Career

Minta Naik Gaji Butuh Trik—Here’s How!

  by: Adya Azka       16/6/2015
  • Ladies, fight for what you deserve! Termasuk soal honor. Tapi perubahan tak akan terjadi tanpa Anda melakukan sesuatu. Coba tip Cosmo berikut yang sangat berguna untuk minta kenaikan gaji.

    Ajukan Keinginan Anda
    Masuklah ke ruangan bos dengan “amunisi” lengkap. Anda mesti merasa super yakin dengan performa kerja selama ini, betapa kontribusi Anda telah memberikan profit besar kepada perusahaan. Intinya: buktikan diri Anda indispensable. Tapi JANGAN PERNAH Anda memberikan alasan ingin dinaikkan gajinya lantaran harga BBM naik, kantor jauh atau karena punya orangtua yang mesti di-support—mau seberapa simpatik pimpinan tapi bila alasan yang diberikan tidak terkait dengan bottom line perusahaan maka bersiaplah untuk ditolak. Paparkan performa Anda yang cemerlang, and a raise will follow.

    Berikan Data Pendukung
    Yup, pernyataan hitam di atas putih tentu akan lebih diingat dibandingkan Anda memamerkan pencapaian secara verbal. Sebelum bertemu dengan bos, tulislah tanggung jawab dan pencapaian Anda selama setahun ini seperti ketepatan deadline, kepuasan klien atas eksekusi projek, dan ketelitian Anda dalam mengatur bujet. Anda juga bisa minta supervisor Anda untuk minta feedback dari tiga kolega kantor tentang performa Anda. Berikan laporan evaluasi tersebut ke bos Anda seminggu sebelum meeting untuk dia baca, tapi apabila ternyata saat pertemuan dia belum juga membacanya juga, tawarkan solusi untuk jadwal ulang pertemuan agar pembicaraan Anda berdua bisa lebih produktif.



    Berpikir Taktis
    Oke, Anda sudah berada di hadapan bos, dan dia telah membaca laporannya. Bila dia tidak mengajukan isu kenaikan gaji maka arahkan diskusi ke sana dengan berkata, “Track record saya telah membuktikan kalau saya telah memenuhi segala tanggung jawab yang diberikan, bahkan saya sering menangani pekerjaan tambahan, maka saya merasa saya berhak mendapatkan kenaikan gaji.” Tapi jangan menciut dulu bila ternyata jawabannya negatif—apabila alasannya karena finance perusahaan saat ini tengah bermasalah, maka tanyalah kapan kira-kira isu ini bisa dibahas kembali, apakah tiga bulan kemudian? Atau setahun? Tulislah di atas kertas komitmen dari bos Anda supaya Anda bisa melakukan follow up.



    Tentukan Apa yang Anda Mau
    Bila merasa bos Anda tidak memberikan jawaban yang memuaskan, well, mungkin sudah waktunya untuk mencari pekerjaan di tempat lain. Namun, bila Anda benar-benar suka dengan pekerjaan dan perusahaan Anda, mungkin Anda bisa memberikan solusi alternatif seperti perusahaan membayar kursus/workshop karier yang Anda inginkan. Bila Anda termasuk most valuable employee di kantor, pasti bos Anda akan sungguh-sungguh mempertimbangkannya. Selalu ada jalan menuju karier—dan honor—yang lebih baik, and sometimes it’s up to you to make it happen! (Sahiri Loing / SW / Image: Frizzantine / iStock / Thinkstock)