Lifestyle

5 Buku Lokal dan Terjemahan untuk Bacaan Positif Bulan Ini

  by: Givania Diwiya Citta       24/6/2019
  • Keep that positivity up, girls! Selama bulan Juni ini, Cosmo memilihkan lima buku yang mengandung muatan orientasi positivity sebagai bacaan yang mampu menginjeksi kamu terhadap virus-virus positif. Happy reading!


    Speak No Evil oleh Uzodinma Iweala




    Dengan dua latar budaya berbeda, sepasang sahabat menghadapi tantangan hidup masing-masing dalam satu garis hidup yang sama. Niru yang dibesarkan dalam akar Nigeria dengan masa depan cerah di Harvard, memendam rahasia gelap menyakitkan yang hanya diketahui sahabatnya, Meredith, yang dibesarkan oleh tokoh publik di kota Washington. Tapi saat momen puncak di mana keduanya sama-sama kehabisan dukungan emosional, saat itulah persahabatan mereka diuji, dalam krisis fase adulthood yang tak terelakkan menyambut mereka. (Kinokuniya, harga: Rp266.000,-.)


    The Source oleh Tara Swart


    Seorang neuroscientist dengan latar karier sebagai psikiater menjabarkan kemampuan yang sesungguhnya dimiliki tiap individu untuk ‘menghidupkan’ organ krusial otak. Arahan yang dikemas praktis pun tak hanya mengelaborasi tentang meningkatkan kemampuan berpikir, merasakan, dan beraksi. Lebih dari itu, arahan yang membuka cakrawala ini mengombinasikan ilmu pengetahuan dan spiritualitas, untuk menghadapi hidup lebih percaya diri, fearless, dan jauh dari pikiran negatif. (Kinokuniya, harga: Rp283.000,-.)


    The Art of Losing oleh Lizzy Mason


    Cerita tentang kejujuran, memaafkan, dan merelakan menjadi alur hidup yang dilalui karakter Harley Langston yang baru berusia 17 tahun. Ia mendapati kenyataan pahit saat ia menyaksikan sang adik bermesraan dengan kekasih Harley yang punya masalah kecanduan alkohol. Dalam kemarahan, Harley dikejutkan lagi dengan kecelakaan yang menimpa keduanya, yang membuat sang adik jatuh coma. Ia pun harus menemukan sendiri jalan menuju rekonsiliasi dengan lingkaran terdekatnya, sekaligus dengan dirinya sendiri. (Kinokuniya, harga: Rp289.000,-.)




    Drifting Away oleh Latisa Naraswari


    Ramuan prosa romantis sekaligus puitis tentang cinta dan dinamika hati, diracik oleh penulis anggota generasi milenial secara realistis. Berdasar pada pengalaman personalnya tentang jatuh cinta dan patah hati, buku ini juga mengemas manifestasi pikiran sang penulis dalam wujud garis sketsa kreatif sebagai visualisasi terhadap rangkaian puisinya. Dengan sisipan humor yang relevan dengan kehidupan masa kontemporer, berbagai puisi lantas menjadi wakil dari ekspresi para generasi milenial masa kini. (Gramedia, harga: Rp89.000,-.)


    Burnout oleh Emily & Amelia Nagoski


    Dua bersaudara berikut menyentuh topik yang seringnya dikesampingkan oleh kaum perempuan, yaitu burnout. Baik itu dalam wujud kelelahan, stres yang tersembunyi, serta turbulensi emosi, dialami oleh kaum perempuan dan tanpa sadar tidak pernah dibicarakan karena anggapan bahwa seluruh wujud burnout tersebut hanyalah normal. Dalam buku ini, keduanya menceritakan tentang rahasia untuk keluar dari siklus stres, dan meraih wellness yang nyatanya dekat serta sangat mungkin untuk diraih dari dalam diri. (Kinokuniya, harga: Rp283.000,-.)


    Fotografi: Insan Obi

    (Image: Goodreads.com. Artikel ini dimuat pada Cosmopolitan Indonesia edisi Juni 2019 dengan judul "Cosmo Reads")