Beauty

Meja Rias Berantakan? Ini Tips Merapikan Produk Makeup Dan Skincare

  by: Fariza Rahmadinna       27/5/2021
  • Can’t get enough of beauty product? Me too. Setiap melihat rekomendasi produk lipstick atau serum retinol yang sedang happening, Cosmo selalu tertarik untuk langsung mencari tahu ke halaman website-nya dan berakhir di keranjang belanja. Akibatnya, meja rias semakin penuh dan berantakan, bahkan produk yang sudah tersimpan lama menumpuk begitu saja. Uh, oh!


    But don’t worry girls! Cosmo akan berbagai sejumlah tips untuk mengorganisir produk kecantikan yang kamu miliki agar meja rias tetap terlihat rapi.




    1. Singkirkan produk kedaluwarsa



    Menurut seorang ahli kosmetika, Ron Robinson, bahan aktif dan pengawet dalam produk kecantikan tidak lagi bekerja efektif usai melewati batas kedaluwarsa. Artinya, semakin besar kemungkinan untuk kotoran dan bakteri menempel pada produk, dan semakin besar pula risiko kulit mengalami iritasi atau infeksi dari reaksi kimia produk yang sudah rusak.


    Sebagian besar label produk kecantikan tidak mencantumkan produk kedaluwarsa seperti makanan. Jadi bagaimana cara mengetahuinya? Biasanya tertera simbol angka dalam hitungan bulan seperti ‘3M’, ‘8M’, ‘12M’. Itu artinya produk sebaiknya hanya digunakan 3 bulan, 8 bulan, atau 12 bulan setelah kemasan dibuka.


    Lalu bagaimana jika tidak ada simbol sama sekali? Catat ini, ya girls! Umumnya, produk kecantikan yang diaplikasikan di area mata harus segera diganti dengan yang baru setelah 3 hingga 6 bulan. Produk yang diaplikasikan pada bibir harus segera diganti setelah 12 bulan. Produk yang diaplikasikan pada wajah, baik itu berbentuk cair atau krim (seperti foundation dan cream blush) dapat bertahan selama setahun setelah produk dibuka. Sedangkan produk dengan powder formula dapat bertahan selama 18 bulan setelahnya.


    2. Singkirkan produk jika tekstur dan aromanya berubah


    Meskipun tanggal kedaluwarsa masih jauh, tempat penyimpanan produk yang tidak tepat atau sering menggunakan produk dengan menggunakan jari yang tidak bersih, dapat membuat produk kecantikan kamu mengalami perubahan tekstur maupun aroma—dan itu menandakan bahwa produk tersebut sudah tidak layak kamu gunakan, girls!


    Selain itu, kamu juga perlu memerhatikan peralatan makeup seperti kuas dan sponge blender. Tak perlu menyimpannya lagi jika bentuk atau warnanya sudah tidak sama setelah dicuci. It’s time to find the new one.


    3. Bersihkan semua produk yang tersisa


    Pandemic is not really over yet. Keterampilan kita dalam mendesinfektan barang-barang di rumah sudah tidak perlu diragukan lagi, tetapi apakah kita melakukan hal yang sama untuk produk kecantikan?


    Pastikan kamu membersihkan semua produk kecantikan yang kamu pilih untuk disimpan. Sebab faktanya, 90 persen produk dalam tas makeup rata-rata telah terkontaminasi bakteri seperti staph dan E. Coli, yang dapat menyebabkan berbagai macam penyakit. Begini cara membersihkannya.


    Pada dasarnya, kuas makeup dan spons harus dicuci bersih setiap sehabis digunakan, atau setidaknya tiap dua minggu sekali. Jika tidak memiliki banyak waktu, kamu dapat membersihkan peralatan makeup dengan menyemprotkan rubbing alcohol 70 persen ke permukannya. Cukup tuangkan cairan rubbing alcohol 70 persen ke dalam botol spray kecil, semprotkan ke alat yang ingin kamu gunakan, lalu tunggu hingga kering.


    Setiap satu bulan sekali, bersihkan alat makeup kamu dengan air hangat dan sabun pembersih khusus. Hindari penggunaan sabun mandi biasa untuk mencuci kuas karena formulanya dapat merusak bulu. Untuk sponge, bersihkan setiap dua minggu sekali dengan solid brush cleanser dan biarkan mengering sepenuhnya sebelum digunakan kembali. Bersihkan pula produk kemasan produk skincare dengan menggunakan cairan desinfektan setiap dua minggu sekali.




    4. Simpan produk sesuai dengan kategori


    Gunakan clear acrylic makeup organizers untuk menyimpan koleksi makeup yang kamu punya. Kategorikan setiap bagian, misalnya, bagian teratas untuk menyimpan produk compact seperti bedak, cushion, blush, atau highlighter. Selain acrylic, kamu juga dapat memanfaatkan kotak bekas apapun, sesuai dengan ukuran produk tersebut. Lihat video berikut ini:




    (Fariza Rahmadinna / VA / Image : Dok. Emma Bauso / Pexels)