Celebrity

Segala Hal Tentang Skandal Bullying Kim Garam ‘LE SSERAFIM’

  by: Redaksi       21/5/2022
  • Setelah akuisisi oleh HYBE, kabar bubarnya GFRIEND, Source Music mulai kembali mengambil perhatian penggemar k-pop di Korea Selatan setelah merekrut dua mantan anggota IZ*ONE di bawah labelnya. Persiapan dalam meluncurkan girlgroup baru pun memakan waktu dan akhirnya merilis akun resmi mereka pada 27 Maret lalu bersamaan dengan kanal Weverse mereka.

    Amat dinantikan, LE SSERAFIM akhirnya mencuitkan teaser pertama mereka dengan anggota pertama yang dikenalkan ke publik: Sakura. Melalui video dan foto, setiap anggotanya mendapatkan image sebagai gadis tangguh tanpa mengenal rasa takut, yang agaknya menjadi pesan tersirat bagi lagu debut grup ini. "Fearless".

    Namun, amat disayangkan, belum genap satu bulan debut, LE SSERAFIM justru tersandung oleh skandal yang tidak menyenangkan, datang dari salah satu anggotanya, Kim Garam. Bagaimana persisnya runtutan skandal yang menimpa gadis ini? Ikuti Cosmo, yuk!







    Mencuat kontroversi tentang Kim Garam bahkan sebelum debut resmi

    Dalam komunitas online, sebelum Kim Garam melakukan debutnya, terdapat seorang mengaku mantan teman sekelas Kim Garam dan merilis post mengekspos tentangnya. Foto-foto yang diunggah. sayangnya, memiliki visual yang dianggap tak pantas untuk diambil oleh remaja dibawah umur dan menjadi salah satu alasan mengapa nama salah satu anggota ramai dibicarakan hingga kini.





    Bergerak dari sana, lalu muncul tudingan bahwa semasa sekolahnya, 4 tahun lalu, Kim Garam telah melakukan bullying terhadap teman sekolahnya, yang sampai sekarang belum juga mendapat titik terang bagaimana kejelasan dari kasus ini.



    Sempat diminta tanggapan mengenai tuduhan, Kim Garam memutuskan tak berkomentar banyak

    Pada showcase debutnya, LE SSERAFIM tentu mendapatkan perhatian karena rilisnya album dan penampilan mereka ditunggu-tunggu usai penjualan yang disebut-sebut memecah rekor penjualan hari pertama tertinggi sepanjang masa. Media juga jurnalis diundang guna merilis berita perihal showcase ini. Namun, yang menarik atensi k-netz ialah saat salah satu media bertanya kepada Kim Garam perihal kontroversi bullying yang tengah ramai dibicarakan.





    Namun, alih-alih Kim Garam yang menimpali, sang leader, Kim Chaewon mengambil langkah lebih dulu dan menjawab "Saat ini, kami sedang mendiskusikan masalah ini dengan agensi kami dan kami menanggapi sesuai dengan prosedur kami. Oleh karenanya, kami akan tetap berhati-hati ketika berbicara langsung tentang masalah ini di sini. Di masa depan, kami akan memiliki kesempatan untuk membicarakan hal ini dengan kalian semua secara lebih rinci."

    Kim Garam lantas melengkapi kalimat Chaewon dengan, "Kuharap kalian mengerti bahwa sulit bagi kami untuk mengatakan apa pun saat ini. Aku akan menunjukkan kerja kerasku sebagai member LE SSERAFIM."



    Promosi "Fearless" formasi lengkap, LE SSERAFIM membawa pulang tropi dari music show

    Melewati showcase, keenamnya lantas tetap melakukan promosi untuk beberapa lagu yang ada dalam album debut mereka, termasuk title track berjudul "Fearless". Baru memasuki satu pekan promosi, sudah dua tropi berhasil didapatkan dan dibawa pulang, dari The Show juga Music Bank.




    Sayangnya, kini, imbas dari desas-desus bullying yang menimpa Kim Garam, penghargaan musik yang diterima lewat Music Bank menjadi tanda tanya dan KBS, selaku stasiun televisi yang memiliki hak siar program musik tersebut berpotensi terlibat dalam investigasi atas tuduhan manipulasi poin.



    Bukti-bukti terkumpul, ada nama Kim Garam tercatat dalamnya

    Melalui media sosial, satu demi satu bukti yang dianggap punya keterkaitan akan skandal bullying ini bermunculan. Dari foto Kim Garam yang disebut bagian masa lalu, di mana ia juga dituding melakukan segala tindakan yang tidak patut dilakukan oleh remaja di bawah umur, hingga lembar resmi tentang tindak tegas tindakan kekerasan dalam sekolah.





    Perkara ini pun semakin ramai usai pihak sekolah juga memutuskan tidak memberikan komentar sama sekali perihal tuduhan bullying yang membawa nama anggota LE SSERAFIM ini.

