Celebrity

JK Rowling Rilis Novel Fantasi "The Ickabog" Secara Gratis!

  by: Alvin Yoga       1/6/2020
    • J.K. Rowling mengejutkan para penggemarnya dengan merilis novel fantasi terbaru.
    • "The Ickabog" bisa kamu baca secara gratis dari website resminya.
    • Novel ini akan rilis pada bulan November mendatang, dan seluruh royaltinya akan disumbangkan bagi para korban pandemi.


    J.K. Rowling, sang penulis terkenal asal Inggris yang sukses menulis saga Harry Potter, dikabarkan akan segera merilis buku novel anak-anak terbaru, "The Ickabog", sebuah cerita dongeng fantasi "mengenai kebenaran serta penyalahgunaan kekuatan" pada bulan November mendatang. J.K. Rowling juga mengatakan bahwa seluruh royalti yang nanti ia dapatkan dari penjualan buku tersebut akan ia donasikan pada berbagai yayasan dan kelompok yang membantu pemulihan pandemi virus corona. Untuk saat ini, kamu bisa membaca novel tersebut secara gratis lewat website resminya.




    Di mana saya bisa membaca The Ickabog?

    The Ickabog bercerita mengenai sebuah dunia fantasi—yang benar-benar baru dan tidak memiliki hubungan dengan karya J.K. Rowling lainnya—dan sudah mulai dirilis sejak Selasa, 26 Mei 2020 kemarin lewat website resmi theickabog.com.


    Kapan chapter terbaru akan rilis?

    Chapter terbaru dari The Ickabog akan rilis setiap jam 3 sore (menurut waktu Inggris) pada website resminya. Rencananya, Rowling akan merilis seluruh 34 chapter secara daring selama tujuh minggu hingga 10 Juli mendatang, dan cerita ini nantinya akan dirilis dalam bentuk buku, ebook dan juga audiobook pada bulan November mendatang.

    Mengenai keputusannya untuk merilis buku tersebut dalam bagian-bagian kecil, Rowling berkata, "Saya memutuskan untuk merilis The Ickabog secara gratis pada website resminya, sehingga anak-anak yang kini terkena lockdown bisa membaca dan menikmati saat-saat yang menyenangkan dengan berimajinasi."


    Sejarah The Ickabog

    Dalam website resmi The Ickabog, J.K Rowling mengatakan bahwa ia telah menyimpan cerita dongeng tersebut dalam gudangnya selama bertahun-tahun, dan awalnya ia berniat untuk menerbitkan buku tersebut untuk para pembaca dewasa. Namun tahun-tahun berlalu dan ia mulai melupakan keberadaan novel tersebut. Hingga kemudian di tengah lockdown ini, ketika ia kembali membuka gudangnya, J.K. Rowling kembali menemukan draft novel tersebut dan memutuskan untuk merilis novel tersebut secara gratis dengan merevisi dan menambahkan beberapa bagian.

    Rowling juga mengaku bahwa buku ini tadinya akan ia rilis setelah buku terakhir Harry Potter and the Deathly Hallows terbit. Namun kemudian ia berubah pikiran dan mulai menulis novel dewasa The Casual Vacancy serta The Cuckoo's Calling di bawah nama samaran Robert Galbraith karena ia "merasa ingin menulis hal lain selain buku anak kecil" lalu menaruh draft The Ickabog di gudangnya. 

    Lewat website The Ickabog, Rowling menulis, "Ketika pertama kali menciptakan karya ini, saya berpikir bahwa sepertinya kisah ini cocok untuk ditujukan pada kedua anak saya. Saya biasa membacakan cerita tersebut pada malam hari ketika mereka masih kecil, yang tentu saja kini menjadi sebuah memori yang menyenangkan." Namun beberapa minggu lalu, ia kemudian memutuskan untuk merilis kisah tersebut secara gratis bagi para anak kecil yang saat ini berada dalam kondisi lockdown. Kedua anaknya yang kini telah beranjak remaja "sangat antusias dengan ide tersebut, jadi kami membawa keluar draft yang sudah berdebu tersebut dari dalam gudang, dan selama beberapa minggu terakhir ini saya kembali terbenam ke dalam sebuah dunia fiksi yang saya pikir tak akan pernah lagi saya sentuh."






