Better You

7 Serial Televisi Tentang Kesehatan Mental, Penting!

  by: Shamira Priyanka Natanagara       14/6/2019
  • Masyarakat Indonesia masih sering sungkan untuk membahas kesehatan mental, dan ini membuat topik tersebut terkesan tabu serta memunculkan berbagai kesalah pahaman. Sebenarnya kondisi orang yang depresi itu bagaimana, sih? Apakah kecemasanku sebuah gejala anxiety disorder? Kalau aku gemar merapikan barang, itu berarti aku memiliki OCD, kan?

    Hmm... kalau kamu ingin menambah wawasan tentang kesehatan mental dan kondisi keseharian para pengidapnya, Cosmo punya rekomendasi serial televisi yang menggambarkan berbagai jenis penyakit kejiwaan secara realistis—tanpa dibuat terlalu berlebihan, tidak disepelekan, dan yang paling penting tidak dibuat romantis. Simak! 




    1. Crazy Ex-Girlfriend


    Sinopsis: Rebecca Bunch (Rachel Bloom) adalah seorang pengacara sukses lulusan Harvard yang bekerja di sebuah firma hukum ternama di New York City. Suatu hari, Rebecca ditawarkan sebuah posisi yang bergengsi di tempat kerjanya, tapi ia panik dan bergegas meninggalkan gedung, dan di situlah ia bertemu Josh Chan (Vincent Rodriguez III), mantan kekasihnya saat remaja. Josh memberitahu bahwa ia akan segera pindah ke West Covina, California, dan Rebecca, yang rasa cintanya terhadap Josh mendadak kembali muncul, bertekad untuk meninggalkan pekerjaannya dan pindah ke West Covina demi mengejar Josh.



    Alasan kamu harus tonton: Tentu kamu pernah mendengar istilah crazy ex-girlfriend, kan? Perempuan yang berperilaku obsesif setelah putus dari pasangannya seringkali dianggap 'gila', dan serial televisi ini membuktikan kalau crazy ex-girlfriend bukanlah seseorang yang perlu ditakuti, dan juga tidak pantas untuk menganggapnya 'gila', karena sebenarnya perilakunya masih bisa dicoba untuk dipahami lebih dalam.

    Crazy Ex-Girlfriend berhasil menunjukkan kalau gangguan mental itu normal, hal tersebut tidak jarang terjadi, dan orang yang mengidap gangguan mental tidak melulu antisosial dan susah bergaul. Lihat saja Rebecca, ia lulusan Harvard, seorang pengacara sukses, tapi jika menghadapi masalah cinta ia langsung menjadi anxious dan hilang kendali. 


    2. Girls 


    Sinopsis: Girls bercerita tentang kehidupan Hannah Horvath (Lena Dunham), seorang perempuan berusia 20-an yang berusaha untuk hidup mandiri tanpa dukungan finansial dari orang tua.

    Alasan kamu harus tonton: Pada musim kedua, Girls memperlihatkan Hannah yang mengalami gangguan obsesif kompulsif (OCD) akibat terlalu tertekan dengan pekerjaannya. Nope, OCD bukanlah sekedar perasaan 'gatal' saat meja kamu berantakan, atau perasaan risih saat koleksi bajumu tidak ditata sesuai warna—it's so much more than that!



    OCD membuat pengidapnya melakukan suatu hal secara berulang-ulang, misalnya bolak-balik mengecek kunci pintu karena cemas jika belum terkunci, atau mencuci tangan berkali-kali karena tidak ingin terkena penyakit, bahkan bisa sampai kulit tangannya mengelupas. Dan mengapa hal tersebut harus dilakukan berkali-kali? Bisa jadi karena anxiety, pengalaman masa lalu yang cukup membekas, atau diturunkan oleh anggota keluarga, dan pengidap OCD seringkali tidak menyadari kebiasaan tersebut. 


    3. Please Like Me


    Sinopsis: Serial Australia ini mengisahkan perjalanan Josh (Josh Thomas) yang sedang mengalami berbagai kejadian yang mengubah hidupnya, termasuk kondisi ibunya yang sedang depresi. Josh menghadapi rangkaian perubahan tersebut dengan bantuan mantan kekasihnya Claire (Caitlin Stasey) dan sahabatnya Tom (Thomas Ward).

    Alasan kamu harus tonton: Mungkin kamu memiliki teman yang depresi, dan mungkin kamu mengalami kesulitan untuk membantunya. Nah, Josh pun mengalami hal yang sama. Ibunya dirawat di rumah sakit karena mencoba bunuh diri, mengalami depresi berat, dan Josh berusaha untuk merawat dan memahami ibunya. Please Like Me menggambarkan gangguan depresi secara tulus dan realistis, dan serial televisi ini pun mengajak para penonton untuk lebih berani speak up tentang kesehatan mental.


