Beauty

Memiliki Aroma Mewah & Memikat, Parfum Serge Lutens Hadir Di Jakarta

  by: Astriana Gemiati       11/5/2021
  • Mengawali karir sebagai penata rambut dan berkolaborasi dengan banyak media ternama hingga pertemanannya dengan Christian Dior, Serge Lutens memiliki karir yang cukup cemerlang. Walaupun masa kecilnya tidak memiliki kehidupan normal seperti keluarga lainnya, namun Serge Lutens memiliki banyak impian untuk mewujudkan semuanya. Seperti salah satunya ia pernah menjabat sebagai International Director untuk rumah mode Christian Dior, di mana Lutens menjadi otak terciptanya first makeup collection dari label tersebut. Perjalanannya menjadi penata rambut, fotografer, hingga makeup artist, pada tahun 1980 Lutens pun dilirik oleh label kosmetik asal Jepang, Shiseido untuk menjadi creative director dalam membantu mengembangkan citra dari label tersebut di Eropa dan Amerika. Hingga akhirnya menghantarkan pada kesuksesan, pada tahun 1982 untuk pertama kalinya Serge Lutens dipercaya untuk menciptakan parfum pertamanya bernama Nombre Noir. 





    Kisah Personal di Setiap Parfum Serge Lutens 

    Tidak hanya menciptakan parfum dengan aroma memikat, setiap wewangiannya karya Lutens memiliki kisah personal di setiap produknya. Seperti Féminité du Bois (1992), yang merupakan menjadi parfum unisex pertama yang diluncurkan. Lalu, ada Ambre Sultan (1993) yang terinspirasi dari box yang ditemukan di dalam rumah Maroko, di mana di dalamnya terdapat amber yang sangat harum hingga akhirnya ia menciptakan aroma tersebut dan memberikan nama yang sama. Ada juga parfum L’opheline, yang memiliki aroma powdery yang subtle dengan sentuhan musk membawa cerita tentang masa kecil Lutens yang cukup kelam. Oh.. ada juga parfum dengan aroma rempah yang cukup intens bernama Five O’clock au Gingerembre, yang terinspirasi dari waktu favorit Lutens ketika berada di Inggris pada pukul 5 sore, di mana Lutens sedang menikmati secangkir teh hangat dan kue jahe favoritnya. Hingga saat ini Surge Lutens sudah menciptakan 68 parfum. 




    Selain itu, setiap parfum Lutens juga memiliki quotes-nya masing-masing sehingga setiap aromanya memiliki sentuhan personal. Sebut saja salah satunya untuk Féminité du Bois dengan quotesThis scent expresses the masculine side of femininity and vice-versa”, sedangkan untuk parfum Fleures d’oranger memiliki quotesIt’s within us”. Wow!


    Pada akhir tahun 2000, Shiseido Company melihat kehebatan Serge Lutens hingga akhirnya memutuskan untuk membuatkannya label dengan namanya sendiri bersamaan dengan butik pertamanya di Paris untuk memajang semua karya Lutens. 


    Lini Makeup Serge Lutens




    Menghadirkan koleksi makeup high end, produk makeup Serge Lutens sendiri diluncurkan pada tahun 2005. Walaupun belum memiliki banyak varian produk namun semua produk makeup Serge Lutens cukup mewakilkan apa yang diperlukan untuk kebutuhan merias. Seperti produk complexion, eyeshadow, lipstik, blush one, maskara, hingga eyeliner. Lutens yang pernah berprofesi sebagai makeup artist —dan, masih hingga sekarang jika diperlukan— menganggap bahwa wajah adalah kanvas dalam menciptakan sebuah seni. 



    Hmm.. tertarik untuk mencobanya, Cosmo babes?


    Semua koleksi parfum dan produk makeup Serge Lutens sudah tersedia di Seibu, Grand Indonesia, Jakarta pada akhir bulan Mei 2021 ini.




    ( Astriana Gemiati / Image: Dok. Aroma Abadi / Layout: Rhani Shakurani )