Better You

5 Peraturan Rahasia di Kantor Untuk Mencapai Sukses

  by: Redaksi       7/6/2011
  • Dear, ternyata selalu datang tepat waktu dan menjadi pekerja keras seringkali tidak cukup. Banyak sekali kasus PHK tanpa pemberitahuan terjadi begitu saja. Hal tersebut pernah dialami oleh Mika Brzezinski, saat dipecat sebagai anchor di CBS. Tetapi tidak membutuhkan waktu lama lho, untuk dirinya kembali ke posisi di mana dia sebelumnya pernah berada, melakukan comeback di MSNBC, bahkan hingga memiliki acara pagi sendiri yakni Morning Joe. Dalam buku terbarunya, Knowing Your Value: Women, Money and Getting What You're Worth, Brzezinski berbagi tip dengan Cosmo US bagaimana dirinya bisa bangkit kembali dan menggunakan kegagalan untuk membuat peningkatan pada diri Anda.

    1. Jangan takut untuk membuat marah orang lain
    Di saat bos Anda bertanya tentang keterlambatan Anda menyelesaikan projek dalam meeting, jangan ragu untuk mengatakan hal yang sejujurnya. Bahwa keterlambatan terjadi bukan karena kesalahan Anda, melainkan rekan kerja Anda yang terlambat menyelesaikan deadline tepat waktu. Katakan hal tersebut. Dan jangan pernah mencoba untuk meminta maaf setelah meeting selesai.



    Jika dia ingin menyimpan dendam dengan Anda, biarkan saja. Bos Anda tidak sedang melakukan pekerjaannya secara profesional dan Anda sudah berbicara yang sebenarnya. “Saya pernah meeting dengan orang, di mana saya berulang-ulang kali menyebut hal ini dalam kepala saya, 'Tidak masalah jika dia tidak menyukai saya.' dan saya menemukan bahwa hal tersebut membuat saya mengatakan hal sebenarnya, jujur dan memberikan pendapat saya, jawaban yang tidak emosional,” jelas Brzezinski.

    Tidak masalah bila rekan kerja tidak menyukai Anda. Jika Anda merasa produktif dan Anda adalah seorang yang mempunyai value, pekerjaan Anda memberikan nilai tambah terhadap perusahaan. Anda akan tetap berada di sana dan Anda akan berhasil,” katanya.

    2. Tunjukkan pencapaian kerja terlebih dahulu, baru meminta peningkatan gaji.
    Berbicara dengan bos Anda tentang peningkatan gaji dapat menimbukan pembicaraan yang tidak menyenangkan. Itulah hal yang pernah dialami Brzezinski berkali-kali, dan berakhir dengan kegagalan. “Buatlah daftar berisi segala hal yang pernah Anda buat, dan keuntungan apakah yang Anda berikan kepada perusahaan. Lakukan penelitian apa yang dilakukan oleh orang-orang di perusahaan lain yang berada di posisi sama dengan Anda untuk membuat prestasi. Berapa besar keuntungan yang mereka berikan? Apakah Anda memberikan hasil lebih dan kenapa?”



    Buatlah daftar itu sebagai dasar untuk pembicaraan Anda dengan bos, dan mintalah peningkatan gaji untuk menunjukkan bahwa Anda berharga bagi perusahaan. Jika permintaan Anda tidak disetujui, dan jangan merasa marah. Gunakan informasi yang Anda siapkan untuk memperbaiki CV Anda, jadi Anda sudah siap untuk pindah ke perusahaan lain saat kesempatan muncul. Tetaplah menjadi seorang profesional dan lakukan yang terbaik dalam pekerjaan sampai Anda mendapatkan tawaran yang lebih baik.

    3. Miliki teman dekat dan biarlah rekan kerja tetap menjadi rekan kerja.
    “Anda memiliki banyak kolega. Tetap gunakan kata-kata tersebut,” saran Brzezinski. “Mereka bukan teman Anda. Dalam industri yang kompetitif, penuh tekanan dan keras, tidak begitu banyak teman bisa Anda dapatkan.” Hindari ikut-ikutan bergosip di chat group, duduk-duduk sore hari di coffee shop atau pembicaraan panjang tidak penting tentang apa yang bos Anda makan siang ini. Anda akan terkagum-kagum melihat betapa banyak hal yang bisa Anda selesaikan dalam waktu satu minggu. Dan hal terbaiknya? Anda akan mempunyai banyak waktu untuk teman-teman Anda -- Mereka yang ada saat Anda masih menganggur dan menumpang tidur di kamar mereka.”

    4. Selalu ingat bahwa bisnis adalah bisnis. Bukan merupakan hal personal.
    Rekan kerja Anda terpilih untuk mendapatkan projek besar, sementara Anda hanya bisa duduk menerima perintahnya. Setelah pulang, Anda bercerita dengan pasangan tentang hal itu dan memaki-maki perilaku bos Anda. Bahkan sangat mungkin Anda pergi keluar dan berteriak, meluapkan kekesalan. Namun Anda harus ingat lho bahwa esok hari adalah sebuah awal yang baru. “Jangan biarkan apapun terbangun di pikiran Anda,” jelas Brzezinski. “ Kita membiarkan kekacauan terus-menerus terbangun dalam otak kita dan mengacaukan kita.” Fokuslah dengan fakta bahwa selagi dia memimpin projek, Anda masih menjadi bagian dari tim. Membiarkan kekecewaan terus meracuni pikiran hanya akan membuat Anda pada akhirnya tidak bisa melakukan pekerjaan dengan baik.

    5. Buatlah diri Anda dominan.
    “Apakah Anda perlu untuk berteriak dengan suara keras dan memukul meja? Tidak”, jelas Brzezinski. Tetapi Anda perlu untuk menemukan jalan untuk menunjukkan prestasi Anda. “Menikmati pekerjaan adalah hal yang baik. Kirimkan e-mail kepada bos Anda mengenai tujuan yang telah terlaksana dan transaksi yang telah didapatkan,” saran Brzezinski. Buatlah pusat perhatian tertuju diri Anda sendiri dan buatlah diri Anda nyaman dengan hal tersebut. “Temukan cara berkomunikasi atraktif milik Anda sendiri. Jadi bisa saja selain e-mail, atau rapat mingguan di mana Anda menjelaskan garis besar pencapaian yang telah tercapai, jadilah pendukung utama bagi diri sendiri dan bos Anda akan mulai memikirkan waktu untuk promosi Anda.