Better You

Berapa Jam Sebenarnya Kita Butuh Tidur Setiap Hari?

  by: RedaksiCosmopolitan       15/6/2016
  • Idealnya, banyak ahli yang merekomendasikan tujuh hingga sembilan jam semalam sebagai waktu tidur yang ideal untuk orang dewasa. Tapi sebenarnya berapa jam waktu yang dibutuhkan tubuh manusia untuk beristirahat?

    Tujuh atau Delapan Jam?

    Beberapa ilmuwan yang meneliti hal ini merasa jika sudah saatnya mereka membuat penelitian baru yang sesuai dengan aktivitas manusia saat ini yang super padat. Banyak yang merasa jika penelitan yang lama itu sudah kurang begitu relevan. Beberapa penelitian tentang tidur telah menemukan bahwa tujuh jam adalah waktu oprimal seseorang untuk tidur, bukan delapan jam seperti yang selama ini kita yakini, ketika kita bicara tentang tanda kognitif dan kesehatan. Walau begitu, banyak dokter tetap mempertanyakan konklusi tersebut.



    Jam Tidur dan Penyakit

    Profesor dari University of California San Diego, Daniel F. Kripke membuat penelitian tentang kanker dan melaporkan jika orang yang tidur 6,5 hingga 7.4 jam memiliki tingkat kematian yang lebih rendah dibanding mereka yang memiliki jam tidur lebih singkat atau lebih lama. Studi itu sendiri dipublikasikan di Archives of General Psychiatry tahun 2002 yang mengontrol 32 faktor kesehatan, termasuk cara pengobatan. Di studi lain yang dipublikasikan di jurnal Sleep Medicine tahun 2011, Dr. Kripke menemukan bukti lebih jauh bahwa jumlah jam tidur yang optimal mungkin kurang dari delapan jam yang biasa diungkapkan.


    Efek Buruk Kurang Tidur atau Tidur Terlalu Lama

    Penelitian Prof. Shawn Youngstedt dari College of Nursing and Health Innovation di Arizona State University, Phoenix menunjukkan jika Anda memangkas waktu tidur malam, walaupun hanya 20 menit, ini akan memengaruhi performa dan memori Anda di keesokan harinya. Tapi, tidur terlalu lama juga dapat diasosiasikan dengan beberapa masalah kesehatan, termasuk diabetes, obesitas, dan penyakit kardiovaskular dengan tingkat kematian yang tinggi. Sounds horribel, right?

    Dr. Timothy Morgenthaler, presiden American Academy of Sleep Medicine menyarankan pasiennya untuk tidur tujuh hingga delapan jam sehari dan mengevaluasi apa yang mereka rasakan karena kebutuhan  tidur setiap orang pun bervariasi – yang secara general bisa disebabkan karena faktor kultur dan genetika. Jadi sebenarnya Anda pun bisa mengontrol kesehatan sendiri dari memerhatikan kualitas tidur. Murali Doraiswamy, Profesor dari Duke University Medical Center di Durham, North Carolina, setelah tujuh jam, meningkatkan jam tidur sebenarnya tidak memiliki keuntungan sama sekali. “Dan jika Anda berpikir tentang penyebab kehilangan memori, tidur mungkin satu dari sekian banyak faktor yang dapat dengan mudah dimodifikasi,” jelasnya. 

    Cara Mendapatkan Tidur Berkualitas

    Sesungguhnya, Anda bisa mengatur jumlah optimal waktu tidur sendiri dengan mencoba selama tiga hari saat berlibut. Jangan gunakan alarm pada jam. Segera tidur saat Anda mulai merasakan kantuk dan lelah. Hindari terlalu banyak mengonsumsi alkohol dan kopi. Dan jauhkan perangkat elektronik beberapa jam sebelum tidur.



    Selama waktu percobaan, perhatikan waktu dan kualitas tidur Anda, dan catat. Jika Anda merasa segar ketika bangun di pagi harinya, Anda mungkin telah menemukan waktu tidur optimal Anda. Jika tubuh sudah menyesuaikan jam tidur Anda yang baru dan menyegarkan ini, jangan lantas dirusak. Pertahankan, karena itu akan meningkatkan kualitas hidup sehat Anda. “Saya sendiri tak pernah berpikir jika seseorang akan mengalami overdosis karena tidur sehat yang ia lakukan. Ketika Anda telah mendapatkan waktu tidur yang cukup, tubuh Anda pasti akan bangun dengan sendirinya, ungkap Safwan Badr dari Wayne State University School of Medicine di Detroit, Amerika Serikat. (Vidi Prima / VP / Image: doc.  / Shutterstock / Clickphotos)

     

    Baca juga:

    Lakukan Ini Ketika Anda Kurang Tidur

    8 Risiko Tidur Terlalu Lama

    6 Tips Mengatasi Kurang Tidur

    Cara Tidur Ternyata Menentukan Karakteristik Hubungan