Beauty

Benarkah Sampo Anti Ketombe Dapat Mengatasi Jerawat?

  by: Kissy Aprilia       9/6/2020
  • Apakah kamu gemar mencoba tips DIY mengenai kecantikan? Banyak sekali bahan-bahan rumahan yang bisa digunakan untuk perawatan kulit, mulai dari menghilangkan lingkaran gelap di bawah mata dengan tomat, sampai mengatasi masalah jerawat menggunakan sampo anti ketombe. Belum pernah mengetahui hal yang satu ini? Let me tell you


    Kandungan Sampo Anti Ketombe





    Pada umumnya, sampo anti ketombe memiliki dua bahan aktif yaitu pyrithione zinc dan selenium sulfide. Keduanya memiliki sifat anti-fungal yang bekerja mengurangi perkembangbiakan jamur pada kulit, yang memicu inflamasi. Hal ini menjadi penyebab masalah ketombe di kepala, sedangkan masalah jerawat pada kulit wajah, punggung, atau area tubuh lainnya. 

    Ketika cuaca panas dan lembap, kulit akan memproduksi keringat dan minyak lebih banyak. Kondisi ini menciptakan lingkungan yang memungkinkan pertumbuhan jamur meningkat, lalu menyebabkan peradangan di sekitar folikel rambut. Menurut Joshua Zeichner, MD, assistant clinical professor of dermatology at Mount Sinai Hospital in New York City, jenis jamur penyebab ketombe itu sama dengan jamur penyebab jerawat, dan karena itulah kamu menemukan ulasan yang membenarkan bahwa tips ini dapat membantu merawat kulit. 


    Efek Samping





    Meski begitu, perlu diingat bahwa jerawat terdiri dari berbagai macam jenis. Karena bahan yang terdapat dalam sampo anti ketombe bersifat anti-fungal, maka tidak akan bekerja efektif pada jerawat yang tumbuh akibat bakteri. Tips perawatan ini tidak sebaiknya kamu coba untuk mengatasi komedo atau jerawat yang hanya muncul sesekali saja. 

    Efek samping yang berpotensi dialami jika menggunakan sampo anti ketombe untuk menghilangkan jerawat (khususnya di area wajah) adalah kekeringan dan iritasi, apalagi jika kamu mengombinasikannya dengan produk skincare berbahan dasar retnoid atau asam eksfoliasi.


    Apakah recommended untuk dicoba?



    Sebaiknya tidak. Dokter Zeichner mengatakan bahwa jerawat fungal menyerupai benjolan merah besar dan berisi nanah. Confusingly, ciri-ciri ini sama dengan jerawat yang disebabkan oleh bakteri, dan artinya sulita untuk melakukan diagnosa sendiri. Jika salah, kulit berisiko mengalami efek samping yang telah disebutkan di atas (mengalami kekeringan dan iritasi), dan memicu lebih banyak masalah kulit. Better safe than sorry, girls! Cosmo sarankan kamu mengunjungi ahli dermatologi untuk perawatan terbaik. 


    (Kissy Aprilia, images: Billie on Unsplash)