Love & Sex

Sebelum Tunangan, Bahas 8 Hal Penting Ini Dengan Pasangan

  by: Kezia Calesta       2/6/2019
  • Hari pernikahan merupakan salah satu momen terpenting dalam hidup seseorang, karena ini merupakan sebuah keputusan untuk mendedikasikan hidup dan berkomitmen kepada sang pasangan - through richer or poorer, through sickness and in health. Namun sebelum kamu berkata “ya” kepada si dia, pastikan bahwa kamu telah bersiap-siap untuk masa depan bersama dengan membahas tentang 8 topik penting ini terlebih dahulu. 





    1. Opini Orang Terdekat

    Yes, it’s the two of you against the world, tetapi sebenarnya opini dari orang-orang terdekat seperti keluarga dan sahabat sebenarnya cukup penting. You may be blinded by love, namun orang-orang yang sayang denganmu ingin yang terbaik untukmu - maka mereka bisa mengambil sikap yang lebih objektif dan mendeteksi sesuatu dari pasangan atau hubungan kamu dengannya. Girls, jika sebagian besar teman-teman dan keluargamu tidak menyetujui hubunganmu dengannya, saatnya berpikir kembali sebelum mengambil keputusan. Namun jika semua keluarga dan teman-teman senang melihat kamu bersamanya, ini sebuah pertanda yang bagus!


    2. Situasi Keluarga

    When you marry someone, you marry into their family too. Apakah kamu sudah mengenal dekat dengan keluarga sang pasangan? Apakah keluarga kamu sudah menerima keberadaan pasanganmu? Apakah hubungan antara pasanganmu dan keluarganya baik? Whether you like it or not, blood is thicker than water. Saat kamu menikah nanti, kamu akan menjadi semakin terlibat dengan keluarga satu sama lain. So, learn about them and how to handle them… apalagi jika nantinya ayah atau ibu mertua akan tinggal di bawah atap yang sama denganmu.



    3. Mempunyai Anak

    Jika kamu belum pernah membahasnya dengan si dia, it’s time. Keputusan untuk memiliki anak sangat penting dan akan berdampak besar ke kelangsungan hubungan jika kamu berdua tidak memiliki keinginan yang sama. Bila kamu dan sang pasangan memang ingin memiliki anak bersama setelah menikah, kamu juga perlu berdiskusi tentang perspektif yang dimiliki satu sama lain dalam cara membesarkan anak.


    4. Pandangan Agama

    Agama merupakan topik yang cukup sensitif dan rumit untuk banyak orang, namun banyak pernikahan dapat berjalan dengan lancar meski memiliki kepercayaan yang berbeda. Why? Ini dikarenakan pasangan tersebut telah membahas perbedaan mereka dan mencari solusi bersama. Apapun kepercayaan yang kamu dan sang pasangan pegang, ingat untuk membahas soal pandangan masing-masing sebelum memutuskan untuk mengambil langkah yang lebih serius. Apakah kamu akan menikah di tempat ibadah? Apakah kamu akan beribadah bersama setelah menikah nanti? Apakah anak-anak kamu akan diajarkan untuk menganut satu agama atau mereka bebas untuk memilih sendiri saat sudah besar nanti?


    Source: Vitor Pinto (Unsplash)


    5. Pandangan Politik

    Mirip seperti persoalan agama, pandangan politik bukanlah sebuah pembahasan yang seringkali masuk ke dalam topik obrolan sehari-hari. Namun jika kamu ingin menjalin hubungan yang lebih serius dengan si dia, pastikan bahwa pandangan politik kamu berdua tidak akan menjadi masalah atau bahan pertengkaran di masa depan. 




    6. Persoalan Keuangan

    Money matters. Masalah keuangan merupakan salah satu faktor penyebab perceraian terbesar - mengurus keuangan kamu dan sang pasangan memang sulit, maka kamu wajib membahas tentang status finansial dan rencana masa depan sebelum menyatukan tabungan setelah menikah. Apakah kamu berdua sering berhemat atau sama-sama boros? Apakah salah satu dari kalian memiliki hutang? Siapa yang akan membayar biaya pernikahan, tagihan bulanan, dan siapa yang akan mengurus pengeluaran rumah tangga? Bagaimana dengan tabungan pensiun, uang liburan, dan tabungan untuk uang pendidikan si kecil? Masalah keuangan tidak akan hilang dengan sendirinya, maka pastikan bahwa kamu dan pasangan sudah memiliki rencana yang jelas untuk menjalani masa depan yang bahagia bersama.



    7. Persoalan Karier

    Ketahui kepentingan karier satu sama lain sebelum bertunangan. Apakah pasangan kamu akan lebih memilih untuk menghadiri rapat ketimbang menghadiri perayaan ulang tahun ibu kamu? Apakah kamu akan menjadi istri rumah tangga, atau kamu memilih untuk tetap bekerja setelah melahirkan? Jika di masa depan, salah satu dari kamu mendapat kesempatan untuk bekerja di luar kota atau negeri… what will you both do? 


    8. Masa Lalu dan Masa Depan

    Apakah kamu ingin membiarkan yang lalu berlalu, atau kamu lebih memilih untuk berbagi tentang cerita masa lalu kepada satu sama lain? Kamu tidak harus menulis autobiografi dan membagikan setiap detil hidup kepadanya, namun ada baiknya kamu tidak menyembunyikan peristiwa penting dari pasanganmu, khususnya jika kamu sudah memutuskan untuk menikah dengannya. Your past made you who you are now, maka bukalah hati dan ceritakan hal-hal yang telah kamu lalui kepadanya agar ia bisa lebih mengenal kamu luar dalam.



    Bicarakan juga ekspektasi yang kamu miliki saat menikah nanti. Apakah kamu berdua memiliki visi, prinsip moral dan tujuan hidup yang sama? Apakah kamu berdua menginginkan hal yang sama dari sebuah pernikahan? No marriage is perfect, dan kamu tidak bisa memprediksi semua hal positif dan negatif yang dapat terjadi di masa depan… tetapi kamu bisa mencoba untuk melangkah bersama dan memastikan bahwa kamu dapat mendukung satu sama lain, no matter what.


    BACA JUGA: 5 Peraturan Media Sosial untuk Kamu yang Baru Tunangan


    (Image: doc. Jon Asato / unsplash.com)