Lifestyle

Cara Menjawab Pertanyaan Sensitif Yang Muncul Pada Saat Lebaran

  by: Haninadhira Husaini       1/5/2022
  • Well, tak terasa tinggal beberapa hari lagi menuju hari Lebaran. Hari Raya yang sudah ditunggu-tunggu untuk kumpul bersama keluarga dan menikmati makanan lezat khas Lebaran. Pada hari Lebaran pun harusnya kamu merasakan suasana yang menggembirakan. Tetapi untuk beberapa orang, hari Lebaran bisa menjadi hari yang penuh kegelisahan karena bertemu dengan keluarga besar yang sudah lama tidak bertemu. Mendadak harus berbaur dengan keluarga yang, hmm, suka memberikan pertanyaan sensitif yang agak personal dan menganggu.

    Psst, kalau kamu mulai cemas menjelang hari Lebaran karena takut menghadapi pertanyaan seperti “kapan lulus kuliah?”, “kok belum kerja juga?” atau “kapan nikah?”, Cosmo punya beberapa saran untuk menjawabnya. Yuk, simak cara menjawab pertanyaan sensitif yang sering muncul pada saat Lebaran bersama keluarga nanti agar kamu tidak panik!

    1.    “Kapan lulus kuliah?”

    Pertanyaan yang biasanya paling membuat jengkel terutama untuk mahasiswa semester akhir yang masih digantungin para dosen. Hal ini pastinya sangat menyebalkan terutama jika kamu sudah terlambat lulus dan melihat teman yang lain sudah pada lulus, tetapi sebenarnya itu adalah hal yang normal, kok. Setiap orang memiliki timeline dan jalan hidup yang berbeda. Nah, daripada merasa jengkel, jawab saja pertanyaan ini dengan sedikit bercanda seperti “Hmm, kapan, ya”, “Sebentar lagi kok, kenapa om/tante? Mau memberikan pekerjaan, ya?” Lol!

    2.    “Kok belum kerja juga?”

    Yang satu ini juga tak kalah menyebalkan. Ketika baru lulus kuliah merasa pressure karena melihat teman-teman sudah dapat pekerjaan, ditambah lagi pertanyaan dari keluarga. Namun untungnya, untuk pertanyaan yang satu ini masih bisa dijawab dengan berbagai macam cara. Yang paling mudah bisa kamu jawab dengan “Iya nih, masih mencari yang benar-benar sesuai passion” atau “sudah melamar ke beberapa tempat kok, tinggal menunggu panggilan saja.”



    3.    “Kamu kok jadi gendut banget gini?”

    Cosmo tahu, betapa menyebalkannya pertanyaan bodyshaming yang sangat tidak berfaedah sama sekali. Entah menambah gendut, kekurusan, berjerawat, it’s not a bad thing, right? Namun untuk menjawab pertanyaan ini membutuhkan kesabaran yang lebih tinggi, karena kalau emosi hanya akan memperburuk suasana. Kamu bisa menjawab dengan percaya diri dan sedikit sassy agar yang bertanya akan merasa sungkan untuk berkomentar lebih lanjut. Kamu bisa menjawab dengan cara, “Hah? Masa sih? Sama aja ah kayak kamu” atau “Iya nih, lagi bahagia jadi lupa memerhatikan badan” atau “Iya dong, duit banyak buat beli makan.” Easy-peasy!

    4.    “Kapan mau menikah?”

    Pertanyaan klasik yang paling sering muncul pada saat Lebaran. Untuk pertanyaan ini, kamu harus bisa menjawab dengan sedikit bercanda tetapi cerdas (pokoknya jangan terlihat gugup, ya). Kamu bisa menjawab dengan cara seperti, “Masih fokus berkarir dulu nih, biar nanti tidak kelaperan” atau “Pasti menikah kalau waktunya sudah tepat, antara hari Sabtu atau Minggu.. Siapkan saja kadonya, ya!”




    5.    “Kenapa kerja di situ? Kenapa nggak jadi PNS kayak si A?”

    Terkadang keluarga memiliki ekspektasi yang berbeda soal pekerjaan. Ditambah lagi jika keluargamu yang lainnya memiliki jenjang karir yang dianggap lebih baik, kamu cenderung akan dibanding-bandingkan, hmm. Misalnya kamu bekerja di bidang kreatif, keluargamu yang lain kerja sebagai PNS. Namun kembali lagi, kamu tak perlu ragu untuk menjawab pertanyaan ini karena ini hal yang mudah. Kamu bisa memberikan jawaban yang penuh percaya diri seperti, “Iya, soalnya pekerjaan aku sekarang sesuai dengan passion aku” atau “Bagi aku pekerjaan aku sekarang memberikan pengalaman yang nggak bisa didapatkan di tempat lain.” Intinya adalah do what you love and love what you do!



    (Haninadhira Husaini / Image: Dok. Askar Abayev on Pexels)