Man Corner

Why Does He Ignore You?

  by: Redaksi       5/6/2012
  • Daripada terus gusar dan bingung mencari alasan kenapa si dia akhir-akhir ini menghindari Anda, tidak ada salahnya lho dear untuk introspeksi diri. Dan berikut beberapa alasan yang Cosmo temukan kenapa pria tiba-tiba memilih untuk tidak mengacuhkan Anda.

    Anda Terus Menguntit

    Dengarkan Cosmo kali ini, menghabiskan waktu bersama memang selalu menyenangkan, tapi kalau Anda selalu menuntut untuk berada di dekatnya 24 jam sehari, tujuh hari seminggu nonstop, oh come on! Apa itu tidak berlebihan? Beri si dia “me time”! Jangan sampai pasangan merasa bosan bertemu Anda. Lebih baik, biarkan dia menghabiskan waktu sendiri. Nanti lama-lama dia juga akan merindukan Anda, kok.



    Stres

    Menghindari stres mungkin akan sulit bagi sebagian orang. Sering kali, Anda merasa bahwa pasangan Anda seharusnya bersedia sharing masalah yang membuat dirinya stres. Sebaliknya bagi pria, terkadang ia lebih memilih untuk menjauhi Anda saat mengalami stres dan berusaha keluar dari uncomfort zone ini seorang diri. Maksudnya baik, ia hanya tak ingin Anda ikut pusing memikirkan masalahnya.


    Tekanan dari Berbagai Arah

    Beban kerja yang mulai semakin berat terkadang membuat pria merasa tertekan. Terlebih ditambah tekanan yang datang dari Anda atau orang tua untuk segera membuat hubungan beranjak ke jenjang yang lebih serius. Tekanan-tekanan inilah yang bisa membuat si dia menjauhi Anda dengan tiba-tiba.



    Too Much Nagging

    Nah, untuk yang satu ini Anda pasti sudah mengerti. Kalau belakangan ini durasi mengomel Anda terasa semakin rutin, ada baiknya coba sedikit dikurangi. Ajak ia berbicara baik-baik mengenai hal-hal yang Anda keluhkan, jangan malah mengomel padanya terus-menerus.

    It's Time to Say Good Bye

    Well, this is the worst dear. Saat rasa cintanya mulai memudar, mungkin jalan pertama yang diambilnya adalah menghindari Anda. But it's not the end of the world, darling. Secepatnya, tanyakan padanya apa alasan dia mulai menghindar. Bila memang sudah tak dapat lagi dipertahankan, well... move on! (Muhamad Muktar/IR/Image: Ingram Publishing/Thinkstock)