Love & Sex

Melupakan Mantan (Sekantor)

  by: Redaksi       20/6/2011
  • Berhubungan baik dengan mantan bisa jadi sangat mustahil ketika kondisi terakhir yang Anda dan si dia ciptakan tidak begitu baik. Jika si mantan berada di lingkungan yang berbeda – entah beda kota, kantor, apalagi negara – hal ini cukup bisa membantu Anda untuk melupakannya karena tertolong jauhnya jarak. Tapi bagaimana kalau mantan Anda berada di kubikal seberang alias masih satu kantor? Well, daripada Anda tidak konsentrasi dalam bekerja, simak beberapa tip dari Cosmo agar Anda bisa “bersahabat” dengan mantan.

    Jernihkan Situasi dan Terima Kenyataan

    Jika kejadiannya si mantan berselingkuh tapi masih sering melemparkan rayuan maut, maka bicaralah baik-baik dan perjelas keadaan kalian. Katakan dengan jelas bahwa Anda ingin move on dan sikapnya tidak membantu. Setelah menjernihkan situasi, Anda juga harus menerima kenyataan. Semakin cepat Anda menerima kenyataan – betapa pun buruk kondisinya – akan semakin cepat bagi Anda untuk bisa memulai lembaran baru.



    Belajar Dari Masa Lalu

    Analisa kembali mengapa dulu hubungan Anda berakhir. Merenungi kesalahan saat pikiran “dingin” dan emosi terkendali akan membantu Anda melihat semua jadi lebih jelas. Dan Anda pastinya belajar serta berusaha tidak mengulangi kesalahan yang sama.

    Hindari Komunikasi

    Untuk sementara, putuskan komunikasi dengan mantan Anda. Tolak telepon, sms, dan emailnya – kecuali yang berhubungan dengan pekerjaan. Berhenti menghubunginya dan jangan coba mencarinya saat Anda sedang butuh teman. Jangan melakukan tindakan-tindakan yang membuatnya merasa diingini lagi.



    Lupakan Kenangan Berdua

    Buang semua koleksi yang berhubungan dengan kisah lampau Anda, seperti foto, surat, pakaian, atau apapun. Bila masih berat hati, masukkan semua barang kenangan tersebut ke dalam kardus dan simpan di tempat yang jauh. Kalau Anda sudah memiliki kekasih baru, pasang fotonya di meja Anda. Dan satu hal lagi, jangan minta kembali barang-barang Anda, apalagi itu bukan barang yang sangat bernilai tinggi, seperti cincin berlian atau sejenisnya. Barang tersebut tidak sebanding dengan rasa sakit yang Anda alami ketika melihatnya.

    Kekurangan Dia, Keuntungan Anda
    Jika mantan masih suka menggoda dari ruangannya, mengirim pesan dengan mesra, dan hal-hal lain yang “menyebalkan”, langsung ingat beberapa hal buruk dari dirinya. Misalnya saat kalian bertengkar, hobi selingkuhnya, sampai kebiasaannya bersendawa. Buat hal-hal tersebut jadi gambaran bahwa dia tidak sebaik itu untuk dikenang, dengan begitu Anda akan semakin mudah untuk melupakannya.

    Hindari Lingkungan Mantan
    Usahakan dengan sangat untuk menjauhi lingkungan, kubikal, divisi, dan juga teman-temannya untuk sementara waktu. Carilah tempat hang out baru untuk beberapa bulan ke depan, kalau perlu cari teman-teman baru. Setelah beberapa waktu dan hati Anda mulai tenang, barulah kembali jalani kehidupan Anda seperti dulu.

    Nikmati Hidup Anda!
    Dear, apakah Anda merasa banyak aturan yang harus dijalani sewaktu masih bersama si dia? Nah, sekarang saat yang tepat untuk menikmati keleluasaan Anda tanpa campur tangan si mantan. Berburulah midnight sale bersama rekan-rekan di kantor, hang out selepas rapat yang cukup panjang, dan liriklah pria tampan yang dulu sempat Anda tunda karena masih bersama si dia. (Vidi Prima / FT)