Love & Sex

Belum Jadi Pacar? Ini Tanda Kamu Lagi Digantungkan Sama Gebetan

  by: Redaksi       26/5/2021
  • Beberapa hari yang lalu saya baru saja menonton kembali salah satu episode dari serial TV favorit saya, “How I Met Your Mother.” Dalam episode itu, diceritakan bahwa Ted, si pemeran utama, sedang "digantungkan" oleh gebetan barunya. Meski awalnya Ted tidak mau mengakui hal ini, tetapi lama-kelamaan ia pun menyadarinya. Selama berkencan, Ted selalu yang memberi usaha lebih banyak dan si dia seringkali membatalkan kencan mereka secara sepihak. Tetapi, menurut temannya, "digantungkan" oleh seseorang adalah hal yang umum terjadi. Semua orang pasti pernah "menggantungkan" perasaan seseorang, atau "digantungkan".

    Mendengar itu saya melihat kembali hubungan yang sedang saya jalani. Selama tiga tahun terakhir saya berada dalam sebuah “hubungan” dengan seseorang. Kenapa “hubungan?” Karena saya tidak yakin. Kita sering menghabiskan waktu bersama, menelepon sampai tengah malam, dan melakukan hal lain yang dilakukan oleh sepasang kekasih, tetapi dia tidak pernah menyatakan perasaannya. Hal ini kemudian menyadarkan saya: Saya juga sedang "digantungkan" oleh sang gebetan!





    Apa itu "digantung" atau on the hook?

    Dalam konteks percintaan, "digantung" biasanya merujuk pada situasi ketika seseorang menyukaimu tetapi tidak sebesar itu sampai ingin menjalin hubungan atau berkomitmen kepadamu. Tetapi, alih-alih menjauh, orang tersebut akan tetap melakukan hal-hal manis agar kamu tidak pergi menjauh dan tetap jatuh hati padanya. Orang yang "menggantung" biasanya akan melihat orang yang "digantung" ini sebagai sebuah "jaring pengaman", tempat untuk kembali ketika rencananya gagal. Mungkin inilah alasan yang menyakitkan bagimu, yaitu ketika kamu sadar kalau kamu sedang "digantung": Kamu merasa dijadikan sebagai opsi kedua.


    Bagaimana caranya mengetahui kalau kamu sedang "digantung"?

    Satu hal paling mudah untuk mengetahui apakah kamu sedang "digantung" atau tidak adalah: Jika kamu terus-terusan memikirkan bagaimana perasaan dia terhadapmu dan apa dia menganggapmu lebih dari seorang teman karena dia selalu bersikap layaknya seorang pacar, hampir bisa dipastikan kalau kamu sedang "digantung". Mungkin saat ini kamu sedang denial, sedang berusaha memikirkan sederet alasan untuk memvalidasi kenapa gebetanmu tidak menyatakan perasaannya padamu padahal sudah lama bersama. Tetapi, percaya, deh, kalau dia benar-benar menyukaimu, dia tidak akan membuatmu terus bertanya-tanya akan perasaannya.

    Masih belum yakin? Tenang, Cosmo sudah menulis beberapa hal yang umumnya terjadi ketika kamu sedang "digantung" oleh seseorang. Jika kamu banyak merasakan hal yang tertulis di daftar ini, well, I have a bad news for you…


    Tanda-tanda bahwa kamu sedang digantungkan oleh seseorang:

    1. Mereka tidak memberi kepastian ketika merencanakan sesuatu denganmu

    Oh, kamu sering pergi hangout berdua dengannya? Coba ingat lagi, setiap kamu sedang membuat rencana, apa respons yang sering ia beri? Orang yang sedang "menggantungkan"-mu biasanya tidak akan dengan mudah memberi kepastian. Dengan mereka tidak ada kata “iya” atau “tidak,” hanya ada “mungkin” atau “lihat nanti, ya.”


    2. Sekalinya mereka memberi kepastian, mereka sering membatalkan janji secara mendadak

    Akhirnya mereka bisa memberi kepastian kapan dan ke mana kalian akan pergi. Tapi tunggu, jangan senang dulu. Ingat lagi pengalamanmu sebelumnya. Apakah dia sering tiba-tiba (semisal dua jam sebelum waktu bertemu), dan secara sepihak, membatalkan sebuah rencana yang sudah kalian bicarakan dari seminggu yang lalu? Yeah, itu tandanya kamu bukan prioritas utama.


    3. Mereka hanya menghubungimu ketika sedang bosan atau sedang butuh

    Menyukai seseorang memang bukan berarti harus menghubunginya setiap menit, tapi kalau gebetanmu hanya ingin berbicara kalau ada “tujuan” saja, kamu bisa mulai berpikir ulang. Kalau dia benar-benar menyukaimu, dia tidak keberatan kalau sesekali mengangkat telepon darimu ketika sedang rindu dan hanya ingin membicarakan apa yang kamu lakukan hari itu.


    4. Ketika kamu mulai jaga jarak, mereka akan berusaha menarikmu kembali

    Tanda paling jelas bahwa seseorang sedang "menggantung"-mu adalah kamu selalu merasa tidak bisa lepas darinya. Kamu mulai curiga bahwa hubungan ini tidak memiliki masa depan, kamu pun berusaha menjauh untuk move on. Tapi ketika kamu melakukannya, si dia akan berubah menjadi lebih manis dan perhatian agar kamu tidak pergi darinya. Namun, saat kamu meminta kejelasan, dia akan berkata kalau dia tidak siap berkomitmen tapi tidak ingin kehilanganmu.




    5. Kamu harus berulang kali menjustifikasi tindakannya pada temanmu

    Stop. Jika kamu harus bercerita secara rinci hubungan yang sedang kamu jalani ke temanmu layaknya sebuah esai, menjelaskan bagaimana dia sebenarnya sayang karena membelikan makanan favoritmu setelah ia membatalkan janji denganmu untuk kesekian kalinya, itu berarti ada yang salah. Membuktikan rasa cinta kepada seseorang tidak seharusnya serumit itu.


    6. Hal ini sudah berlangsung lebih lama dari yang kamu inginkan

    Saat pertama dekat dengannya, mungkin kamu berpikir hanya akan berada di fase pendekatan ini selama satu bulan. Lalu tiba-tiba 6 bulan berlalu dan tanpa sadar tahun pun berganti begitu saja. Kamu terus bertahan karena memegang suatu harapan yang tidak pasti akan terwujud.


    (Nabila Nida Rafida / VA / Image: Dok. Marc A. Sporys on Unsplash)