    Melalui firma hukum, seorang yang namanya disamarkan dan disebut sebagai Yeseo mengaku telah mendapatkan perundungan secara berulang kali sehingga ia berakhir pindah sekolah karena tidak tahan pada perlakuan tak menyenangkan padanya. Bahkan "Yeseo" diujar telah melakukan usaha bunuh diri karena rasa frustrasinya akan pernyataan agensi tempat Kim Garam bernaung.

    Hingga bagian ini tersebar di media sosial, baik pihak HYBE maupun Source Music belum merilis pernyataan resmi tentang benar tidaknya tuduhan bullying dan tetap membawa LE SSERAFIM melakukan promosi albumnya di ragam program musik dan variety show, termasuk Weekly Idol dan Knowing Brothers.



    Tagar #김가람_탈퇴해 (#KimGaram_Leave) semakin ramai setelah topik bullying ini masuk berita di ragam tayangan TV nasional Korea Selatan

    Pekan ketiga Mei 2022, pada akhirnya berita ini menjadi topik hangat yang diangkat di media-media, termasuk televisi nasional. Mulai dari Yonhap News hingga masuk dalam JTBC Case Team Program yang menjelaskan kasus bullying yang mengikutsertakan nama Kim Garam. Terlebih setelah beredarnya foto yang dianggap sebagai bukti, tentang seorang bernama 'Kim Garam' disebut sebagai seorang yang melakukan perundungan. Akan tetapi, penggemar juga pengguna internet menyatakan bahwa ini bisa saja manipulasi karena tidak ada keabsahan dari foto yang diunggah.




    Tak mendapat kabar pasti dari pihak sekolah, Departemen Pendidikan Korea Selatan justru membenarkan adanya tindak kekerasan di sekolah tempat Kim Garam dulu mengenyam pendidikan. Yang lantas disangkutpautkan oleh k-netz dengan salah satu pertanyaan tentang seorang pengguna bertanya melalui JishinIN (semacam 'Quora' di Korea Selatan) apakah mendapati sanksi atas kekerasan di sekolah akan merusak kesempatan seseorang untuk masuk ke SMA, yang mana dalam kasus ini disebutkan SOPA (School of Performing Arts Seoul), tempat Kim Garam kini bersekolah.

    Seorang pengacara di Korea mengatakan bahwa bila seorang dijerat hukum klausul 5 untuk kekerasan di sekolah, maka dalam rekaman pendidikan/sekolah tetap berlaku selama 2 tahun setelah lulus, dan orang yang terjerat dalam klausul ini perlu menyewa pengacara untuk memenuhi kebutuhan sipil agar bisa menghapus jejak rekam tersebut.


    Foto-foto lama Kim Garam diunggah, ternyata penggemar BTS?

    Belum usai dengan foto-foto pre-debut yang diunggah jadi perbincangan di komunitas online, ramai dibicarakan kembali foto terbaru yang menunjukkan Kim Garam berambut sebahu dengan poni tengah memegang ponsel dengan stiker BTS di case-nya. Hal ini menimbulkan kericuhan yang meragukan pernyataan bahwa Kim Garam sebelum ini tidak menjadi penggemar boyband manapun. Bahwa hal sesederhana begini saja ditampik, maka curiga semakin mencuat karena belum juga ada sanggahan dari pihak HYBE maupun Source Music.



    HYBE dan Source Music memutuskan Kim Garam akan hiatus dan tidak mengikuti promosi album LE SSERAFIM sementara waktu



    Pada tanggal 20 Mei lalu, melalui cuitan di Twitter, HYBE dan Source Music memberikan pernyataan dari sisinya yang mengelak akan tuduhan bullying juga rumor lainnya yang dilakukan oleh Kim Garam. Namun, hingga kini pihak agensi belum bisa menunjukkan bukti valid sebagai pendukung sangkalan tuduhan yang menimpa anggota LE SSERAFIM ini dengan alasan karena kedua belah pihak masih di bawah umur.

    Dua hari sebelum dinyatakan hiatus, Kim Garam sendiri terlihat aktif meninggalkan komentar di Weverse, membalas pesan yang ditinggalkan penggemarnya.


    LE SSERAFIM melanjutkan promosi dengan 5 anggota lainnya




    Melalui pengumuman resmi, sementara waktu ini, per 22 Mei, LE SSERAFIM akan menampilkan lagu mereka dengan 5 anggota, yakni: Chaewon, Sakura, Kazuha, Yunjin, dan Eunchae di SBS Inkigayo.



    Mari kita berharap skandal ini segera mendapat titik terangnya ya, Cosmo Babes!



    Images. Illustration freepik, Dok. Le Sserafim (Twitter), le_sserafim (Instagram)

    Teks: Saca F