Career

4 Cara Meninggalkan Beban Kerja di Kantor saat Liburan

  by: Redaksi       21/6/2017
  • Setelah bekerja non-stop selama berbulan-bulan, Anda harus menggunakan waktu liburan untuk membebaskan diri dari tekanan pekerjaan. Namun harus diakui menghindari stres karena beban overload memang sangat sulit. Well, jika hal tersebut yang Anda alami saat ini, lakukan empat cara berikut agar bisa bersantai tanpa menengok ke grup kantor tiap lima menit. See you later, work!

     

    A Time For Your Mind



    Sewaktu Anda sedang dalam perjalanan seusai jam kerja kantor berakhir—seperti sedang terjebak macet atau menunggu kedatangan kereta—ada baiknya memberikan otak Anda waktu untuk kontemplasi. Cukup beberapa menit saja, kok! Renungkan perbincangan dengan sang kekasih, atau simpel saja, pikirkan makanan apa yang akan Anda santap saat sudah sampai rumah nanti. Dengan melakukannya sebagai ritual harian, hal ini akan membantu mengirimkan sinyal pada otak bahwa sudah bukan saatnya memikirkan masalah pekerjaan.

     

    Say Bye to Phones and Emails

    Hmm, mungkin Anda masih harus standby untuk menjawab pesan seputar pekerjaan dari klien, bos atau pun rekan kerja. Namun tentu juga ada waktunya untuk mematikan smartphone dan menonton serial TV favorit Anda. Ladies, bila Anda tidak pernah berusaha untuk disconnect, kerjaan akan selalu mengikuti. Akibatnya? Pasangan, keluarga, sampai sahabat tidak akan menjadi prioritas utama Anda. Hal ini makin mudah juga Anda memiliki email kantor terpisah dengan yang pribadi. Punya grup kantor di aplikasi WhatsApp? Di mute saja. Problem solved!

     



    Ready Your Ear

    Daripada terus-menerus mengeluh tentang kerjaan yang menumpuk di kantor, akan lebih baik bila Anda menanyakan keadaan orang lain terlebih dahulu. Jika mereka sedang sukses, ikutlah berbahagia dengan pencapaian mereka. Kalau mereka sedang sedih dan kecewa, jadilah sang penghibur. Sesekali, berhenti berkata "saya, saya, saya" and be there untuk orang yang Anda sayangi. Melakukan ini dengan tulus akan menjauhi Anda dari pikiran . Tenang saja, pasti Anda akan mendapatkan giliran untuk bercerita, kok. Tapi usahakan untuk membatasi durasi keluh-kesah Anda, mungkin sekitar 15 menit saja. Terlalu lama mengumbar masalah hanya akan mengingatkan Anda pada beban yang telah ditinggal.

     

    Live For YOU

    Ingat, hidup bukan untuk bekerja saja, lho. Menghabiskan seluruh energi dan waktu hanya untuk itu tidak akan menjadikan Anda sukses, malahan Anda akan cepat merasa bosan dan tidak bahagia. So, cobalah untuk menyeimbangkan hidup Anda dengan berbagai aktivitas yang bisa membuat bahagia. Waktu Anda selama 40 jam per minggu boleh saja dihabiskan di dalam kantor, namun sisa waktu yang ada... do whatever your heart wants! (Calvin Hidayat/ Sky Drupadi / SL/ Gambar:Dok.Google / GIPHY)