Lifestyle

7 Cara Hindari Kalap Belanja Setelah Dapat THR

  by: Sky Drupadi       15/6/2017
  • Hooray Lebaran! Hooray holiday! Hooray THR! Tunggu dulu, dear. Sebelum gegabah, bersenang-senang, dan menghamburkan semua duit “ekstra” tersebut, baca dulu artikel ini agar bisa menghindari penyesalan berbulan-bulan dengan mengatakan NO pada kalap belanja. Read on!

     

    Straight to The Bank



    Setelah menerima THR Anda (hooray), langsung transfer sebagian besar ke rekening tabungan Anda. Makin bagus lagi Jika Anda memiliki tabungan rencana yang tidak memperbolehkan penarikan uang. Intinya, simpan uang itu untuk hal yang lebih besar lagi dibandingkan sepasang sepatu. Hmm, tapi boleh kok menyimpan beberapa Rupiah sebagai “hadiah” untuk diri sendiri.

     

    [ BACA JUGA" Begini Caranya Supaya Uang THR Tidak Cepat Habis! ]

     

    No Access to Money

    Saat hendak pergi berbelanja, biasakanlah mengambil sejumlah uang cash dan meninggalkan dompet di rumah. You heard right. Tinggalkan semua, TERUTAMA kartu kredit Anda. Dengan melakukan ini, walaupun ada benda yang menggoda hati nurani, Anda harus rela meninggalkannya karena... well, uang Anda tidak cukup. Oh, tapi jangan sampai kartu identitas dan SIM Anda ikut ditinggal ya!

     

    Clean Bling

    Ketika Anda melihat pakaian lucu di website dan mulai mempertimbangkan untuk membelinya, lakukan satu hal terlebih dahulu: bersih-bersih. Anda dapat membongkar lemari baju dan menyortir ulang semua pakaian di dalamnya. Siapa tahu, tiba-tiba Anda menemukan blouse serupa yang baru Anda pakai sekali tahun lalu. Tidak perlu lagi kan beli baju yang tadi?

     

    Special Budget

    Karena Cosmo tidak sekejam itu, Anda juga boleh menyisihkan budget spesial untuk impulse shopping. Jadi, ketika sedang mengantre di supermarket dan Anda melirik chocolate bar yang lezat, silahkan saja beli dengan budget spesial tersebut. Tapi kalau anggaran itu sudah habis, artinya tidak boleh lagi berbelanja secara impulsif. Be strong, darling.

     



    Take Your Time

    Seperti setelah putus cinta, Anda harus memberikan waktu pada diri sendiri untuk move on. Durasinya terserah Anda. Coba satu jam, satu hari, atau bahkan satu bulan. Jika ternyata Anda mampu melupakan benda tersebut dan bisa tidur nyenyak, artinya Anda tidak pernah membutuhkannya, atau bahkan menginginkannya....

     

    [ BACA JUGA: 4 Metode Pengaturan Uang Untuk Anda ]

     

    Full Stomach

    Jika Anda hendak ke supermarket, atau hanya jalan-jalan di mall karena bosan, pergi dalam keadaan perut kenyang ya. Saat perut kosong, insting pertama adalah untuk memenuhi perut terlebih dahulu dan akan lebih mudah terdorong untuk mengambil biskuit yang ada di rak-rak. Anda juga akan membayangkan sedang memakan produk tersebut. Padahal, setelah kenyang, biskuit itu mungkin akan terlupakan dan kadaluarsa di dalam lemari es.

     

    No Emotional Shopping

    Jangan pernah pergi berbelanja saat hati sedang sedih. Anda pasti akan mencari alasan untuk menghibur diri sendiri, baik dengan makanan, baju, atau sepatu baru. Lebih baik, cari alternatif lain seperti nonton TV, curhat dengan teman, atau menangis untuk meluapkan emosi. Feel better? Nah, bisa kan merasa tenang tanpa berbelanja.

     

    Trusty Cheap Friend

    Pasti Anda memiliki satu teman yang siap memarahi Anda setiap saat. Berikan si dia tugas utama untuk melarang segala pembelanjaan impuls yang hendak Anda lakukan. Ia pasti akan senang, kapan lagi bisa mengatur Anda? (Sky Drupadi / SW / Image: Doc. outnow.ch)