Better You

Manfaat Butterfly Hug Sebagai Cara Sederhana Meredam Anxiety

  by: Redaksi       26/5/2022
  • Girls, anxiety bisa datang kapan saja. Beberapa gejala anxiety adalah perasaan cemas yang berlebihan secara mendadak ataupun emosi yang meledak-ledak. Ketika gejala ini datang di waktu yang tidak tepat, tentunya dapat membuat seseorang merasa tidak nyaman.

    Untuk itu, terdapat sebuah metode yang dapat kamu lakukan ketika perasaanmu berada di luar kendali. Metode ini disebut sebagai metode butterfly hug.




    1. Mengenal Butterfly Hug





    Pelukan kupu-kupu atau yang lebih sering disebut sebagai butterfly hug adalah sebuah bentuk stimulasi mandiri untuk meredam anxiety atau rasa cemas sehingga dapat membuat diri lebih tenang. Dikutip dari Journal of EMDR Practice and Research, metode ini dikembangkan oleh Lucina Artigas dan Ignacio Jarero untuk menolong korban yang selamat pada bencana badai besar di Meksiko pada tahun 1998.

    Dinilai dapat membuat perasaan seseorang menjadi lebih baik berkat ketenangan, Butterfly Hug kini menjadi praktik yang dilakukan oleh dokter, psikolog, sampai terapis untuk mengatasi kecemasan pasien.

    Meskipun Butterfly Hug bukanlah sebuah metode yang dapat menggantikan terapi, tetapi metode ini dapat digunakan kapanpun dan dimanapun untuk membuat seseorang menjadi lebih tenang sementara waktu.


    2. Viral pada drama Korea 'It’s Okay to Not Be Okay'




    Pada tahun 2020 lalu, drama It’s Okay to Not Be Okay yang dibintangi aktor Kim So Hyun dan aktris Seo Yea Ji memperlihatkan metode butterfly hug ini yang seketika menjadi viral. Ketika kecemasan dan kepanikan berlebih datang, butterfly hug dapat menjadi sebuah jalan bagi seseorang dengan gangguan trauma.

    Adegan butterfly hug pada drama ini digambarkan pada saat Moon Gang Tae yang diperankan oleh Kim So Hyun sebagai psikiater membantu menenangkan Ko Mun Yeong yang diperankan oleh Seo Yea Ji ketika merasa terpicu akan emosi dan menghindarinya untuk bertingkah impulsif. Ko Mun Yeong diceritakan sebagai sosok yang memiliki trauma sehingga seringkali berbuat hal-hal yang ekstrem. Menarik bukan?


    3. Memiliki banyak manfaat




    Selain membuat tubuh menjadi lebih tenang dan rileks supaya rasa cemas, panik, dan khawatir bisa mereda, metode butterfly hug diketahui memiliki manfaat lainnya. Metode ini dapat mengatasi kecemasan pada seseorang yang mengalami PTSD atau Post Traumatic Stress Disorder, sebuah ganguang stres pascatrauma yang terjadi ketika ingatan seseorang terhadap peristiwa traumatis di hidupnya hadir dan membuatnya tertekan secara emosional.

    Trauma yang dihadapi juga berupa penyakit, yang biasanya terjadi pada anak-anak penderita kanker. Metode butterfly hug membuat anak yang awalnya kurang mampu memahami dan mengendalikan emosinya dapat lebih memahami, menoleransi, serta bekerja sama dengan emosinya sendiri.




    4. Cara melakukan metode butterfly hug




    Sebagai sebuah metode yang sederhana, tentunya butterfly hug sangat mudah dilakukan karena gerakannya yang sangat sederhana. Gerakan yang sederhana ini juga membuatmu dapat melakukannya sendirian atau secara mandiri. Tentunya, butterfly hug dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja, girls!

    Pertama-tama yang perlu dilakukan adalah menyilangkan kedua tangan di depan dada. Pastikan tanganmu berada di posisi yang nyaman dengan meletakkan ujung jari masing-masing tangan berada di bawah tulang selangka atau pada lengan atas.

    Kedua, pejamkan matamu sembari menarik nafas dalam-dalam dan mengeluarkannya. Dengan demikian, kamu dapat memfokuskan pikiranmu selama melakukan ini.

    Gerakan ketiga adalah gerakan yang membuat metode ini sebagai pelukan kupu-kupu. Tepuk-tepuk tangan secara perlahan hingga kedua telapak tanganmu terlihat seperti sayap kupu-kupu yang mengepak. Gerakan ini dapat dilakukan selama 30 detik atau sampai kamu dapat merasakan dirimu sudah menjadi lebih tenang.

    Lakukan gerakan ini sembari mengatur nafas dengan perut. Rasakan emosi yang berkecamuk dengan membayangkan segala perasaan berlalu melewati dirimu. Kamu dapat berhenti ketika kamu merasakan perasaanmu sudah jauh lebih baik dan tubuhmu menjadi lebih rileks.


    5. Gejala anxiety lain yang perlu kamu ketahui




    Anxiety dapat disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah peristiwa traumatis yang dialami seseorang di masa lalu. Gejala anxiety yang paling umum dan bisa kita lihat dalam diri seseorang adalah adanya rasa ragu, takut, gugup, marah, sampai sulitnya seseorang untuk berkonsentrasi maupun mengambil keputusan. Oleh karena itu, metode butterfly hug dapat menjadi pertolongan pertama dalam menghadapi gejala-gejala tersebut.


    Pada akhirnya, ketahuilah bahwa emosi apapun yang kamu rasakan memang selalu ada dan kamu tidak perlu mengubahnya. Hal yang dapat kamu lakukan adalah menerimanya dan membiarkan selama beberapa saat emosi tersebut melewati dirimu. Butterfly hug memang bisa dilakukan di mana pun dan kapan pun, tetapi alangkah lebih baik apabila kamu melakukannya di tempat yang tidak ramai untuk mencapai ketenangan yang maksimal ya, girls!


    (Fishya Elvin/ GIO / Images: Photo by De’Andre Bush on Unsplash, Photo by Vanessa Kintaudi on Unsplash, Photo by It’s Okay to Not Be Okay, Photo by Nadin Sh on Pexels, Photo y Arina Krasnikova on Pexels, Photo by Yana Moroz on Pexels)