikap proaktif dalam kehidupan - menjadi energetik dan aktif - sehingga dapat merefleksikan hasrat positif yang kamu manifestasikan.” Sedangkan untuk pengertian dari metode manifestasi 369 sendiri Asoni menerangkan, “Metode ini adalah gabungan dari The Secret dengan teori dasar dalam The Law of Attraction. Prinsip yang sederhana dalam The Law of Attraction berpusat pada pemikiran bahwa apa yang kamu keluarkan pada akhirnya akan kembali lagi pada dirimu.”

    Ia menambahkan, “Konsepnya adalah, jika kamu memfokuskan pikiran, niat, dan aksimu dalam cinta, harmoni, hal positif, dan segalanya yang berhubungan dengan itu, maka kamu akan mendapat hal baik kembali.” Jadi, kamu tidak bisa hanya berpikir ingin menjadi seorang miliarder, tetapi kamu bisa menghabiskan waktumu untuk memikirkan bagaimana kamu bisa mencapai tujuan itu untuk mengembangkan diri sendiri.


    Asoni yang menawarkan kelas untuk belajar manifestasi sendiri menjelaskan bahwa metode manifestasi 369 berpusat dengan angka dan peluang serta kekuatan dan signifikansi dari angka-angka yang menyimpan arti secara spiritual dan astrologi. Ketika melihat metode manifestasi 369, misalkan, angka tiga seringkali diasosiasikan dengan hubungan antara manusia dengan dunia dan yang menguasainya,” jelas Asoni. “Sedangkan angka enam mencerminkan kekuatan dalam diri kita dan angka sembilan menggambarkan pelepasan energi, pertumbuhan, dan perubahan yang memungkinkan kita untuk ikhlas, menyembuhkan, bergerak dari masa lalu, dan pulih dari luka lama.” Di mana semua itu adalah hal-hal yang saling terhubung untuk mewujudkan jalanmu menuju masa depan yang lebih baik.

    Orang-orang dapat memfokuskan manifestasi mereka terhadap apapun. Dari meningkatkan kepercayaan diri, mendapat kesuksesan dalam kehidupan percintaan, hingga meningkatkan kekayaan yang mereka miliki - yang mana semua orang di TikTok mengatakan telah berhasil mereka capai. Beberapa dari mereka bahkan berkata bahwa metode ini telah mempertemukan mereka kembali dengan mantan kekasih dan teman lama dengan menuliskan nama mereka sebanyak tiga kali, niat mereka selama enam kali, dan sebuah aksi untuk mewujudkannya selama sembilan kali (Contoh: Steve 3 kali, akan kembali berpacaran 6 kali, dan dia akan mengirim pesan duluan 9 kali).

    Dalam beberapa bulan terakhir, bukan hanya metode manifestasi 369 yang popularitasnya melonjak. Statistik menunjukkan terdapat peningkatan sebesar 15.492% dalam penelusuran Google untuk "metode manifestasi" dalam satu tahun terakhir.




    Bagaimana cara untuk melakukan metode manifestasi 369 ini?

    Memulai metode manifestasi 369 cukup sederhana. Menurut penjelasan Asoni, “Hal pertama yang kamu lakukan di pagi hari setelah mematikan alarm adalah menuliskan apa yang berusaha kamu manifestasi sebanyak tiga kali, lalu di siang hari ulangi hal ini sebanyak enam kali, dan lakukan kembali sebanyak sembilan kali di malam hari sebelum tidur. Pengulangan yang konsisten, frekuensi, dan niat yang besar akan mulai tertanam dalam dirimu dan pada akhirnya kamu akan melakukan apa yang kamu tuliskan.”

    Namun, para pengguna TikTok banyak yang melakukan metode ini dengan cara yang berbeda (seperti yang dijelaskan sebelumnya ketika ada yang memanifestasikan kembali berhubungan dengan mantan pacarnya). Jadi, yah, pengertian dari metode ini sebenarnya sedikit fleksibel. Asoni setuju bahwa pada dasarnya segala hal yang dilakukan secara konsisten dan berulang dalam suatu periode waktu tertentu akan membantu untuk menumbuhkan rasa tenang, tujuan, dan kenyamanan dalam tindakan yang dilakukan. “Hal ini juga mendorong terciptanya elemen keseimbangan dan konsistensi dalam sumber energi yang ada dalam dirimu,” jelasnya.

    “Elemen-elemen itu akan membantumu merasa lebih baik, lebih produktif, dan memiliki kejelasan dalam menyelesaikan kegiatan serta tantangan sehari-hari. Menumbuhkan sebuah 'ruang' harmoni dalam diri sendiri akan menciptakan sebuah dampak snow ball yang positif secara eksternal.” Ia juga menyarankan untuk melakukan kegiatan ini di waktu yang sama setiap harinya, setelah sesi meditasi singkat yang akan membantu untuk menenangkan tubuh dan pikiran serta membersihkan seluruh hambatan yang ada pada ruang harmonimu. Hal ini dilakukan agar apa yang kamu manifestasi bisa terwujud lebih cepat. “Manifestasi akan bekerja dengan baik ketika pikiranmu sedang jernih. Melakukan meditasi akan membantumu untuk mencapai hal tersebut.”

    Sedangkan, terkait alasan kenapa metode manifestasi memiliki popularitas yang terus meningkat beberapa waktu belakangan, Asoni percaya hal ini terjadi karena keberadaan pandemi menimbulkan kekhawatiran dan rasa ingin mencari stabilitas dalam keadaan yang tidak menentu pada setiap orang. “Dalam situasi seperti ini, orang-orang akan mencari sebuah tempat yang aman di mana mereka dapat merasa terkendali dan nyaman dengan segala yang terjadi di sekitar mereka.”

    Jadi begitulah, sederhana dan mudah dimengerti. Sampai jumpa di pertemuan keren selanjutnya, ya!




    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan UK / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Nabila Nida Rafida / EDT: DA / Image: Dok. Lesly Juarez on Unsplash)