Better You

Bisa Menjadi Panutan, Ini 7 Politikus Wanita yang Inspiratif

  by: Shamira Priyanka Natanagara       16/6/2019
  • Sepertinya bukan rahasia kalau tidak sedikit orang kurang menyukai politikus. Alasannya? Hmm... cukup beragam, ada beberapa yang gagal untuk menepati janji, dianggap kurang kompeten, dan ada pula yang melakukan tindakan kriminal seperti korupsi. 

    Namun jangan kehilangan harapan, girls, karena Cosmo rasa masih ada beberapa figur politik yang layak untuk dijadikan panutan. Terutama jika kamu berencana untuk terjun ke dunia politik, berikut adalah tujuh politikus wanita yang patut kamu ketahui. Simak!




    1. Jacinda Ardern

    Peran: Perdana Menteri Ke-40 New Zealand

    Mengapa patut diidolakan? Nama Jacinda Ardern sering disebut-sebut setelah kejadian penembakan masjid di Christchurch, New Zealand pada awal tahun ini. Well wajar saja, Perdana Menteri New Zealand ini dianggap telah memberi contoh kepemimpinan yang luar biasa dalam menangani kasus terorisme.

    Ia dengan sigap berencana untuk merevisi regulasi kepemilikan senjata di New Zealand, secara langsung mengunjungi keluarga korban aksi terorisme tersebut, dan menunjukkan rasa hormat dengan mengenakan jilbab berwarna hitam saat mengunjungi komunitas muslim Christchurch. Dengan tegas dan berani, Jacinda menyatakan bahwa pelaku penembakan Christchurch tidak memiliki tempat di New Zealand dan di dunia. Cosmo supports you, Jacinda!


    2. Nancy Pelosi

    Peran: Ketua DPR Amerika Serikat

    Mengapa patut diidolakan? Ketua DPR Amerika Serikat perempuan pertama ini sangat menentang Perang Iraq, perang yang dimulai oleh pemerintahan George W. Bush dan berlangsung selama delapan tahun. Nancy Pelosi pun kerap mencoba untuk mewujudkan pendidikan tinggi yang lebih mudah diakses, layanan kesehatan yang lebih terjangkau, dan menghentikan diskriminasi terhadap ragam ekspresi gender. Walaupun sering dikritik Partai Republik Amerika Serikat, Nancy yang berasal dari Partai Demokrat Amerika Serikat tetap teguh pada prinsip yang ia yakini. 


    3. Sri Mulyani

    Peran: Menteri Keuangan Indonesia

    Mengapa patut diidolakan? Sri Mulyani adalah sosok wanita yang tegas. Ingin bukti? Perempuan kelahiran Bandar Lampung ini tidak sungkan untuk memecat pegawai-pegawai pajak dan bea cukai yang korupsi pada masa awal jabatannya. Selain itu, Ibu Sri berhasil mengembalikan dan mempertahankan stabilitas ekonomi Indonesia sejak ia diangkat menjadi menteri, dan ia pun berani mengurangi bujet negara kira-kira sejumlah Rp140 triliun agar anggaran pemerintah menjadi lebih realistis.

    Saking hebatnya, Menteri Keuangan negara kita ini disebut Euromoney Finance Minister of The Year hanya dalam satu tahun setelah ia menjabat posisi tersebut, dan ia juga meraih penghargaan Menteri Keuangan Terbaik Asia-Pasifik oleh FinanceAsia tiga tahun berturut-turut, dari tahun 2016 hingga 2019.


    4. Alexandria Ocasio-Cortez

    Peran: Perwakilan Amerika Serikat untuk Distrik Kongres Ke-14 New York

    Mengapa patut diidolakan? Fearless! Politikus wanita yang biasa disebut dengan inisialnya AOC ini menunjukkan sosok wanita yang berani untuk bersuara dan tidak takut untuk berjuang. I mean, lihat saja video di atas—kamu bisa merasakan semangat, keberanian, dan keteguhan AOC untuk mendukung korban kekerasan seksual yang seringkali diabaikan oleh pemerintah dan kaum elit.



    Perempuan berdarah Puerto Rico ini pun kerap membahas isu-isu diskriminasi kaum minoritas di Amerika Serikat, akses layanan kesehatan dan edukasi, serta masalah lingkungan. Kepribadiannya yang kuat seringkali menuai kritik, terutama dari Kelompok Kanan, tapi Cosmo rasa AOC hanya menunjukkan dirinya yang sejati, dan ia benar-benar passionate tentang pekerjaannya.


    5. Susi Pudjiastuti

    Peran: Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia

    Mengapa patut diidolakan? Siapa, sih, yang tidak mengenal menteri yang satu ini? Selama masa jabatannya, Susi Pudjiastuti berhasil menaikkan stok ikan Indonesia sebesar 21,9% pada tahun 2014 hingga 2017, menghemat bujet Kementerian Kelautan dan Perikanan sebanyak Rp9 triliun (wow!), dan menegaskan aturan penenggelaman kapal maling ikan dari negara lain—kapal maling yang ditenggelamkan telah mencapai lebih dari 500, lho! Ibu Susi juga berhasil meraih banyak penghargaan, diantaranya Peter Benchley Ocean Awards pada tahun 2017 dan Leaders for Living Planet Award dari WWF di tahun 2016. Hebat sekali!

     

    6. Ellen Johnson Sirleaf

    Peran: Presiden Ke-24 Liberia

    Mengapa patut diidolakan? Wanita yang sekarang berusia 80 tahun ini adalah advokat kedamaian, kerukunan negara, serta pengembangan sosial dan ekonomi. Hebatnya lagi, Ellen Johnson Sirleaf adalah satu dari tiga peraih Nobel Peace Prize di tahun 2011 atas dedikasinya untuk memperjuangkan hak dan keamanan wanita tanpa tindakan kekerasan. Salut!


    7. Mu Sochua

    Peran: Mantan Wakil Presiden Cambodia National Rescue Party (Partai Penyelamatan Nasional Kamboja), mantan anggota Majelis Nasional Kamboja, dan mantan Menteri Urusan Wanita dan Veteran

    Mengapa patut diidolakan? Mu memiliki peran yang besar dalam gerakan wanita di Kamboja. Ia adalah pendiri Khemara, organisasi perempuan pertama di negara Asia Tenggara tersebut, serta sempat menjadi Menteri Urusan Wanita dan Veteran dari tahun 1998 hingga 2004.

    Selain itu, perempuan lulusan University of California, Berkeley ini pun dihormati publik berkat usahanya dalam melawan perdagangan seks dan ketidaksetaraan gender. Mu juga dengan percaya diri mengundurkan diri dari perannya sebagai menteri ketika pemerintah Kamboja menjadi semakin korup di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Hun Sen. Oh ya, ia juga pernah dinominasikan untuk Nobel Peace Prize di tahun 2005 atas dedikasinya untuk memberantas perdagangan seks wanita Kamboja dan Thailand. Wow!


    (Shamira Natanagara / VA / Images: Dok. Instagram / Layout: Maya Rahmawati Putri)