Beauty

Ini 8 Kesalahan saat Menggunakan Sunblock!

  by: Ainjia Phioltia Paat       30/6/2018
  • Berlibur ke pantai memang super menyenangkan. Baca buku, sekedar menonton ombak, main air, hingga tidur siang di kursi pantai seharian sudah cukup buat Cosmo bahagia. Tapi, kebahagiaan berkurang saat malam tiba dan kulit mulai terasa perih karena terbakar. How come? Kan Cosmo tak luput mengaplikasikan SPF sebelum bermain-main di pantai! Hmm, ternyata ada 8 kesalahan dalam menggunakan SPF yang bisa buat kulit tetap terbakar setelahnya. Yuk, simak apa saja agar kamu tak mengulangi kesalahan yang sama!


    1. Tak menggunakan jumlah yang cukup!



    Ambil gelas shot dari liquor cabinet dan perhatikan ukurannya. Itu lah jumlah sunblock yang dibutuhkan untuk menutupi sekujur tubuh! Jangan lupakan wajah juga ya. Kenakan sunscreen sebesar diameter koin Rp1000,-. Kulit kamu mungkin tak akan langsung terbakar bila tak menggunakan SPF sebanyak itu, namun kulitmu tak akan mendapat manfaat-manfaat bagus yang terkandung dalam botol sunblock kamu itu, dear.


    2. Lupa mengaplikasikan ulang

    Mengoleskan sunblock atau sunscreen hanya sekali tak cukup, lho! Kamu harus menggunakan jumlah yang sama seperti yang telah Cosmo jelaskan di atas setelah selesai bermain air, berenang, berkeringat, atau 2 jam setelah penggunaan pertama kali. Psst, Cosmo ingatkan ya, “water resistant” itu tak sama dengan “waterproof”! Kamu tetap harus kembali mengaplikasikan kembali SPF setelah terkena air.


    3. Membeli SPF yang salah

    SPF melindungi kamu dari sinar UVB, atau sinar matahari yang bikin kulit kamu terbakar. SPF tak melindungi kamu dari sinar UVA, atau sinar matahari yang buat kulit menua sebelum waktunya. Angka SPF tak berhubungan dengan sekuat apa sunblock atau sunscreen tersebut melindungi kulit kamu! Sunblock atau sunscreen dengan SPF 100 tidak mencegah sinar matahari 100%, hanya kurang lebih 98%. Sedang, lotion berSPF 30 akan melindungi kulit kamu hingga maksimal 95% dari sinar UV. Lalu, tak ada sunscreen atau sunblock yang memberikan perlindungan sempurna! Selalu pilih tipe board spectrum sunscreen, yang menjaga kulit dari kedua tipe sinar UV.


    4. Pakai sunscreen jenis spray dan lupa menggosoknya

    Jenis spray lebih mudah diaplikasikan dan seringnya, tak beraroma kuat. Cuma, jeleknya, kamu jadi sering melupakan bagian tubuh mana saja yang telah disemprot dan kemungkinan untuk spray tak menyebar seimbang lebih besar. Untuk memastikan kulit mendapatkan perlindungan yang dibutuhkan, semprot bagian yang membutuhkan selama 5 detik, lalu gosok dengan telapak tangan. Menekan kepala spray agak lama memberikan waktu produk SPF yang keluar tersebar dengan seimbang dan gosokan telapak memastikan semua permukaan kulit terkena SPF dalam jumlah yang sama.


    5. Tak menggunakan SPF SAMA SEKALI!



    Kulit kamu sudah tan secara natural jadi merasa tak perlu pakai SPF? Well, girls, apa warna kulit kamu tak mempengaruhi jenis SPF yang perlu digunakan, yaitu minimal SPF 30!


    6. Tak menggunakan SPF karena berada di dalam ruangan

    Uhm, hello.. Jendela memberikan akses masuk sinar UV hingga dalam ruangan! Jadi, tetap wajib hukumnya untuk melindungi kulit bahkan saat ada dalam ruangan sekali pun. Ruang kerja tak terkecuali. Tak hanya sinar UV, cahaya dari komputer, lighting dan smartphone bisa buat kulit jadi kusam! Selain ruangan, penggunaan sunscreen dan sunblock saat sedang mengemudi atau berkendara juga penting. Sinar UV mampu menembus kaca mobil dan biasanya hanya mengenai sebagian sisi tubuh. Kan gak lucu ya, kalau kulit kamu belang-belang!


    7. Tak mengaplikasikan sunscreen sebelum mengenakan pakaian

    Apakah kamu tahu, t-shirt putih hanya memiliki SPF 3, dan angka tersebut merosot saat t-shirt tersebut basah! Jadi, jangan lupa pakai sunblock pada sekujur tubuh ya, walau setelahnya kamu beraktivitas menggunakan t-shirt, atau sundress, bikini, kacamata hitam, atau topi. Paham kan?


    8. Melupakan bagian-bagian tubuh tertentu

    Yang paling sering dilupakan adalah kulit kepala, telinga, kelopak mata, bibir dan punggung kaki. Bila tak suka minyak di kulit kepala, pilih sunscreen semprot yang lebih cepat kering. Trik tambahan, semprotkan juga sunscreen di belahan rambut. Bagian tersebut adalah area yang paling terekspos di kepala, dan kanker kulit kepala lebih sulit untuk terdeteksi. Artinya, kemungkinan besar penyakit tersebut telah menyebar dan berbahaya saat terdeteksi. Tak mau kan? Coba pakai sunscreen bentuk stick untuk pengaplikasian di kelopak mata, telinga dan bibir!


    (Ainjia Paat/Image: Maryia BahutskayaC123RF.com)