Better You

Alasan Sikap Jadi Sensitif Saat Perut Kembung

  by: Yovita Pratiwi       24/6/2019
  • Perut kembung adalah gejala yang wajar saat terjadi masalah pada pencernaan. Kebanyakan orang menderita hal ini setelah mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak, atau salah mengonsumsi makanan hingga menyebabkan perut jadi kembung dan nyeri.


    Jika skenario ini terdengar seperti familiar untukmu, coba ingat-ingat. Apakah moodmu jadi buruk dan sensitif? Jika ya, ternyata ada alasan ilmiah dibaliknya. 




    Menurut ahli gizi Tom Jenane, sikap sensitif dan galak merupakan hal yang terjadi secara natural akibat hubungan antara otak dan usus. Jenane menjelaskan bahwa ada jalur yang menyambungkan dua bagian tubuh ini. 


    “Ada koneksi antara fungsi yang berkenaan dengan usus dan pusat emosi pada otak, disebut gut brain axis (GBA),” jelasnya. Inilah alasan mengapa kamu akan merasa seperti ingin buang air besar saat sedang gugup. 


    Janane menambahkan bahwa riset telah dilakukan untuk meneliti komunikasi antara otak, yaitu mengapa ketidaknyamanan dan rasa nyeri pada bagian perut seringkali menghasilkan efek emosi yang negatif. Jadi, bukan salahmu kalau kamu merasa grumpy saat celanamu terasa terlalu ketat.




    Kabar buruknya, sikap sensitif itu tidak bisa dihentikan. Yang perlu kamu perhatikan adalah cara menangani perut kembung. Seringkali, perut kembung terjadi oleh karena perilaku sehari-hari yang tidak kamu sadari. Misal tidak mengunyah makanan secara tuntas, tidak meminum cukup air, dan salah mengonsumsi makanan. 


    (Artikel ini disadur dari cosmopolitan.com/uk / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Yovita Pratiwi / Image: Dok. Unsplash)