    4. Jessica Jones




    Sinopsis: Jessica Jones (Krysten Ritter) adalah seorang private investigator dengan kekuatan super yang memiliki masa lalu yang traumatis. Orang tua dan adiknya meninggal akibat kecelakaan mobil saat ia masih kecil, dan Jessica pun mengalami koma akibat kecelakaan tersebut. Saat terbangun dari koma, Jessica diadopsi oleh Dorothy Walker (Rebecca De Mornay) yang ternyata suka memukul. Saat ia tumbuh dewasa, Jessica bertemu dengan Kilgrave (David Tennant), seorang pria yang memiliki kekuatan super seperti Jessica. Pada awalnya mereka akrab, hingga Kilgrave meminta Jessica untuk melakukan suatu misi yang membekas di hatinya. 

    Alasan kamu harus tonton: Serial Netflix ini menunjukkan kehidupan seorang pahlawan super yang berjuang melawan gangguan stres pascatrauma alias PTSD. Jessica Jones menunjukkan bagaimana pengalaman traumatis dapat meninggalkan luka yang dalam dan sangat memengaruhi hidup manusia tanpa pandang bulu.


    5. This Is Us


    Sinopsis: This Is Us bercerita tentang tiga saudara dengan kehidupan yang berbeda: Kevin (Justin Hartley) adalah seorang aktor yang kecanduan opioid, Kate (Chrissy Metz) tidak percaya diri akan tubuhnya, dan Randall (Sterling K. Brown) mengidap gangguan kecemasan alias anxiety disorder.

    Alasan kamu harus tonton: Kebanyakan laki-laki masih merasa malu jika mereka terlihat emosional dan rapuh, tapi This Is Us tidak takut untuk membuat karakter pria dengan gangguan kecemasan dan mengalami panic attack, karena dalam kehidupan nyata hal tersebut terjadi pada banyak orang dan tidak perlu dipendam. Tokoh Kate yang malu akan tubuhnya yang gemuk pun beberapa kali menunjukkan gejala eating disorder, kemungkinan anoreksia atau bulimia, seperti berolahraga secara berlebihan, mengonsumsi obat pencahar, dan sengaja menolak untuk makan. Bagi kamu yang pernah memiliki salah satu pengalaman serupa di atas, mungkin serial ini dapat menjadi sumber penyemangat dan sebagai pengingat kalau kamu bukanlah satu-satunya orang yang mengalami hal tersebut. You're not alone!


    6. Shameless


    Sinopsis: The Gallaghers adalah keluarga kelas bawah yang beranggotakan seorang ayah dan enam orang anak. Karena sang ibu telah meninggal dunia dan sang ayah Frank (William H. Macy) adalah seorang alkoholik, si sulung Fiona (Emmy Rossum) terpaksa harus banting tulang untuk menghidupi adik-adiknya. 

    Alasan kamu harus tonton: Beberapa tokoh Shameless memiliki penyakit kejiwaan, diantaranya karakter Sheila Jackson (Joan Cusack) yang mengidap agorafobia, yakni tipe gangguan kecemasan yang membuatnya takut akan tempat dan situasi yang dapat membuatnya panik, serta Ian Gallagher (Cameron Monaghan) yang memiliki gangguan bipolar.

    Gangguan bipolar Ian kerap membuatnya melakukan hal-hal impulsif dan mengalami perubahan emosi yang sangat drastis. Yes, gangguan bipolar adalah penyakit yang serius dan dimiliki oleh beberapa orang, dan Shameless menunjukkan bahwa gangguan tersebut bukanlah hal yang memalukan. 


    7. BoJack Horseman

    Sinopsis: Serial kartun Netflix ini mengisahkan kehidupan Bojack Horseman (Will Arnett), aktor tahun 90-an ternama yang mengalami kesulitan untuk menerima reputasinya yang kian memburuk. Ia adalah seorang alkoholik dan pecandu obat-obatan terlarang, namun ia berambisi untuk mengembalikan popularitasnya. Untuk mencapai cita-cita tersebut, Bojack berencana untuk merilis buku autobiografi dengan bantuan penulis Diane Nguyen (Alison Brie). 

    Alasan kamu harus tonton: Eits, siapa bilang serial animasi tidak bisa membahas hal-hal yang serius? Coba tonton BoJack Horseman, serial ini menunjukkan berbagai masalah kehidupan secara realistis tapi tetap penuh dengan komedi yang menghibur.



    Sang karakter utama BoJack mengalami depresi berat hingga ia sempat berusaha untuk bunuh diri, dan Diane pun mengidap depresi dan seringkali merasa kehilangan arah dalam hidup. BoJack Horseman berhasil menunjukkan pahitnya kehidupan seorang pengidap depresi secara realistis, tanpa menyepelekan apalagi membelokkan kisahnya menjadi romantis dengan kondisi ini. Bahkan, ada banyak penonton BoJack yang menganggap beberapa adegan dari serial ini relatable


    (Shamira Natanagara / VA / Image: IMDB / Videos: Dok. YouTube)