    "Sambil menyelesaikan buku tersebut, saya kembali membacakan tulisan saya pada keluarga di malam hari. Ini merupakan salah satu pengalaman paling menakjubkan dalam seluruh sejarah menulis saya, karena kedua pembaca pertama The Ickabog kemudian memberitahu saya apa yang mereka ingat dari kisah The Ickabog ketika saya membacakan cerita tersebut pada mereka saat usia mereka masih sangat kecil, dan mereka meminta saya untuk memasukkan hal-hal yang mereka suka ke dalam cerita tersebut (yang tentu saja saya ikuti)," tulisnya dalam website. "Saya rasa cerita ini cocok untuk menjadi pengantar tidur bagi anak-anak, dan orang dewasa dapat membacakannya pada anak-anak mereka seperti dulu saya membacakannya pada anak saya. Untuk anak-anak yang berusia tujuh, delapan atau sembilan tahun, mereka mungkin sudah bisa membacanya sendiri."


    Seperti apa cerita yang tertuang dalam The Ickabog?

    Dalam sebuah wawancara di tahun 2007 silam bersama majalah Time, J.K. Rowling sempat mengaku bahwa ia memang sedang menulis sebuah "kisah dongeng berbalut politik", namun ia tak mengatakan apa-apa lagi setelahnya. Barulah beberapa hari lalu ia mengatakan bahwa kisah dongeng tersebut merupakan The Ickabog, sebuah cerita yang telah mulai ia tulis lebih dari satu dekade laluRowling mengatakan bahwa The Ickabog bercerita mengenai "sebuah kisah tentang kebenaran dan juga penyalahgunaan kekuatan", dan "temanya benar-benar timeless" dengan "sedikit sentuhan politik pada dongeng tersebut... tentunya untuk para pembaca muda." Rowling juga mengaku bahwa, “kisah ini tak seperti Harry Potter dan tak memiliki sisi magis. Ini merupakan kisah yang benar-benar berbeda."

    The Ickabog mengisahkan Raja Fred sang pemberani, pemimpin Cornucopia, serta seorang anak kecil berumur lima tahun bernama Bert Beamish. Ickabog sendiri merupakan sesosok monster menyeramkan yang menurut rumor "memangsa anak kecil dan domba". Untuk kamu yang penasaran, tema mengenai ketidaksetaraan tergambar dengan jelas pada chapter pertamanya, di mana sebagian besar Cornucopia merupakan "tanah yang subur dan kaya" serta "dipenuhi dengan masyarakat yang bahagia serta makanan yang cukup". Sedangkan di bagian utara hiduplah Marshlanders, yang harus bertahan hidup dengan hasil bumi yang sedikit. 


    Kompetisi Ilustrasi The Ickabog

    Lewat akun Twitter pribadinya, Rowling juga meminta anak-anak yang membaca ceritanya untuk ikut membuat gambar ilustrasi yang cocok untuk tiap chapter. Karya yang terbaik nantinya akan dimasukkan ke dalam versi bukunya pada bulan November. "Saya ingin melihat imajinasi liar mereka! Kreativitas serta usaha adalah hal terpenting dalam penilaian kami: kami tidak mencari karya dengan teknik yang paling baik," tulisnya. Rowling juga mengatakan bahwa mereka yang berkontribusi dalam pembuatan ilustrasi tersebut tidak akan mendapatkan kompensasi berupa uang, namun 34 pemenang nantinya akan menerima "buku yang sudah ditanda tangan." Pihak penerbit Scholsatic juga akan mendonasikan buku-buku tersebut pada beberapa sekolah serta perpustakaan pilihan para pemenang. Kalau kamu memiliki sepupu yang berumur 7 sampai 12 tahun, mereka diperbolehkan untuk mengikuti kompetisi ini.


    Untuk kamu penggemar kisah Harry Potter dan penggemar karya-karya J.K. Rowling, buku baru ini tentu tidak boleh kamu lewatkan. Selamat berimajinasi dengan The Ickabog!

    (Alvin Yoga / FT / Image: Dok. theickabog.com)