Celebrity

Marischka Prudence Romantisme Pru dalam Traveling

  by: RedaksiCosmopolitan       9/6/2014
  • Pergi ke berbagai destinasi wisata, gratis, bahkan dibayar. Hmm mungkin ini adalah impian semua orang. Luckily, Marischka Prudence menjadi salah satu orang yang dapat mewujudkan impian tersebut dengan menjadi seorang travel blogger. Kepada Cosmo, Pru juga tak segan memberikan pilihan destinasi romantis untuk dinikmati bersama si dia.

    Cosmo (C): Hai Pru, sebagai seorang travel blogger, tentu ada suka dan duka yang Anda rasakan juga. Boleh diceritakan pada Cosmo?
    Marischka Prudence (MP): Banyak orang yang melihat profesi travel blogger itu hanya dari asyiknya sesi jalan-jalannya saja. Padahal di balik itu banyak juga pekerjaan yang harus dilakukan dan ada tanggung jawab tertentu yang harus dipenuhi. Terutama konten yang berkaitan dengan klien. Dan karena saya orangnya sangat visual, jadi saya sangat memerhatikan detail dan kualitas foto destinasi wisata yang ingin saya perkenalkan.

    C: Dari sekian banyak hasil tulisan Anda, ada tidak yang akhirnya tidak jadi di-publish?
    MP: Pernah, jika memang ada hal-hal yang setelah dipertimbangkan lebih baik tidak di-publish. Misalnya di destinasi wisata tersebut baru dilakukan pemulihan coral. Jadi lebih baik tidak saya publish dulu. Atau kalau saya merasa gambar yang akan saya tampilkan tidak seindah yang saya lihat pada kenyataannya sehingga saya merasa “menghina” tempat tersebut.



    C: Siapa blogger yang menjadi panutan Anda selama ini?
    MP: Nah itu lucunya, kalau ditanya begitu saya tidak bisa jawab karena memang saya tidak mengikuti para travel blogger. Justru saya lebih banyak terinpirasi dari fashion blogger luar negeri. Tampilan mereka yang apik, menarik, dan cantik secara visual maupun tulisan membuat saya terinspirasi.

    C: Anda lebih nyaman menjadi solo traveler atau traveling bersama the girls?
    MP: Tentu berbeda rasanya antara solo traveling dengan traveling bersama teman-teman. Tapi jika pergi dengan the girls itu banyak keuntungannya juga. Lebih murah, bisa saling jaga, dan ada yang bantuin foto jadi tidak perlu tongsis lagi, hahaha! Akhir-akhir ini saya juga sering traveling bersama pasangan. Seru lho!


    C: Wow, berarti Anda punya destinasi romantis favorit yang bisa dibagi bersama pembaca Cosmo?
    MP: Wah ada beberapa, saya juga sempat menuliskannya di blog pribadi saya. Salah satunya Ora Beach dan Teluk Jailolo.

    C: Kenapa Anda pilih dua tempat itu, dan apa yang membuatnya jadi lebih istimewa?
    MP:
    Ora beach karena tempatnya sangat bagus, resort-nya nyaman dan memang seperti tempat untuk honeymoon. Kalau Teluk Jailolo, hmm bisa dikatakan di sana Anda dan si dia dapat menikmati sunset terindah. Sunset 'kan selalu menjadi saat-saat yang romantis.



    C: Ada tempat lain yang ingin Anda rekomendasikan bagi para fun fearless female?
    MP:
    Sebenarnya, Gunung Rinjani juga oke.  Tapi dengan catatan pasangannya mau bersusah payah naik gunung. Kalau tidak, justru malah bisa berantem dan tidak ada sisi romantisnya. Apalagi di sana kan tidak ada sinyal, jadi yang kita lakukan lebih banyak berinteraksi dengan pasangan.

    C: Menurut Pru, apa saja keuntungannya jika traveling bersama pasangan?
    MP:
    Pertama, kita tidak perlu dibuat ribet dengan keharusan memberi laporan karena dia ada bersama kita. Selain itu, kita juga bisa lebih dekat dengan si dia. Melewati waktu hampir 24 jam apalagi saat traveling itu kadang ada sisi lelahnya juga. Dari situ, kita bisa lebih saling memahami. Dan yang terakhir, tentu saja bisa lebih merasa aman dan lebih irit, hehehe...

    C: Terakhir, apakah ada syarat khusus agar bisa sukses traveling bersama si dia?
    MP:
    Tentu pertama harus menentukan tujuan yang bisa membuat Anda dan si dia sama-sama senang dan dapat menikmatinya. Lebih bagus jika Anda berdua memiliki ketertarikan pada jenis wisata yang sama. Tapi jika Anda ingin berbelanja sementara si dia ingin menjelajah daerah sekitar, boleh lho sediakan waktu khusus agar masing-masing dapat menikmati me time.

    Teks: Adhia Aska
    Editor: Vidi Prima
    Stylist: Salli Sabarang
    Fotografer: Hadi Cahyono
    Makeup Artist: Syifa Irfani
    Wardrobe: ZARA