Celebrity

Ibnu Jamil dan Cintanya pada Sepak Bola

  by: Redaksi       20/6/2014
  • Nama aktor tampan Ibnu Jamil sudah menghiasi banyak produk media, mulai dari iklan hingga layar lebar. Masih dalam euforia Piala Dunia, yuk cari tahu lebih banyak mengenai aktor yang identik dengan image sporty ini.

    Cosmo (C): Hai, Ibnu! Anda tampaknya tidak pernah absen dari iklan, film TV, sinetron, film layar lebar, hingga jadi presenter. Sebenarnya mana yang paling disukai?
    Ibnu Jamil (IJ): Semuanya suka sih, terutama film. Tapi sampai sekarang saya selalu pilih-pilih, selalu melihat dari tujuan karya tersebut sebelumnya. Selain itu, saya juga melihat korelasi dengan pekerjaan saya sebagai presenter olahraga. Jadi hanya beberapa genre saja yang saya mau, yang tentu saja tidak terlalu menyimpang dari olahraga.

    C: Sepertinya sangat mendalami image sebagai seorang yang cinta olahraga.
    IJ: Iya! Dari dulu passion saya di dunia olahraga. Bahkan sempat bercita-cita jadi atlet basket! Haha.. Selain basket, saya sangat suka menonton pertandingan bola. Kemudian mulai mencoba terjun di depan layar lewat koneksi banyak teman. Setelah itu baru mendapat kesempatan menjadi presenter sepak bola sejak tahun 2010, dan saya sangat menikmati itu sampai sekarang.



    C: Apa sih modal utama untuk jadi presenter olahraga?
    IJ: Yang jelas pengetahuan yang luas tentang dunia olahraga dan rasa cinta terhadap olahraga, terutama bagi saya, terhadap sepak bola. Karena kalau tidak ada cinta terhadap dunia tersebut, semuanya akan terasa berat dan meanless. Selain itu, saya juga harus terus update tentang dunia sepak bola setiap hari.

    C: Lalu, lebih suka jadi presenter olahraga atau komentator bola?
    IJ: Haha.. sepertinya saya belum layak untuk jadi komentator bola. Komentator bola berbeda dengan presenter, di mana presenter hanya membawakan sajian materi olahraga, sementara komentator haruslah seorang ahli di bidangnya. Saat ini saya masih mencintai pekerjaan sebagai presenter sepak bola. 

    C: Di luar pekerjaan sebagai presenter olahraga, apa sepak bola masih mendominasi hidup Anda?
    IJ: Pastinya ya. Saya bersama teman-teman (Darius Sinathrya, Vicky Nitinegoro, Judika, dan lain-lain) sampai mendirikan komunitas Celebrity Football Club lho. Biasanya kami mengadakan kegiatan nonton bareng, atau hangout ke tempat-tempat olahraga. Selain itu, saya juga lebih berkecimpung di dunia olahraga, walaupun tidak melulu sepak bola.

    C: Oh ya? Olahraga apalagi yang sedang Anda geluti?
    IJ: Sejak dua tahun lalu saya sudah mulai menggeluti lari. Baru-baru ini saya mengikuti Hong Kong Marathon sejauh 21 kilometer. Nanti bulan September mendatang saya juga berencana mengikuti Amsterdam Marathon.



    C: Apa yang memotivasi Anda untuk terus berolahraga?
    IJ: Selain untuk kesehatan, olahraga membawa banyak manfaat dari segi materi maupun kepuasan batin. Tapi yang paling utama adalah saya ingin tetap fit hingga tua nanti. Jadi bisa menggendong cucu-cucu tanpa bantuan tongkat!

    C: Bisa ceritakan sedikit tentang film terakhir Anda Mari Lari?
    IJ: Semua berawal saat saya sedang nongkrong bersama teman-teman yang bergelut di bidang perfilman. Saat itu, salah satu dari mereka bercerita tentang film Mari Lari. Begitu mendengar judulnya, saya langsung bersemangat ingin ikut casting. Eh, ternyata terpilih juga, hahaha!

    C: Apakah ada peran lain yang ingin dicoba di waktu mendatang?
    IJ: Ingin mencoba bermain di film yang menyayat hati penonton! Jadi, sesekali saya ingin mencoba memerankan karakter yang tertindas, atau karakter yang menyentuh hati penonton...

    C: Terakhir, sebutkan tiga hal penting dalam hidup Anda!
    IJ: Hidup sehat, mencintai pekerjaan, dan merasa bahagia.

    Photo Credit:
    Teks: Amanda Utari
    Editor: Vidi Prima
    Stylist: Joan Aurelia/Silvya Winny
    Fotografer: Saeffie Adjie
    Digital Imaging: Reno Priono
    Lokasi: Junkyard
    Makeup Artist & Hairstylist: Devi
    Wardrobe: White t-shirt, grey pants, black jacket, shoes (Zara Men); Denim shirt (Topman).